Perawatan medis adalah cara utama menangani ADHD, tapi biayanya bisa mahal. Kalau kamu butuh pendamping atau alternatif, buku adalah pilihan yang sangat baik.
Mari kita bahas buku ADHD paling bermanfaat yang tersedia. Tapi sebelum itu, kita akan menjelaskan dulu apa itu kondisi ini dan cara mengenalinya.
Apa itu ADHD dan dampaknya pada otak
Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah kondisi yang memengaruhi perilaku seseorang secara negatif. Penderitanya sering tampak gelisah, bertindak impulsif, dan kesulitan fokus pada satu tugas.
Sebagian besar penderita sudah menunjukkan gejala sejak kecil. Namun, biasanya gejala makin terasa saat situasi berubah, misalnya mulai sekolah. Kebanyakan kasus didiagnosis saat usia 3-7 tahun, walau ada juga yang baru terdiagnosis jauh setelah dewasa.
ADHD biasanya membaik seiring bertambahnya usia. Namun, masalah bisa tetap ada jika kamu sudah didiagnosis sejak kecil.
Gangguan ini memengaruhi otakmu dengan berbagai cara. Pakar menghubungkannya dengan fungsi motivasi, perilaku, dan kognitif yang tidak optimal. Karena itu, ADHD dapat memengaruhi regulasi suasana hati, koneksi sel otak, dan emosi, serta menghambat komunikasi antarbagiannya.
Hal lain yang perlu kamu tahu adalah pengaruh ADHD pada jaringan otak. Sekelompok neuron ini bertugas mengirim informasi. Jika terganggu karena ADHD, butuh waktu lama untuk berkembang lagi dan kemampuannya menyampaikan informasi tak sebaik sebelumnya.
Ciri-ciri ADHD pada anak dan dewasa
Mengenali ADHD tidak terlalu sulit. Jika ingin melihat apakah anakmu punya kondisi ini, perhatikan tanda-tanda berikut:
- Sulit tidur malam
- Kesulitan bersiap ke sekolah
- Sulit mendengar atau mengikuti instruksi
- Kemampuan organisasi terbatas
- Enggan hadir di acara sosial
Kalau ingin tahu apakah kamu punya ADHD sebagai orang dewasa, coba tanyakan pada diri sendiri apakah kamu kesulitan melakukan hal-hal berikut:
- Mengelola waktu dan diri sendiri
- Mengikuti instruksi
- Fokus menyelesaikan tugas
- Menghadapi stres
- Sering tidak sabar/gelisah
- Sering bertindak impulsif atau ambil risiko
- Sulit memulai hubungan/berinteraksi dengan orang lain
Beberapa gejalanya bisa mirip dengan autisme atau gangguan lain yang berkaitan.
Rekomendasi buku terbaik untuk penderita ADHD dan keluarga
Berikut lima buku terbaik untuk individu dengan ADHD:
Driven to Distraction
Buku ini ditulis John J. Ratey dan Edward M. Hallowell, yang juga hidup dengan ADHD sehingga memberikan perspektif langsung. Isinya mengangkat kisah pasien, alat bantu manajemen, dan tips untuk mendukung orang dengan ADHD.
Buku ini memberi wawasan tentang mengenali dan meredakan ADHD dengan menyoroti fungsi eksekutif (organisasi, fokus, kelola stres, dll). Baik sebagai penderita maupun orang tua, kamu bisa menemukan beragam strategi praktis untuk mengatasi ADHD.
Konten buku diperbarui pada 2011, tapi banyak yang menilai nasihat di dalamnya tetap relevan sepanjang masa.
The ADHD Effect on Marriage
Hidup dengan ADHD sangat menantang, terutama saat dewasa. Gangguan ini bisa memengaruhi setiap hubungan.
Hal inilah yang diulas Melissa Orlov lewat The ADHD Effect on Marriage. Seperti Ari Tuckman, Kathleen Nadeau, Peg Dawson, Patricia Quinn, dan penulis lainnya, dia mengulas cara pasangan menghadapi tantangan untuk membangun relasi yang bermakna.
Tema utama buku ini adalah bahwa ada banyak pilihan penanganan agar pasangan bisa memperkuat komunikasi dan saling memahami.
Banyak pasangan memuji buku ini karena menawarkan solusi nyata untuk memperbaiki hubungan. Bisa menumbuhkan harapan meski hubungan sudah lama dilanda masalah.
Thriving with ADHD Workbook for Kids
Kelli Miller menulis ADHD Workbook for Kids. Sebagai pakar psikiatri berpengalaman, sarannya sangat membantu orang tua anak dengan ADHD.
Buku ini penuh aktivitas dan info ramah anak bagi anak ADHD. Membantu mereka bermain, berinteraksi, dan belajar dengan lebih efektif.
Banyak pembaca menilai tone buku ini positif, menarik, dan memberdayakan. Buku ini mendapat rating tinggi dan membantu anak lebih dekat dengan teman serta menyelesaikan tugas sekolah.
Taking Charge of Adult ADHD
Buku ini tak hanya untuk penderita ADHD. Juga ditujukan bagi siapa saja yang sering kesulitan fokus, menyelesaikan masalah, mengendalikan emosi, atau merencanakan aktivitas.
Penulisnya, Russell A. Barkley, adalah spesialis penanganan ADHD untuk dewasa, remaja, dan anak. Ia memberikan panduan langkah demi langkah untuk mengelola gejala ADHD.
Russell Barkley membagikan tips nyata yang telah digunakan banyak orang untuk mengurangi gejala, termasuk kiat praktis agar tidak sepenuhnya bergantung pada obat ADHD.
A Radical Guide for Women with ADHD
Buku karya Sari Solden ini menyoroti pengalaman dan tantangan perempuan yang hidup dengan gangguan pemusatan perhatian. Sari memadukan terapi tradisional dan modern dalam panduan yang praktis.
Buku ini mengajarkan cara menerima ADHD dan hidup berdampingan dengannya. Kamu akan belajar menggali kekuatan diri, membangun kepercayaan diri, dan memakai berbagai alat untuk melewati tantangan ADHD.
Kelebihan buku ini adalah format workbook. Tersedia saran praktis serta teori agar kamu tetap bisa produktif meski hidup dengan ADD/ADHD saat dewasa.
Speechify – alat text to speech
Ada banyak cara membaca dan memahami informasi meski punya ADHD. Selain buku, kamu dapat memakai text to speech. Salah satu pilihan terbaik adalah Speechify.
Berbeda dengan audiobook di Amazon dan situs lain, platform ini justru mendorongmu membaca mandiri. Speechify mempromosikan kemandirian membaca, jadi kamu tak bergantung pada kondisi, keluarga, atau guru.
Dengan Speechify, kamu bisa mendengarkan teks sambil sistem menyorot poin penting. Produktivitasmu bisa meningkat pesat karena aplikasi membaca 2-3 kali lebih cepat. Kamu juga bisa memindai PDF, Google Docs, dan format lain, sehingga semua konten mudah diakses.
Speechify tersedia di iOS, Android, dan sebagai ekstensi Google Chrome.

