Jika Anda menjalani operasi katarak untuk memperbaiki kesehatan mata, penglihatan Anda akan kabur sementara. Akibatnya, Anda belum bisa kembali beraktivitas seperti biasa, misalnya membaca atau menyetir di malam hari. Karena belum bisa membaca langsung setelah operasi katarak, alat text to speech bisa jadi solusi praktis.
Apa itu katarak?
Katarak terjadi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga penglihatan buram, bahkan bisa sampai menyebabkan kebutaan. Kondisi ini bisa mengenai satu atau kedua mata, tetapi tidak menyebar dari satu mata ke mata lainnya. Katarak juga dapat terbentuk di bagian mana pun dari lensa, seperti tengah, belakang, atau pinggir lensa mata.
Gejala umum katarak antara lain silau terhadap cahaya terang, penglihatan ganda, penglihatan buram, warna tampak pudar, sulit melihat di malam hari, dan muncul lingkaran cahaya di sekitar lampu. Jika Anda merasakan keluhan seperti ini, sebaiknya segera periksa ke dokter mata.
Faktor risiko katarak antara lain merokok, diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, terlalu sering terpapar sinar matahari, riwayat operasi mata, dan proses penuaan. Katarak terkait usia sangat umum dan biasanya dialami orang berusia 80 tahun ke atas.
Satu-satunya cara mengobati katarak adalah dengan operasi. Tidak ada obat tetes atau obat bebas yang bisa menyembuhkan atau mengurangi katarak. Namun, jika dokter mata menemukannya sejak dini, Anda mungkin belum perlu langsung operasi dan cukup kontrol rutin untuk memantau perkembangan katarak Anda.
Bagaimana operasi katarak dilakukan?
Operasi katarak biasanya menjadi pilihan terbaik ketika kondisi mata sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Jika dokter mata menyarankan operasi, kurang lebih seperti inilah prosesnya.
Prosedur ini meliputi pengangkatan lensa asli dan menggantinya dengan lensa buatan. Mata yang dioperasi akan dipasangi lensa intraokular (IOL), misalnya lensa monofokal atau multifokal. Umumnya digunakan lensa monofokal dengan satu titik fokus untuk jarak jauh atau dekat. Jika berobat ke dokter mata privat, Anda bisa memilih lensa multifokal.
Perlu diingat, operasi Lasik ini tetap memiliki risiko seperti infeksi, peradangan, pembengkakan, retina lepas, dan perdarahan. Jika Anda memiliki gangguan penglihatan lain seperti glaukoma atau degenerasi makula, risikonya akan lebih tinggi.
Komplikasi lain adalah kehilangan penglihatan, namun ini hanya terjadi pada 1 dari 50 kasus. Jika hal ini terjadi, dokter mata dapat menyarankan laser kapsulotomi sebagai tindakan lanjutan untuk membantu mengembalikan penglihatan setelah operasi katarak.
Bagaimana operasi katarak memengaruhi kemampuan membaca?
Masa pemulihan setelah operasi katarak umumnya berlangsung dua hingga enam minggu. Beberapa pasien bahkan butuh waktu hingga 10 minggu. Selama masa ini, Anda belum bisa melakukan aktivitas seperti biasa, misalnya membaca dan menonton TV selama beberapa hari karena penglihatan masih kabur. Anda juga mungkin tetap membutuhkan kacamata atau lensa kontak untuk membaca. Setelah beberapa hari, lensa mata mulai pulih dan Anda bisa kembali membaca.
Text to speech – Cara praktis membaca setelah operasi katarak
Setelah operasi Lasik ini, Anda belum bisa membaca selama beberapa hari. Selama penglihatan belum pulih, Anda bisa mengandalkan alat text to speech (TTS). Teknologi TTS akan membacakan teks digital dengan suara. Ini merupakan alat bantu aksesibilitas bagi orang dengan gangguan penglihatan, penglihatan rendah, dan mereka yang sedang dalam masa pemulihan operasi mata.
Jika Anda punya gangguan penglihatan, TTS bisa membantu dengan berbagai cara:
- Alat text to speech dapat mendukung proses pemulihan Anda setelah operasi katarak.
- Anda tetap bisa menjalani rutinitas dan menikmati hobi seperti membaca buku atau koran.
- Alat TTS membantu Anda “membaca” semua materi tertulis dengan mengubahnya menjadi suara.
- Anda bisa memilih berbagai jenis alat TTS: aplikasi, fitur bawaan perangkat, atau platform berbasis web.
Alat TTS terbaik yang bisa Anda gunakan setelah operasi adalah Speechify.
Speechify – Perangkat lunak text to speech untuk membantu Anda membaca setelah operasi katarak
Jika Anda menjalani operasi katarak dan ingin tetap bisa “membaca” selama masa pemulihan, Speechify siap membantu. Speechify adalah platform text to speech all-in-one yang mengubah semua teks tertulis menjadi suara. Bahkan bisa mengubah teks fisik dari buku dan dokumen menjadi audio dengan teknologi OCR.
Anda juga dapat mencoba TTS online dari Speechify gratis untuk melihat cara kerjanya. Anda bisa memilih suara, bahasa, dan aksen yang berbeda agar pengalaman “membaca” jadi lebih menyenangkan.
Coba Speechify gratis sekarang.
FAQ
Kenapa saya tidak bisa membaca setelah operasi katarak?
Mata yang dioperasi butuh waktu untuk pulih setelah tindakan. Namun jangan khawatir, penglihatan biasanya membaik dalam beberapa hari.
Berapa lama lensa menyesuaikan setelah operasi katarak?
Setelah operasi katarak, Anda perlu menunggu beberapa hari hingga penglihatan mulai jelas kembali. Sambil menunggu, Anda bisa memakai TTS seperti Speechify untuk membantu membaca.
Bagaimana cara membuka mata setelah operasi katarak?
Setelah operasi, Anda mungkin perlu memakai penutup atau perban mata yang bisa dilepas satu hari setelah tindakan. Penglihatan biasanya mulai kembali beberapa jam kemudian, tetapi Anda belum disarankan untuk membaca.
Apakah saya akan paham apa yang saya baca setelah operasi katarak?
Saat baru pulang dari rumah sakit, penglihatan Anda biasanya masih buram sehingga belum bisa benar-benar melihat dan memahami apa yang dibaca.
Apa risiko operasi katarak?
Operasi katarak tetap memiliki risiko meskipun jarang. Risikonya antara lain infeksi, bengkak, peradangan, perdarahan, dan lain-lain. Jika Anda punya gangguan mata lain atau penyakit berat, kemungkinan terjadinya komplikasi akan lebih besar.
Kacamata apa saja yang bisa dipakai setelah operasi katarak?
Setelah operasi, Anda mungkin perlu memakai kacamata. Jenis kacamata yang dibutuhkan tergantung kondisi mata Anda. Dokter mata akan menjelaskan jenis kacamata yang paling sesuai.

