1. Beranda
  2. Disleksia
  3. Disleksia angka
Dipublikasikan pada Disleksia

Disleksia angka

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Beberapa perbedaan cara belajar mendapat perhatian lebih. ADHD dan disleksia sudah dikenal luas, jadi lebih mudah dikenali sejak dini. Seperti yang mungkin Anda tahu, disleksia adalah kesulitan belajar yang berkaitan dengan masalah membaca dan menulis. Namun, tidak banyak yang tahu hal serupa juga bisa terjadi dengan angka.

Dalam artikel ini, Anda akan memahami apa itu diskalkulia, ketidakmampuan belajar yang jarang tapi penting untuk lebih dikenal luas.

Apa itu diskalkulia?

Diskalkulia (sering disebut “disleksia angka” atau “disleksia matematika”) adalah gangguan belajar yang membuat sulit memahami konsep matematika atau fakta angka.

Ada dua jenis utama diskalkulia. Diskalkulia perkembangan mengacu pada perbedaan nyata antara tingkat perkembangan seseorang dan pemahaman konsep matematika. Jenis kedua tidak punya nama khusus dan menunjukkan ketidakmampuan total dalam penalaran matematika.

Perlu diketahui, kesulitan matematika merupakan spektrum, bukan gangguan belajar tunggal. Diskalkulia termasuk dalam spektrum ini dan tingkat gangguannya sangat bervariasi.

Ciri-ciri diskalkulia

Diskalkulia dapat muncul berbeda-beda sepanjang hidup. Berikut ringkasan ciri utama di tiap tahap kehidupan:

Pra-sekolah

  • Sulit menghitung
  • Sulit mengaitkan angka dan benda
  • Sulit mengenali atau mengelompokkan pola

Sekolah dasar

  • Sulit menghafal fakta matematika
  • Tidak bisa menghitung dalam pikiran
  • Sulit menyelesaikan soal matematika
  • Cenderung menghindari matematika dasar
  • Bingung melakukan pengurangan atau menunjukkan pecahan dalam grafik

SMP/SMA

  • Sulit memahami grafik atau jadwal
  • Bingung mengukur berat atau tinggi benda
  • Sulit memakai konsep matematika untuk hal sehari-hari (misalnya, uang)

Dewasa

  • Sulit menghitung mundur
  • Cemas berat saat berurusan dengan matematika
  • Lemah menghitung dalam pikiran
  • Sulit menaksir nilai atau jumlah
  • Sulit memahami nilai tempat

Tentu, ini hanya sebagian gejala diskalkulia. Jika Anda mengalami atau didiagnosis dengan diskalkulia, ada beberapa cara yang bisa membantu mengatasinya.

Strategi menghadapi diskalkulia

Sering kali, orang dengan diskalkulia butuh pendidikan khusus yang disesuaikan dengan cara belajarnya. Ini sangat membantu, tapi mungkin belum cukup untuk menghadapi diskalkulia sepanjang hidup. Kabar baiknya, ada berbagai strategi yang bisa dicoba.

Ceritakan masalahnya

Memahami angka sulit bagi penyandang diskalkulia karena angka terasa abstrak dan sulit dihubungkan secara logis dengan unsur matematika lainnya.

Salah satu cara efektif adalah menulis atau mengucapkan soal matematika. Ini membantu membangun hubungan antara angka dan konsep.

Text to speech (TTS) sangat populer di kalangan pelajar dengan diskalkulia. Program ini membaca soal secara lisan sehingga mereka lebih mudah memvisualisasikan dan mengatur informasi.

Gambarkan soal

Selain berbicara dan menulis, menggambar juga strategi belajar matematika yang efektif bagi penyandang diskalkulia. Memvisualisasikan soal membantu memaknai secara logis dan memperkuat daya ingat dengan caranya sendiri.

Pecah tugas jadi bagian kecil

Seperti penyandang disleksia bisa kewalahan dengan bacaan panjang, orang dengan diskalkulia bisa terpaku pada soal matematika yang kompleks. Ini jadi masalah besar, terutama bagi mereka yang kuliah di bidang yang banyak matematika.

Untuk mengatasinya, pecah soal jadi beberapa bagian kecil dan operasi dasar sehingga terasa lebih mudah dikerjakan.

Pakai petunjuk nyata

Pelajar bisa memanfaatkan benda konkret dan petunjuk fisik untuk memvisualisasikan serta menerapkan konsep matematika pada kehidupan sehari-hari.

Misalnya, gelas ukur atau penggaris membantu penyandang diskalkulia memahami pengukuran. Manipulatif fisik/digital seperti papan, kancing, atau sempoa membantu dalam aljabar dasar dan relasi visual-spasial.

Sering tinjau ulang pekerjaan

Salah satu kesulitan terbesar orang dengan diskalkulia adalah menyimpan informasi. Umumnya, mereka sulit belajar matematika lanjutan karena dasar matematika mereka lemah atau sudah lupa.

Oleh sebab itu, tinjauan ulang secara rutin sangat bermanfaat. Bantuan alat visual atau petunjuk bisa memperkuat ingatan matematika sebelumnya dan lebih mudah diterapkan ke depannya. Memang butuh waktu dan latihan, jadi diperlukan kesabaran dan ketekunan.

Speechify – pembaca TTS yang bisa mengucapkan soal matematika

Seperti disebutkan, TTS sangat membantu mengatasi diskalkulia. Lebih mudah memahami dan memecahkan soal matematika yang dibacakan daripada yang hanya tertulis. Jika Anda butuh aplikasi untuk mengubah teks jadi audio, Speechify adalah pilihan yang bagus.

Speechify adalah platform TTS yang mengubah teks digital atau cetak jadi audio berkualitas. Anda bisa memindai file, dokumen, atau buku agar isinya dibacakan dengan suara mirip manusia.

Jika Anda menghadapi diskalkulia, Anda bisa menggunakan Speechify untuk mengubah buku atau materi matematika menjadi file audio yang mudah didengarkan di mana saja. Tersedia di iOS serta Android dan punya aplikasi khusus untuk Mac. Juga bisa digunakan lewat Chrome dan Safari extension pada browser. Baik di desktop maupun mobile, Speechify siap membantu.

Speechify punya lebih dari 30 suara alami dan mendukung 20+ bahasa. Platform ini cocok untuk pelajar internasional atau pekerja di luar negeri.

Jika ingin melihat bagaimana fitur Speechify bisa membantu diskalkulia, Anda bisa mencobanya gratis.

FAQs

Apa nama disleksia angka?

Diskalkulia biasa disebut disleksia angka. Namun, ini bukan subkategori disleksia melainkan kesulitan belajar khusus.

Apa efek dari disleksia angka?

Diskalkulia mempersulit mengingat informasi angka dan memecahkan soal matematika, sehingga bisa memengaruhi kehidupan, misalnya membuat sulit mengatur uang.

Apa beda diskalkulia dan disgrafia?

Diskalkulia khusus pada angka, sedangkan disgrafia adalah istilah umum untuk masalah menulis terkait angka dan huruf.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.