1. Beranda
  2. Buku Berurutan
  3. Urutan baca buku Five Nights at Freddy’s
Dipublikasikan pada Buku Berurutan

Urutan baca buku Five Nights at Freddy’s

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Urutan baca buku Five Nights at Freddy’s

Five Nights at Freddy’s (FNAF) adalah waralaba multimedia populer ciptaan Scott Cawthon. Dimulai dari video game laris bertema horor yang berlangsung di restoran pizza bernama Freddy Fazbear’s Pizza, di mana pemain memantau kamera keamanan dan memastikan semuanya tetap aman. Game ini langsung viral dan banjir pujian. Kepopulerannya melahirkan banyak spin-off, serial buku, merchandise, dan kini diadaptasi jadi film yang dibintangi Josh Hutcherson, Matthew Lillard, dan Mary Stuart Masterson.

Urutan terbit buku Five Nights at Freddy’s

Ada tiga buku utama dalam seri novel FNAF yang terbit antara 2015–2022. Ceritanya mengikuti Charlie, putri pemilik restoran, yang kembali untuk memperingati tragedi di game-nya.

Buku 1: The Silver Eyes (2015)

The Silver Eyes adalah buku pertama di seri ini. Ditulis Scott Cawthon & Kira Breed-Wrisley (2015). Fokus cerita pada Charlie dan teman-temannya yang menyelidiki restoran terbengkalai dan mengungkap tragedi di balik game tersebut.

Buku 2: The Twisted Ones (2017)

Di sekuel 2017 ini, Charlie berusaha move on. Tapi ada sesuatu yang terus mengusiknya, dan korban mulai berjatuhan. Apakah ada yang terlewat? Atau ada sesuatu yang lebih jahat lagi?

Buku 3: The Fourth Closet (2018)

Bagian akhir trilogi ini mengikuti John, karakter dari novel sebelumnya yang dihantui kematian Charlie. Namun, Charlie tiba-tiba muncul kembali dan kehadirannya justru membawa lebih banyak kekacauan ke hidup semua orang.

Urutan buku Fazbear Frights

Fazbear Frights adalah seri antologi horor misteri di dunia FNAF. Terdiri dari 17 buku dan juga punya adaptasi novel grafis.

Novela 1: Into the Pit (2019)

Di Fazbear Frights #1, Cawthon menghadirkan tiga kisah menyeramkan dengan satu benang merah: keinginan terdalam dan tergelap seseorang.

Novela 2: Fetch (2020)

Keinginan berubah jadi ujian di volume kedua. Para tokoh berusaha mengendalikan hidup, tapi teror justru menghancurkan semua rencana mereka.

Novela 3: 1:35 A.M. (2020) 

Volume ketiga bertema tentang ditinggalkan dalam segala bentuk. Sayangnya, kejahatan justru sering menyerang saat kita lagi jatuh-jatuhnya.

Novela 4: Step Closer (2020)

Masih melanjutkan tema kesendirian dari volume ketiga, kali ini monster dan hantu mengincar mereka yang terisolasi dan kesepian.

Novela 5: Bunny Call (2020)

Apa yang muncul saat kita terjebak di tempat gelap? Jawabannya: amarah. Di volume kelima, para tokoh belajar bahwa kemarahan bisa melahirkan kejahatan baru.

Novela 6: Blackbird (2020)

Volume keenam mengulik masa lalu—masa lalu yang mematikan dan bisa jadi jauh lebih menyeramkan dari masa kini. Bahkan lebih dari yang pernah kamu bayangkan.

Novela 7: The Cliffs (2021)

Ada pelajaran hidup yang cuma bisa didapat dengan cara pahit. Seperti tokoh di novella ketujuh, mereka berusaha melawan perundungan, tapi malah terjerat masalah yang jauh lebih mengerikan.

Novela 8: Gumdrop Angel (2021)

Tema volume kedelapan adalah sial. Lebih tepatnya, kesialan yang nempel terus dan tak pernah lepas—kecuali kalau istirahat abadi ikut dihitung.

Novela 9: The Puppet Carver (2021)

Rasa gagal itu berat dan membawa konsekuensi mengerikan. Di buku kesembilan, Cawthon mengeksplorasi rasa bersalah dengan cara yang bikin merinding.

Novela 10: Friendly Face (2021)

Semakin kita pengin sesuatu cepat beres, kadang malah makin lambat prosesnya. Di dunia novella ke-10, taruhannya bisa sampai nyawa.

Novela 11: Prankster (2021)

Membela diri sendiri aja sudah susah, apalagi di dunia FNAF: tindakan paling nekat pun bisa berujung fatal.

Urutan terbit novel grafis Five Nights at Freddy’s

Seri Fazbear Frights sedang diadaptasi menjadi novel grafis. Volume 1 sudah terbit, dua lainnya dijadwalkan rilis tahun ini.

Fazbear Frights Graphic Novel 1 (2022)

Novel grafis pertama memuat kisah sama seperti novella: soal keinginan terdalam. Ilustrasinya bikin cerita makin mencekam, digambar oleh Didi Esmeralda dkk.

Fazbear Frights Graphic Novel 2 (2023)

Volume kedua rilis Maret 2023 dan akan mengadaptasi kisah dari novella kedua, dengan format yang sama seperti sebelumnya.

Urutan seri Tales from the Pizzaplex

Tales from the Pizzaplex adalah seri antologi lain yang sangat digemari fans FNAF. Formatnya mirip Fazbear Frights, tiap volume berisi tiga cerita berbeda dengan tema yang saling berkaitan.

Buku 1: Lally’s Game (2022)

Volume pertama langsung mengena: ada rahasia yang lebih baik dikubur rapat-rapat, karena kalau terbongkar, akibatnya bisa mematikan.

Buku 2: Happs (2022)

Menyimpan rahasia itu susah, tapi menahan keinginan lebih susah lagi. Hati-hati dengan keinginanmu, bisa-bisa malah berbalik jadi mimpi buruk.

Buku 3: Somniphobia (2022)

Keinginan bisa berujung kehancuran, tapi lari darinya juga bisa menjerumuskan. Apalagi kalau kamu sendiri belum paham apa yang sebenarnya paling ditakuti.

Buku 4: Submechanophobia (2023)

Pernah punya firasat nggak enak? Karakter di volume keempat mengalaminya—dan ternyata, firasat mereka sama sekali tidak salah.

Buku 5: The Bobbiedots Conclusion (2023)

Volume kelima rilis Maret 2023, dan intinya cuma satu: jangan mengambil jalan pintas, apalagi kalau melibatkan animatronik dan AI.

Buku 6: Nexie (2023)

Buku keenam rilis Mei 2023 dan akan melanjutkan tema dari Happs. Juga mengulik soal VR dan teknologi.

Panduan

Selain banyak buku fiksi, Scott Cawthon juga merilis beberapa buku panduan yang membahas lore FNAF.

Five Nights at Freddy’s: The Freddy Files (2017)

Buku pertama mengupas semua mekanik, lore, dan gameplay game. Juga memberi tips membuka event dan memetakan jalur animatronik.

Five Nights at Freddy’s: Survival Logbook (2017)

Mau merasakan jadi penjaga keamanan di pizzeria legendaris? Buku kedua berisi kuis dan aktivitas untuk jadi pekerja ideal di Freddy’s.

Five Nights at Freddy’s: The Security Breach Files (2022)

Pengen lebih banyak easter egg dan detail soal map dan seri Freddy’s? Buku panduan ketiga mengulas semua itu dengan sangat rinci.

Five Nights at Freddy’s: The Ultimate Guide (2022)

Judulnya nggak bohong: buku panduan keempat adalah yang paling lengkap dan detail sejauh ini. Mengupas semua yang kamu perlukan untuk jadi pemain terbaik.

Fazbear Frights: Felix the Shark (2022)

Fazbear Frights adalah seri antologi horor di dunia Five Nights at Freddy's. Buku ini mengisahkan Felix the Shark, penjaga keamanan yang harus melindungi wahana horor misterius dari berbagai ancaman supernatural.

Buku audio

Buku horor bagus memang seru dibaca, tapi rasa takut sejati nggak bisa dituangkan hanya lewat kata-kata—harus didengar sendiri. Kalau kamu fans novel FNAF, cobain versi audiobook-nya.

Dengarkan buku horor di Speechify

Kalau suka buku horor dan misteri, wajib coba Speechify. Speechify adalah platform audiobook baru dengan lebih dari 60.000 judul, termasuk banyak cerita horor seperti bestseller New York Times karya R. L. Stein seri Goosebumps dan Stephen King’s The Mist dan It. Aplikasinya tersedia di semua perangkat, dan premium book pertama bisa kamu dapatkan gratis. Daftar ke Speechify Audiobooks sekarang.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.