Puluhan tahun riset dan nilai ujian nasional menunjukkan satu dari lima siswa berkecerdasan sedang atau di atas rata-rata tetap kesulitan membaca.
Satu dari empat orang dewasa kesulitan membaca dan menulis, meski cerdas. Studi menemukan sebagian besar siswa yang sulit membaca bisa mencapai standar dengan pelatihan intensif sejak TK hingga kelas tiga SD.
Apa itu asesmen disleksia?
Evaluasi disleksia meliputi pengumpulan data riwayat perkembangan dan keluarga anak, termasuk latar belakang bahasa dan pendidikan sejak lahir.
Laporan tertulis yang merangkum seluruh data dan riwayat setelah asesmen klinis atau analisis informasi yang telah dikumpulkan.
Pertanyaan atau kekhawatiran yang menjadi alasan asesmen harus tercatat jelas di laporan. Serangkaian tes digunakan untuk memastikan reliabilitas dan validitas dalam asesmen SLD serta disleksia. Laporan harus memuat skor standar dan persentil.
Estimasi usia dan tingkat kelas hanya gambaran kasar dan tidak boleh dipakai menilai kemampuan akademik siswa.
Kenapa perlu asesmen disleksia?
Asesmen menyeluruh membantu mengidentifikasi apakah anak mengalami disleksia, ADHD, atau kondisi lain dengan melihat pola kelebihan dan kekurangannya terhadap kriteria gangguan.
Tenaga profesional akan menilai dan menafsirkan skor dari wawancara, hasil tes bahasa, pengenalan kata, literasi, fonem, identifikasi kata, serta pemahaman mendengar anak.
Hasil interpretasi menunjukkan kemampuan pemeriksa. Ini memberikan diagnosis yang jelas (bila perlu) dan laporan untuk orang tua maupun tim sekolah.
UU mewajibkan anak dengan SLD atau disleksia mendapat layanan remedial atau pembelajaran terencana. Sebaiknya lakukan tes disleksia sejak sebelum kelas satu dengan tes fonologi menyeluruh.
Apa itu Gray Oral Reading Test?
Gray Oral Reading Test (GORT) adalah tes standar untuk mengukur kecepatan membaca lisan, akurasi, kefasihan, dan pemahaman bacaan anak. GORT berguna untuk mengidentifikasi kesulitan membaca dan memantau peningkatan membaca lisan. Tes ini untuk anak dan remaja usia 6–18 tahun.
Guru, psikolog sekolah, terapis wicara, dan dokter boleh mengadministrasikan GORT sebagai bagian dari asesmen disleksia.
Melakukan asesmen disleksia sangat penting karena beberapa alasan:
Menentukan diagnosis Anda
Tujuan asesmen komprehensif ialah memberi bukti kuat adanya disleksia, menilai kelebihan dan kekurangan kognitif, serta mengonfirmasi diagnosis disleksia.
Langkah berikutnya dari evaluasi diagnostik ialah laporan rinci berisi:
- Bukti profil disleksia (jika terkonfirmasi) atau gangguan maupun kesulitan membaca lainnya
- Di laporan, harus ada tautan ke kelompok pendukung, intervensi (bila perlu), atau tes tambahan untuk kesulitan belajar spesifik
- Saran untuk membantu studi dan kehidupan sehari-hari, mengatasi kesulitan membaca, serta meningkatkan keterampilan dan kefasihan membaca
- Sumber daya yang bisa membantu, misalnya pendidikan khusus, tutorial pemrosesan fonologis, kursus dekoding, fonik oleh profesional, dll.
- Sumber bantuan bagi yang mengalami kesulitan menyebut cepat otomatis dan masalah serupa
Asesmen diagnostik dilakukan oleh profesional bersertifikat, seperti:
- Psikolog terdaftar di Health Care Practitioners Council (HCPC) yang ahli dalam kesulitan belajar spesifik (SpLD)
- Guru spesialis atau penilai dengan sertifikat AMBDA dan/atau Assessment Practicing Certificate (APC)
Orang dengan disleksia terdiagnosis memenuhi kriteria difabel menurut Equality Act 2010.
Karena asesmen bisa memakan waktu, sekolah dan tempat kerja sebaiknya tidak menunggu diagnosis resmi untuk mulai memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. Jika sudah menjalani tes fonologi menyeluruh dan terdiagnosis disleksia, segera dapatkan dukungan terapis wicara dan layanan pendidikan khusus untuk pendampingan jangka panjang.
Menghasilkan dokumen resmi
Siswa dengan gangguan belajar spesifik bisa mendapatkan layanan sekolah, psikolog dan terapis, seperti yang tercantum pada program pendidikan individual (IEP). Ini hanya bisa dilakukan setelah asesmen.
Setiap tahap pendidikan, dari TK sampai pascasarjana, dapat terdokumentasi, termasuk kurikulum individual dan alat bantu maupun layanan tambahan yang relevan.
Perkembangan siswa bisa dipantau lewat asesmen klinis; kemajuan dilihat dari kenaikan skor standar atau persentil, bukan dari pertambahan umur atau kenaikan kelas. Seperti gangguan lain, intervensi dini sangat penting untuk perkembangan bahasa, kepercayaan diri, dan inklusi sosial anak dengan disleksia.
Akomodasi, seperti waktu tambahan atau pembaca elektronik, mungkin dibutuhkan oleh pekerja dewasa dengan disleksia.
Akses lebih luas ke sumber daya
Bookshare memberi buku gratis bagi penyandang disleksia, sementara International Dyslexia Association menyediakan banyak sumber daya untuk anggotanya.
Teknologi bantu untuk disleksia
Berbagai perangkat keras dan lunak komputer serta gadget portabel dapat membantu penyandang disleksia. "Teknologi bantu" mencakup semua alat tersebut.
Berikut jenis-jenis teknologi yang bisa digunakan oleh berbagai usia.
Perangkat lunak text-to-speech
Salah satu perangkat text-to-speech terbaik adalah Speechify, sangat cocok untuk banyak keperluan, termasuk membantu disleksia.
Alat ini membantu pemahaman bacaan dan proses editing, serta mengecek kemampuan menulis dan membaca Anda.
Speechify dibuat untuk membantu mereka yang kesulitan membaca kata, seperti penyandang disleksia, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), atau gangguan visual.
Speechify berbasis software mutakhir, mengubah kata menjadi teks yang dapat dibaca keras-keras dengan suara alami manusia. Mendukung lebih dari dua belas bahasa, punya lebih dari tiga puluh suara, dan kompatibel dengan semua perangkat.
Perangkat lunak mind mapping
Alat ini membantu yang kesulitan membaca untuk merencanakan pekerjaan. Mind mapping memudahkan penguraian materi sehingga pengalaman belajar dan bekerja jadi lebih terstruktur.
Perangkat scan & pena pembaca tangan
Gadget ini membantu difabel belajar untuk menyimpan dan memutar ulang versi teks dari buku maupun dokumen lain.
Word processor yang bisa otomatis memperbaiki salah eja dan tata bahasa sangat membantu bagi penyandang disleksia.
Smartpen
Smartpen dapat digunakan untuk menulis tangan sambil melacak tulisan dan mengubahnya ke bentuk digital. Tulisan dapat diunggah ke ponsel, komputer, atau tablet untuk distribusi elektronik atau proses lanjutan.
Ada banyak model dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Tablet, smartphone & aplikasi
Banyak perangkat keras dan lunak untuk membantu manajemen waktu, baik mandiri maupun dipadukan dengan smartpen. Alat-alat ini membantu mengubah rangkaian kata yang kurang jelas menjadi kalimat yang lebih mudah dipahami.
Program belajar berbasis komputer
Materi ini dirancang untuk membantu penyandang disleksia memahami kata, meningkatkan kemampuan bahasa lisan dan kesadaran fonologi, serta memberi alat agar mereka bisa lebih berhasil secara akademis.
Cari pusat tes lewat Speechify
Speechify adalah sumber daya yang sangat membantu untuk Anda atau kerabat yang kesulitan membaca akibat disleksia. Speechify bisa menghubungkan Anda dengan ahli tes lokal untuk mengevaluasi dan meningkatkan kesadaran fonologis Anda.
Selain itu, situs Speechify menyediakan skrining disleksia gratis. Diagnosis disleksia tak cukup hanya mengisi formulir lalu menerima laporan digital; perawatan medis tatap muka tak bisa digantikan kuis online.
Untuk tes disleksia, Speechify satu-satunya aplikasi yang tidak mengandalkan kuesioner lebih dulu. Sebaliknya, Anda langsung terhubung ke ahli setempat untuk tes dan subtes diagnostik lengkap.
Selain itu, Speechify memungkinkan Anda memindai buku fisik dan mengubahnya menjadi audiobook, sehingga membaca berubah menjadi pengalaman mendengarkan yang menyenangkan.
Siswa maupun orang dewasa yang terdiagnosis disleksia dapat meraih banyak manfaat lewat bimbingan dan konseling agar lebih memahami gaya belajar dan tantangan mereka.
Jika diperlukan, pertimbangkan asesmen untuk mengecek kemungkinan gangguan yang sering muncul bersama SLD, disleksia, atau gangguan belajar lainnya.
Agar mampu mengikuti tuntutan akademik dan memberikan bukti yang dibutuhkan, siswa dan keluarga memerlukan dukungan berkelanjutan serta pembaruan hasil asesmen secara berkala.

