Pendiri Speechify membahas masa depan AI bersama podcast Everyday AI
Apakah suara selebriti adalah masa depan AI generatif? Apakah AI aman? Pendiri dan CEO Speechify, Cliff Weitzman, mengobrol dengan Jordan Wilson di Episode 152 podcast Everyday AI untuk membahas semua pertanyaan ini dan banyak lagi.
Podcast Everyday AI
Podcast Everyday AI adalah siaran langsung harian, podcast, dan buletin gratis populer yang membantu orang-orang mengembangkan karier lewat AI. Podcast ini tidak hanya mengabari pendengar tentang tips dan tren terbaru di dunia AI generatif yang berkembang pesat, tetapi juga memastikan mereka tahu cara memanfaatkan AI untuk sukses. Sejak diluncurkan pada April 2023, Podcast Everyday AI telah meraih 22.000 pendengar dan 7.800 pelanggan email harian yang ingin mempelajari strategi serta wawasan AI agar bisa bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras, dan meraih level kesuksesan baru dengan bantuan kecerdasan buatan.
Kisah Speechify
Cliff Weitzman awalnya membuat Speechify setelah kesulitan membaca di kampus akibat disleksia dan menyadari kebanyakan buku tidak punya versi audio. Sekarang, ini adalah aplikasi teks ke suara nomor 1 di dunia dengan lebih dari 150.000 ulasan lima bintang dan 25+ juta pengguna. Bagaimana aplikasi ini bisa jadi begitu populer hingga Snoop Dogg ingin bekerja sama? Semua ini dibahas Weitzman di Episode 152 podcast Everyday AI yang tayang Senin, 27 November.
Cara kerja Speechify
Weitzman menjelaskan Speechify dibangun di atas mesin teks ke suara (TTS) terbaik dengan generator suara AI berkualitas tinggi untuk mengubah teks apa saja menjadi suara secara instan dan terjangkau. Tersedia di Android, Mac, iOS, versi web, serta ekstensi untuk Microsoft Edge dan Google Chrome, Speechify bukan hanya membaca teks digital seperti PDF, berita, Google Docs, atau email. Dengan teknologi OCR dan AI canggih, pengguna bisa memotret buku, catatan tulisan tangan, dan dokumen fisik lalu mengubahnya jadi audio nyata secara real time.
Penggunaan & tujuan Speechify
Dengan mendengarkan teks, baik sebagai pengganti membaca maupun sambil membaca menggunakan fitur highlight, pengguna bisa menyerap info lebih cepat, mudah, dan efisien. Ini menjadikan Speechify alat AI wajib punya bagi pelajar dan orang dengan perbedaan belajar atau disabilitas seperti disleksia, ADHD, gangguan penglihatan, kebutaan, autisme, gegar otak, dan kecemasan.
Dulu Speechify lebih sering dipakai untuk membantu yang punya perbedaan belajar, tapi sekarang digunakan siapa saja, termasuk dokter, pengacara, akuntan, militer, eksekutif, profesional finansial, pelajar bahasa, dan multitasker yang ingin produktif dan membaca lebih cepat, berkat suara alami berkualitas tinggi dan teknologi OCR miliknya.
Bahkan, Weitzman berbagi bahwa tujuan Speechify adalah memastikan "membaca tidak jadi penghalang belajar bagi siapapun, apa pun latar belakangnya."
Suara selebriti
Seiring Speechify berkembang, mereka mendapat kesempatan bermitra dengan berbagai selebriti ternama. Dalam episode ini, Weitzman dan Wilson membahas bagaimana Speechify bekerja sama dengan Snoop Dogg yang menjadi salah satu pilihan suara di Speechify.
Weitzman menjelaskan, sebagian besar kolaborasi Speechify datang dari orang yang memang menggunakan produknya. Ia menceritakan bagaimana agen Snoop Dogg menghubungi Speechify karena Snoop ingin memakai suaranya agar audiensnya bisa menyerap informasi. Weitzman pun terbang ke studio milik Snoop untuk merekam dan meniru suaranya lewat teknologi kloning suara dan sintesis suara.
Di antara 200+ suara AI Speechify dalam berbagai bahasa seperti Inggris, Mandarin, Spanyol, Portugis, dan lainnya, suara aktris sekaligus investor Gwyneth Paltrow juga tersedia sebagai narator teks ke suara.
Namun, dengan pilihan suara selebriti yang bisa dipakai untuk membaca apa saja, dari media sosial sampai makalah penelitian, Speechify juga memasang perlindungan agar tidak disalahgunakan.
Keamanan AI & kloning suara
Meski Speechify melihat banyak manfaat dari TTS AI dan teknologi kloning suara, Weitzman juga menjelaskan bahwa prioritas utama Speechify adalah melindungi kreator konten dan pengguna karena "keamanan AI sangat penting."
Kebijakan keamanan makin penting seiring Speechify memperluas fungsi TTS lewat produk baru seperti Speechify Studio, yakni rangkaian alat bertenaga AI untuk kreator membuat voice over AI, suara kustom, menerjemahkan, transkrip otomatis, edit video, dan avatar AI.
Misalnya, Weitzman menjelaskan Speechify hanya mengizinkan pengguna mengkloning suara sendiri atau suara teman di dekatnya yang sudah memberi izin, bukan suara siapa saja di internet, demi mencegah penyalahgunaan serta pelanggaran identitas atau hak cipta.
"Filosofi kami di Speechify menempatkan pemilik hak di posisi utama," ujar Weitzman. Ia juga menegaskan teknologi AI Speechify bukan untuk menggantikan kreator konten seperti pengisi suara audiobook, melainkan untuk "menambah kemampuan mereka berkarya," misalnya membantu produksi konten lebih banyak dan efisien.
Weitzman juga mengungkap Speechify kini mengembangkan produk supaya pengguna bisa membedakan suara manusia asli dan suara sintetis AI serta tahu asal suara palsu, demi mencegah penipuan berkedok suara orang terdekat dengan tujuan buruk.
Dengarkan Cliff Weitzman di podcast Everyday AI
Untuk tahu lebih banyak bagaimana AI TTS Speechify membentuk masa depan belajar dan pembuatan konten, dengarkan episode spesial podcast Everyday AI di platform utama seperti Apple Podcasts, Spotify, atau putar di bawah:
Timestamp Podcast:
[00:12:50] Keamanan di ruang teks ke suara
[00:18:12] Contoh penggunaan teks ke suara
[00:21:05] Pertanyaan audiens
[00:24:10] Masa depan teks ke suara
[00:27:28] Apakah tulisan makin kurang berdampak?
[00:31:30] Memakai teks ke suara secara profesional

