Perbedaan antara audiobook dan text to speech
Orang yang lebih suka mendengarkan daripada membaca punya banyak pilihan. Audiobook sudah ada selama puluhan tahun, sedangkan text to speech (TTS) berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Keduanya maju berkat teknologi digital. Audiobook dan TTS mirip: sama-sama membuat Anda bisa mendengarkan teks. Namun, perbedaannya tidak selalu jelas. Artikel ini akan menjelaskan semua yang perlu Anda ketahui tentang perbedaan audiobook dan text to speech.
Apa itu audiobook?
Audiobook adalah rekaman audio dari buku dengan beragam tingkat produksi. Jika Anda memegang hak cipta sebuah buku, Anda bisa merekam suara saat membacanya dan merilisnya sebagai audiobook. Dari sisi ini, audiobook mirip podcast. Sementara judul profesional seperti di Speechify Audiobooks atau Audible dari Amazon bisa punya kualitas produksi tinggi, banyak pengisi suara, efek suara, bahkan musik. Ini mendekati drama radio, tapi tetap dikategorikan sebagai audiobook. Format ini lebih tua dari yang Anda kira. Meski kini identik dengan teknologi digital, rekaman audiobook pertama sudah ada sejak 1950-an. Untuk pengisi suara, kini umumnya memakai aktor suara profesional. Namun, penulis sendiri kadang menjadi narator, dan beberapa layanan memakai sukarelawan. Audiobook umumnya produk berlisensi berbayar. Anda bisa membeli audiobook dari banyak judul fiksi dan nonfiksi lewat penjual online seperti Amazon Kindle Books, iTunes, Audible.com, Speechify Audiobooks, dan lainnya.
Apa itu text to speech?
Text to speech menggunakan suara komputer dan kecerdasan buatan untuk membacakan teks dengan lantang. Umumnya dipakai sebagai teknologi bantu, misalnya untuk pelajar dan orang yang punya kesulitan membaca agar lebih mudah memahami teks. Suara TTS bisa terdengar sangat alami seperti di Speechify, atau masih terdengar robotik di beberapa aplikasi lain. Text to speech bisa ditemukan sebagai layanan di ponsel, perangkat mobile, atau sebagai fitur di browser tertentu. Banyak juga situs web kini menyediakan pemutar TTS terintegrasi. Mendengarkan TTS sangat membantu bagi mereka yang kesulitan membaca. Selain untuk aksesibilitas, text to speech juga dipakai untuk kebutuhan kreatif seperti membuat voice-over presentasi dan video. Siswa dapat mendengar sambil membaca untuk meningkatkan pemahaman dan hafalan. TTS juga punya fungsi lebih luas. Aplikasi seperti Speechify tersedia di banyak platform—Chrome, iOS, Android. Ada juga aplikasi khusus mobile seperti Voice Dream Reader.
Perbedaan audiobook dan text to speech
Berikut ringkasan perbedaan utama antara audiobook dan TTS:
- Tipe media — Audiobook adalah rekaman suara manusia yang membacakan buku. TTS adalah software yang memakai suara buatan untuk membaca teks.
- Tipe suara — Audiobook memakai narator manusia yang tidak bisa diubah. TTS memakai suara buatan yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan selera.
- Format — Audiobook tersedia dalam format audio digital yang bisa di-streaming atau diunduh. TTS hadir sebagai aplikasi/software, biasanya tanpa file audio permanen.
- Fungsi — Audiobook ditujukan khusus untuk menikmati karya sastra. TTS didesain untuk membantu aksesibilitas bagi yang kesulitan membaca, meski fungsinya jauh lebih luas.
- Interaksi — Audiobook adalah media pasif, umumnya cuma bisa play, pause, dan atur kecepatan. Beberapa platform kini mulai membuatnya lebih interaktif. TTS memberi kontrol lebih penuh ke pengguna atas teks dan navigasi.
Nikmati cerita seru dengan Speechify Audiobooks
Speechify dikenal sebagai aplikasi text to speech unggulan, kini juga menghadirkan layanan audiobook berkualitas—Speechify Audiobooks. Namun, Speechify Audiobooks menghadirkan narator manusia asli yang membawakan ribuan buku klasik dan terbaru. Dengan harga lebih terjangkau daripada Audible, pengguna Speechify bisa mengakses perpustakaan besar dengan beragam genre—termasuk romansa, sastra klasik, sci-fi & fantasi, misteri dan thriller, biografi, dan masih banyak lagi. Coba Speechify Audiobooks gratis hari ini, dan temukan cara baru menikmati cerita favorit Anda.
FAQ
Apakah efek audiobook sama dengan membaca buku?
Audiobook bisa sama efektifnya dengan buku cetak atau e-book. Mendengarkan kadang justru lebih membantu bagi sebagian orang, terutama bagi yang sulit mengikuti teks.
Apa kelebihan dan kekurangan audiobook?
Audiobook memudahkan membaca bagi yang punya disleksia atau gangguan belajar. Format ini lebih imersif dan efektif untuk multitasking. Namun, audiobook harus diproduksi dan dirilis khusus. Banyak audiobook hanya punya satu versi—jadi jika Anda tidak suka suara, tempo, atau naratornya, tidak ada pilihan lain.
Bisakah mendengarkan audiobook dan text to speech sekaligus?
Anda bisa saja memutar audiobook dan text to speech bersamaan, tapi hal itu kurang efektif. Manusia tak bisa fokus penuh pada dua sumber suara sekaligus, jadi informasi yang terserap sangat sedikit.
Mana yang lebih baik untuk anak, audiobook atau text to speech?
Pilihan antara audiobook dan text to speech untuk anak tergantung tujuan. Audiobook cocok untuk dongeng pengantar tidur. Jika ingin anak belajar pengucapan, TTS bisa sangat membantu proses belajar.

