1. Beranda
  2. Belajar
  3. Text-to-Speech di Perguruan Tinggi: Manfaat, Biaya, dan Software Unggulan
Dipublikasikan pada Belajar

Text-to-Speech di Perguruan Tinggi: Manfaat, Biaya, dan Software Unggulan

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Apa beda text to speech dan voice to text?

Meski tampak serupa, text-to-speech (TTS) dan voice to text adalah teknologi yang saling berlawanan. TTS mengubah teks digital menjadi suara buatan komputer, sehingga konten punya versi audio. Sebaliknya, voice to text (atau transkripsi) mengubah ucapan menjadi teks tertulis.

Manfaat Text to Speech di Perguruan Tinggi

  1. Teknologi Bantu bagi Mahasiswa Berkebutuhan Khusus: Untuk siswa dengan hambatan belajar, seperti disleksia atau ADHD, software TTS bisa membantu mereka “mengejar” materi bacaan. Ini mendukung pemahaman dan pemrosesan bacaan, sangat berguna di perguruan tinggi dengan bahan yang padat.
  2. Mendukung Pembelajar Bahasa: Siswa ESL sangat terbantu saat teks dibacakan, sehingga literasi dan pemahaman materi ikut meningkat.
  3. Desain Universal: TTS menerapkan prinsip universal design dalam pendidikan, membuat materi lebih mudah diakses semua orang, termasuk tunanetra dan mahasiswa berkebutuhan khusus.

Kekurangan Text to Speech di Perguruan Tinggi

  1. Terlalu Bergantung: Sebagian siswa jadi terlalu mengandalkan TTS dan kurang mengasah kemampuan membaca mandiri.
  2. Kualitas: Tidak semua TTS punya suara yang enak didengar. Suara yang terlalu “robot” bisa mengganggu fokus.
  3. Kurang Sentuhan Manusia: Meski sudah dibantu AI, software TTS belum bisa sepenuhnya meniru intonasi, nuansa, dan emosi suara manusia.

Wawasan Biaya Rata-rata

Rata-rata biaya TTS di perguruan tinggi bergantung pada langganan institusi atau lisensi individu. Software TTS mandiri bisa gratis (fitur dasar) hingga versi premium di atas $100 atau lebih.

Institusi Terbaik untuk Studi TTS

Bagi yang ingin mendalami teknologi text-to-speech dan desain pembelajaran, pertimbangkan mendaftar ke institusi teknologi terkemuka yang menawarkan program teknologi pendidikan atau desain eLearning.

8 Software / Aplikasi Text-to-Speech Terbaik untuk Perguruan Tinggi

  1. Speechify Text to Speech: Speechify adalah software text-to-speech untuk mengubah teks tertulis menjadi suara, membantu memahami konten. Bagi civitas kampus, Speechify jadi alat penting di berbagai situasi.
  2. ReadSpeaker: Populer di pendidikan tinggi, ReadSpeaker menghadirkan suara alami yang meningkatkan pengalaman eLearning.
  3. Read&Write: Alat lengkap bagi penyandang disleksia, bukan hanya TTS, dengan beragam fitur pendukung.
  4. Natural Reader: Sesuai namanya, punya salah satu suara paling alami.
  5. Microsoft Word's Read Aloud: Sudah terintegrasi di Word, memungkinkan dokumen dibacakan langsung.
  6. Apple's Speak Screen: Fitur bawaan Apple yang bisa membacakan konten di layar.
  7. Chrome Vox: Pembaca layar di Chrome untuk halaman web dan materi daring.
  8. Speech Reader: Antarmuka sederhana, memudahkan konversi teks ke audio.
  9. AI Voice: Dengan AI canggih, menghadirkan suara mirip manusia untuk membaca teks digital.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.