Semakin banyak siswa menjelajahi dunia audiobook, dan banyak hal menarik untuk ditemukan. Audiobook bisa jadi andalan saat belajar, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaranmu. Mau fokus ke e-learning, bahasa baru, atau mengejar mata pelajaran, audiobook siap menemanimu di setiap langkah. Ini juga alat yang pas untuk pembaca yang kesulitan dan siswa yang ingin belajar lebih efisien.
Buku audio dan manfaatnya sebagai alat belajar
Ada beberapa alasan mengapa banyak siswa memilih audiobook dibanding buku fisik. Pertama, satu dari lima siswa memiliki gangguan membaca. Gangguan paling umum adalah disleksia, dan menggunakan audiobook bisa membantu mengatasinya. Selain itu, satu dari tiga siswa adalah pembelajar auditori, jadi mereka lebih mudah memahami materi dengan mendengar, bukan membaca. Kesempatan mengubah teks jadi audiobook atau podcast gratis tentu sangat membantu. Pilihan antara audiobook atau buku fisik jadi kombinasi bagus agar siswa bisa memilih metode favorit mereka. Ini membuka peluang baru dan membantu proses belajar jadi maksimal. Tidak semua orang punya kemampuan membaca yang sama, dan kalau ingin lebih cepat, audiobook bisa jadi solusi. Harapannya, makin banyak siswa tertarik dengan audiobook sehingga bisa jadi bagian dari sumber belajar guru.
Bagaimana buku audio membantu siswa belajar lebih efektif
Bila seorang siswa kesulitan karena disleksia, mereka akan sangat lama membaca tiap halaman sehingga produktivitas menurun. Tapi jika buku diubah ke format audio, seluruh materi bisa dikuasai jauh lebih cepat. Bahkan tanpa gangguan membaca, audiobook dapat meningkatkan efisiensi belajar. Kamu bisa mengatur kecepatan baca dan menyelesaikan materi lebih cepat. Ini salah satu cara jadi lebih produktif dan menamatkan lebih banyak buku hanya dengan mendengar. Saat memakai headphone, kamu tetap bisa melakukan aktivitas lain, jadi siswa bisa multitasking. Bagi pembelajar auditori atau yang punya disleksia, buku audio adalah jawabannya. Sumber belajar yang ramah untuk pelajar muda. Untuk sumber materi, tidak ada satu buku untuk semua mapel. Banyak sekolah pakai buku berbeda, jadi tidak bisa dipakai lintas kelas. Biasanya, guru akan memberi tahu buku referensi agar kamu lulus ujian. Masalah utama: tidak semua buku tersedia dalam bentuk digital atau audio. Ini bisa jadi tantangan tambahan. Jika menemukan buku yang dibutuhkan, belajar jadi jauh lebih mudah. Jika tidak, diperlukan alat atau aplikasi khusus agar lebih simpel. Karena itu ada aplikasi text-to-speech. Tujuannya untuk aksesibilitas. Dengan aplikasi ini, buku apa pun bisa jadi audio hanya dengan beberapa klik. Speechify - TTS reader. Jika ingin aplikasi text-to-speech terbaik, coba Speechify. Dirancang untuk orang dengan disleksia, dan punya banyak fitur menarik. Speechify memungkinkanmu memilih bahasa, suara berkualitas tinggi, aksen, serta mengatur kecepatan bicara. Mau baca super cepat pun mudah, cukup geser pengatur kecepatannya. Yang menarik lagi, Speechify dapat mengubah teks apa pun jadi audio. Setelah menambah halaman atau buku, suara sintetis akan membacakan teksnya. Bahkan bisa membaca buku fisik dengan fitur pengenalan karakter optik. Punya buku fisik? Foto tiap halaman, aplikasi akan membacakannya untukmu. Speechify mudah digunakan, kompatibel hampir di semua perangkat, dengan kualitas audio istimewa. Tersedia di Android, iPad, Windows, dan Mac, serta bisa sinkron progres bila pakai banyak perangkat. Setelah menemukan teks yang ingin didengar, tinggal tekan tombol play, aplikasi akan mengurus sisanya. Pada akhirnya, Speechify tak hanya untuk belajar. Kamu bisa dengar buku apa pun yang disuka. Misal dongeng favorit, Brave New World dari Aldous Huxley, Ray Bradbury, atau buku mana saja. FAQ
Apakah audiobook bagus untuk siswa?
Audiobook sangat bermanfaat untuk siswa dan e-learning, apalagi saat belajar bahasa baru. Mendengar pelafalan setiap kata sangat membantu dan mempercepat penguasaan bahasa. Bahkan di luar pelajaran bahasa, audiobook bisa meningkatkan efisiensi dan menghemat waktu. Mulai gunakan audiobook, manfaatnya bisa langsung kamu rasakan sejak awal mendengarkan.
Apa kekurangan audiobook?
Kekurangan utama audiobook adalah soal kebiasaan. Banyak orang terbiasa belajar lewat buku fisik, jadi mendengarkan materi terasa berbeda. Beberapa orang merasa otak harus memproses lebih banyak informasi. Perlu waktu untuk beradaptasi dan membiasakan diri mendengar audiobook, karena bisa saja pikiranmu melayang ke mana-mana. Jika ini terjadi, cukup ulangi bagian yang terlewat. Bahan audio gratis memang ada, tapi tidak selalu lengkap atau mudah ditemukan.
Bahasa apa saja yang tersedia di Audible?
Setelah klik opsi “jelajahi Audible”, kamu akan menemukan bagian bahasa asing. Selain Inggris, ada Spanyol, Portugis, Prancis, Italia, Jerman, dan Rusia. Dengan Speechify, kamu dapat banyak bahasa tambahan yang membuat aplikasi makin fleksibel. Speechify juga cocok dipakai bersama Audible dan mudah untuk ekspor buku Audible ke Speechify. Kindle juga bisa digunakan dengan cara serupa.

