Di era digital, konten video sangat dominan. Dengan pesatnya media sosial dan platform online, industri iklan telah banyak berubah, menempatkan iklan video di garis depan banyak strategi pemasaran. Dengan visual menarik dan kemampuan bercerita, iklan video efektif menarik perhatian penonton, meningkatkan brand awareness, dan mendorong konversi.
Berikut semua yang perlu Anda ketahui tentang iklan video dan voiceover.
Di mana menayangkan iklan video
Iklan video kini jadi strategi serbaguna yang tidak terbatas pada satu platform saja. Sebaliknya, ia hadir di berbagai platform media sosial, masing-masing menawarkan keunggulan dan peluang unik bagi pemasar.
YouTube yang universal, dengan demografi beragam, adalah platform efektif untuk membagikan video lebih panjang, tutorial, dan video penjelasan. Video Facebook, tertanam di feed pengguna, memungkinkan pemasang iklan menyajikan konten menarik tanpa terasa mengganggu. Twitter yang lekat dengan format singkat, cocok untuk video pendek yang mengikuti ritme cepat platform. Instagram memperluas pilihan lewat video feed, Stories untuk interaksi singkat, dan IGTV untuk konten lebih panjang. LinkedIn, sebagai jaringan profesional, sangat cocok untuk pemasaran B2B dengan video, sedangkan Snapchat dan TikTok, favorit generasi muda, mengedepankan kreativitas, durasi singkat, dan tren video pendek.
Selain media sosial, iklan video juga efektif di landing page, memberikan gambaran produk/jasa secara visual dan mendorong pengunjung menjelajah lebih jauh. Juga bermanfaat dalam email marketing, memecah kebosanan konten teks dan menghadirkan pengalaman dinamis bagi penerima.
Jadi, iklan video memberi banyak jalur bagi pemasar untuk menjangkau audiens sasaran, menyajikan konten menarik di berbagai titik.
Cara membuat iklan video
Membuat iklan video perlu pertimbangan strategi pemasaran dan tujuan konten Anda. Konten video terbaik itu relevan, menarik, dan sesuai platformnya. Tutorial atau video penjelasan cocok di YouTube/webinar untuk video panjang dan bisa membantu SEO. Sementara video pendek lebih pas untuk Instagram Stories atau TikTok, di mana singkat adalah kunci agar penonton betah menonton.
Setiap video media sosial harus punya call to action (CTA) yang jelas dan thumbnail menarik. Jenis video bisa berupa testimoni produk, studi kasus, atau video promosi, disesuaikan dengan karakter tiap platform.
Voiceover untuk iklan video
Voiceover dalam iklan video bermanfaat memberi kejelasan, menambah karakter, dan memperkuat emosi. Sangat berguna jika visual saja tidak cukup jelas, atau butuh penjelasan tambahan. Voiceover bisa dipakai untuk bercerita, menjelaskan manfaat produk/jasa, atau membimbing penonton di tutorial/demo. Voiceover juga menentukan suasana iklan — apakah ceria, seru, memicu rasa penasaran, ataupun mengundang empati. Voiceover yang menarik bisa membuat penonton bertahan sampai akhir dan memberi kesan positif pada brand Anda, atau malah skip tanpa menangkap pesan Anda. Intinya, voiceover jadi unsur penting agar penonton tertarik dan bertahan, sehingga mendorong konversi lebih tinggi.
Voiceover tradisional vs. AI untuk video
Voiceover tradisional telah lama jadi pilihan utama, memakai suara manusia untuk membawa emosi, nuansa, dan personalitas ke video. Pengisi suara manusia mampu mengekspresikan emosi kompleks, menyesuaikan gaya bercerita, dan menghadirkan voiceover yang menyatu dengan visual. Suara ternama juga bisa memberi kesan dukungan selebriti. Tapi, voiceover tradisional memakan waktu dan biaya, apalagi jika sering update atau butuh banyak bahasa.
Sebaliknya, voiceover AI mengubah dunia iklan video dengan kecepatan, fleksibilitas, dan biaya yang jauh lebih rendah. Teknologi suara AI kini bisa menghasilkan suara yang sangat mirip manusia lengkap dengan emosi. Brand bisa mendapatkan voiceover dalam hitungan menit tanpa kerumitan logistik dan biaya talent manusia. Voiceover AI juga unggul dalam skala dan bahasa, bisa menghasilkan voiceover dalam banyak bahasa dan aksen.
Pada akhirnya, pilihan antara voiceover tradisional dan AI bergantung pada faktor seperti anggaran, waktu, dan kebutuhan video.
Rata-rata durasi iklan video per platform
Jadi, berapa durasi ideal iklan video Anda? Jawabannya tergantung platform dan tujuan.
Durasi iklan video Facebook biasanya 15–60 detik, cukup untuk menyampaikan pesan tanpa membuat pengguna bosan. Iklan video Twitter biasanya lebih singkat karena karakter platformnya yang serba cepat. Video Instagram di feed juga mirip Facebook, sedangkan Story/IGTV bisa lebih panjang: maks 120 detik dan 60 menit.
Untuk iklan di YouTube, durasi bervariasi. Pre-roll sebelum video lain idealnya 15–20 detik. Iklan video lebih panjang yang bisa diskip (TrueView) tidak punya durasi optimal khusus.
Di LinkedIn, rata-rata durasi iklan video sekitar 30 detik, sementara Snapchat lebih cocok untuk video sangat singkat, idealnya sekitar 5–6 detik.
Meski ada panduan khas tiap platform, perhatian penonton, terutama di perangkat mobile, cenderung singkat. Ingat, video panjang harus ekstra menarik. Video pendek sering kali lebih efektif daripada yang panjang untuk membangun brand awareness.
Namun, rata-rata durasi bukan satu-satunya faktor untuk engagement dan konversi. Kualitas video Anda, relevansi, dan kemampuan bercerita juga sangat krusial.
Ingat, metrik seperti views, interaksi, dan konversi harus jadi acuan strategi video Anda, bukan semata-mata preferensi algoritma. Coba berbagai durasi video dan temukan yang paling pas untuk audiens Anda.
Singkatnya, iklan video berdurasi pendek maupun panjang sama-sama penting untuk brand dan interaksi. Pastikan desain dan penempatan tepat agar hasil campaign maksimal. Dari SEO sampai interaksi penonton, investasi di strategi video terbukti sepadan.
Speechify AI Video
Ingin meningkatkan kualitas iklan video tanpa menaikkan bujet? Coba Speechify AI Video. Platform ini menyediakan tools edit video berbasis AI yang canggih untuk bikin iklan pendek maupun video panjang. Permudah proses editing dengan banyak template, efek spesial, serta tambahan voiceover dan subtitle—semua dalam hitungan menit. Antarmukanya ramah bagi pemula maupun profesional, dengan hasil video berkualitas dalam waktu lebih singkat.
Buat iklan dan konten video berikutnya dengan Speechify AI Video.

