1. Beranda
  2. Disleksia
  3. Teknologi bantu terbaik untuk disleksia
Dipublikasikan pada Disleksia

Teknologi bantu terbaik untuk disleksia

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Teknologi bantu terbaik untuk disleksia

Disleksia adalah gangguan belajar yang memengaruhi kemampuan membaca. Penderita disleksia kesulitan mengenali suara dalam tuturan dan bagaimana suara tersebut membentuk kata serta huruf. Artikel ini menjelaskan teknologi bantu yang bisa mendukung pembaca dan pelajar disleksia agar dapat hidup lebih mandiri dan produktif.

Teknologi bantu terbaik untuk orang dengan disleksia

Di dunia digital, teknologi bantu jadi solusi penting bagi individu dengan disleksia, memberikan cara-cara inovatif untuk mengatasi tantangan unik dalam membaca, menulis, dan memahami. Dari aplikasi, perangkat lunak, e-reader khusus, hingga alat komunikasi, kami rangkum teknologi bantu yang dapat meningkatkan aksesibilitas, kemandirian, dan prestasi akademik penderita disleksia.

Perekam audio

Perekam audio atau perekam digital membantu penderita disleksia mencatat selama rapat atau kelas. Alat ini mengatasi kendala menulis yang lambat dengan merekam suara. Perekam juga berguna untuk menyimpan gagasan agar bisa diputar kembali nanti.

Banyak diktafon terhubung dengan perangkat lunak dikte ke teks seperti Dragon NaturallySpeaking untuk transkripsi yang efisien. Contoh alat perekam populer antara lain AudioNote, LiveScribe Smartpen, Neo Pen, dan Audio Notetaker.

Pengatur grafis

Pembelajar disleksia kerap kesulitan mengatur dan merencanakan esai, cerita, dan tugas besar. Pengatur grafis atau peta konsep memakai simbol visual dan kotak teks untuk membantu pengguna menuangkan gagasan, ide, dan pengetahuan. Pengatur grafis juga memperlihatkan keterkaitan antar elemen.

Alat populer antara lain Kidspiration untuk pembelajar K-5, Connected Mind untuk mind map, Inspiration untuk brainstorming, dan XMind untuk peta pikiran dengan gambar dan lampiran.

Panduan membaca dan overlay warna

Pembaca disleksia sering kewalahan saat berhadapan dengan teks panjang. Mereka kesulitan menjaga fokus dan mengikuti baris. Kombinasi warna hitam putih juga kadang terasa tidak nyaman. Panduan membaca dan overlay warna sangat membantu untuk mengurangi kesulitan membaca akibat disleksia.

Perangkat lunak dan alat populer misalnya Beeline Reader, alat web gratis untuk mempercepat membaca, serta kacamata berlensa warna agar kontras lebih nyaman. Overlay warna (bisa dibuat sendiri) yang mengubah warna latar belakang teks juga sering dipakai.

Aplikasi pencatat

Mencatat bisa jadi tantangan bagi pelajar disleksia. Mereka perlu mendengar, memproses, dan menulis catatan sekaligus. Bahkan murid non-disleksia pun kadang kerepotan.

Untungnya, aplikasi pencatat bisa memangkas prosesnya. Solusi seperti Evernote, Sonocent, Smartpen, dan NoteTalker menggabungkan perekaman audio serta alat pencatat yang bisa diatur, diputar ulang, di-highlight, diberi bookmark, dan lain-lain.

Aplikasi prediksi kata dan pemeriksa ejaan

Ejaan sering jadi hambatan terberat bagi pembelajar disleksia. Kesulitan menemukan kata yang tepat juga umum terjadi. Perangkat lunak prediksi kata dan pemeriksa ejaan sangat membantu mengatasi masalah ini.

Aplikasi prediksi kata menyarankan kata berikutnya sesuai konteks tulisan. Pemeriksa ejaan mengoreksi kesalahan penulisan. Dengan alat ini, pelajar bisa lebih fokus menuangkan pikiran tanpa stres memikirkan ejaan.

Aplikasi prediksi kata populer misalnya Read&Write for iPad, ClaroRead, dan Co:Writer Universal, serta pemeriksa ejaan untuk disleksia antara lain Grammarly, VeritySpell, dan Read & Write.

Pemindai OCR (Optical Character Recognition)

Teknologi OCR memakai AI untuk mengenali teks dari buku, rambu, atau teks fisik lain. Pemindai OCR dapat mengubah teks menjadi file audio atau file teks digital.

File ini bisa di-highlight, diubah ke suara, diatur warna, font, bahkan warna latar belakangnya. Siswa sering memakai alat OCR untuk memindahkan catatan ke komputer tanpa harus mengetik ulang. Google Docs, Office Lens, dan Online OCR termasuk alat OCR gratis terbaik untuk siswa disleksia.

Alat bicara ke teks

Speech to text menggunakan teknologi pengenal suara untuk mengubah ucapan jadi teks. Siswa atau penulis disleksia bisa menuangkan ide tanpa terbebani ejaan. Speech to text sangat efektif, khususnya bagi mereka yang kesulitan menulis kata-kata sederhana.

Co:Writer Universal adalah alat bicara ke teks unggulan yang banyak dipakai penyandang disleksia. Perangkat lunak populer lainnya: TalkTyper, Mac Dictation, dan Dragon NaturallySpeaking.

Alat teks ke suara

Teks ke suara (TTS) dapat sangat membantu penderita disleksia. Program ini mengubah teks menjadi suara, sehingga mengurangi hambatan membaca dan memahami. Perangkat lunak TTS seperti Speechify atau NaturalReader menawarkan beragam suara dan bahasa, sehingga konten lebih mudah dan menyenangkan untuk didengar. Fitur lain seperti pengaturan kecepatan baca dan highlight kata saat dibacakan makin mendukung pemahaman.

Setelan perangkat Apple atau Android

Perangkat Apple dan Android sudah dilengkapi fitur aksesibilitas untuk penderita disleksia dan kesulitan belajar lain. Fitur termasuk teks ke suara dan bicara ke teks, yang membantu membaca serta menulis. Ada pula opsi mengganti warna latar, kontras, memperbesar teks, hingga saran ejaan dan prediksi teks untuk mendukung penulisan.

Pulpen pemindai digital

Pulpen pemindai digital seperti C-Pen Reader, Scanmarker Air, atau Ectaco C-Pen adalah alat portabel yang memindai lalu membacakan teks keras-keras—sangat membantu bagi penderita disleksia. Pengguna cukup menggeser alat di atas baris teks, lalu alat akan membacakan hasilnya. Umpan balik audio langsung sangat memudahkan pemahaman konten. Banyak alat juga punya kamus dan dapat menyimpan teks yang dipindai.

Program penjawab soal matematika

Disleksia dapat menghambat pemahaman soal matematika, terutama soal cerita. Microsoft Math Solver membantu dengan menyediakan langkah penyelesaian secara rinci. Dengan begitu, soal rumit dipecah menjadi langkah-langkah yang lebih mudah dipahami penderita disleksia.

Font khusus disleksia

OpenDyslexic adalah font gratis yang dibuat khusus untuk penderita disleksia. Font ini bisa dipasang lewat ekstensi Chrome yang mengganti font web menjadi OpenDyslexic. Bentuk hurufnya lebih tebal di bagian bawah dan jaraknya lebih jelas, sehingga mengurangi kecenderungan huruf terbalik atau tertukar. Dengan ekstensi ini, penderita disleksia dapat browsing dengan lebih nyaman.

Audiobook

Audiobook sangat bermanfaat untuk disleksia karena menyajikan alternatif membaca yang mengutamakan keunggulan kemampuan mendengar mereka. Mendengarkan buku audio membantu mereka melampaui kendala penguraian kata, namun tetap bisa memahami isinya. Penggunaan audiobook juga dapat meningkatkan kosakata, pemahaman, dan kemampuan menyimak.

Program edukasi

Ada banyak program edukasi efektif untuk siswa disleksia. Metode ini fokus pada strategi terstruktur, multisensori, dan fonik agar kemampuan membaca, menulis, dan mengeja meningkat. Beberapa program edukasi terbaik untuk
mendukung siswa dengan disleksia antara lain:

  1. Pendekatan Orton-Gillingham — Metode terstruktur yang memecah membaca dan mengeja menjadi keterampilan huruf dan suara, lalu dibangun secara bertahap. Bersifat multisensori: memakai penglihatan, pendengaran, sentuhan, dan gerakan agar siswa menghubungkan bahasa dengan huruf dan kata.
  2. Wilson Reading System — Program remedial 12 langkah untuk membaca dan menulis bagi siswa disleksia. Mengajarkan decoding secara langsung dan sistematis, dan berbasis prinsip Orton-Gillingham.
  3. Program Lindamood Bell (LiPS, Visualizing and Verbalizing) — Mengembangkan proses sensorik-kognitif untuk membaca dan memahami. LiPS membangun kesadaran fonemik. Visualizing and Verbalizing membangun imajinasi konsep membaca serta menyimak.
  4. Barton Reading & Spelling System — Program turunan Orton-Gillingham yang efektif untuk disleksia. Menggunakan metode les satu lawan satu yang eksplisit, multisensori, dan berurutan.
  5. Fast ForWord — Program komputer untuk meningkatkan keterampilan kognitif penting untuk membaca: pemrosesan audio, memori, perhatian, dan urutan.
  6. Kurzweil Education Systems — Produk teknologi bantu Kurzweil memungkinkan siswa memindai, membaca, dan mengerjakan soal tes secara digital.

Speechify — Alat teks ke suara terbaik untuk disleksia

Speechify adalah alat teks ke suara terdepan untuk pelajar dan orang dewasa dengan disleksia. Speechify menggunakan AI canggih, sintesis teks ke suara, dan machine learning untuk membacakan teks digital dengan suara alami dalam banyak bahasa, termasuk Inggris, Spanyol, Rusia, dan lainnya.

Berkat teknologi teks ke suara dan OCR canggih dari Speechify, platform ini dapat membacakan teks fisik maupun digital, termasuk catatan tangan, halaman web, file Word, email, pesan, dan masih banyak lagi.

Aplikasinya tersedia untuk Apple iOS (iPhone, iPad), Android, Windows, dan Mac. Ada juga ekstensi Google Chrome. Anda dapat mencoba semua fiturnya hari ini tanpa komitmen di Speechify.

FAQ

Apa itu teknologi bantu low-tech untuk disleksia?

Alat low-tech biasanya tidak memerlukan pelatihan khusus dan lebih terjangkau. Kaca pembesar, overlay warna, penggaris baca, stabilo, pulpen kamus, papan miring, grip pensil, dan bank kata adalah alat bantu low-tech populer untuk disleksia.

Apa intervensi paling efektif untuk disleksia?

Intervensi yang efektif harus disesuaikan dengan kebutuhan individu, bersifat multisensori agar melibatkan berbagai bagian otak, dan terstruktur dari konsep sederhana ke kompleks. Pengajaran fonik secara langsung dan umpan balik berkelanjutan juga menjadi kunci intervensi disleksia yang efektif.

Apa aplikasi manajemen waktu terbaik?

Aplikasi manajemen waktu terbaik antara lain: Toggl (pelacak waktu), Asana (manajemen proyek), RescueTime (pantau produktivitas), Forest (fokus kerja), dan Google Calendar (jadwal & pengingat).

Di mana webinar tentang disleksia?

Webinar informatif tentang disleksia tersedia di International Dyslexia Association.

Siapa yang terbantu dengan Speechify?

Selain sangat membantu untuk disleksia, guru pendidikan khusus dan terapis wicara pun memanfaatkan Speechify untuk mendukung berbagai gangguan berbahasa.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.