1. Beranda
  2. Bibliofil
  3. Buku terbaik karya Hunter S. Thompson
Dipublikasikan pada Bibliofil

Buku terbaik karya Hunter S. Thompson

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Rekomendasi buku selebriti terbaik

Kita semua punya satu buku andalan yang ingin direkomendasikan ke orang lain. Banyak hal tentang seseorang bisa ditebak dari buku yang mereka baca, termasuk selebriti. Artikel ini merangkum rekomendasi buku favorit para selebriti.

Buku keren pilihan selebriti

Reese Witherspoon - Dad Is Fat

Reese Witherspoon, selebriti Hollywood sekaligus kutu buku, bahkan punya klub bukunya sendiri. Salah satu rekomendasi utamanya adalah Dad Is Fat karya Jim Gaffigan.

Penulisnya adalah komedian yang hidupnya jungkir balik sejak menikah dan punya lima anak. Setelah viral di Twitter berbagi suka duka jadi ayah, ia lalu menulis buku tentang pengalamannya.

Sebagai orang keluarga, Reese Witherspoon menganggap buku ini kocak sekaligus sangat jujur menggambarkan naik turun kehidupan orang tua.

Emma Watson - My Life on the Road

Sebagai feminis vokal, banyak buku di daftar bacaan Emma Watson bertema perjuangan perempuan untuk kesetaraan. Salah satu favoritnya adalah My Life on the Road karya Gloria Steinem yang laris di pasaran.

Sejak muda, Steinem tahu dirinya bukan tipe yang bisa diam di satu tempat. Di My Life on the Road, ia bercerita tentang hidupnya sebagai aktivis dan pengelana dunia. Mulai dari aksi sosial sampai mendirikan majalah Ms.

Oprah Winfrey - I Know Why the Caged Bird Sings

Klub Buku Oprah adalah komunitas pembaca yang sangat loyal. Salah satu rekomendasinya adalah I Know Why the Caged Bird Sings karya Maya Angelou, yang diakui Oprah sangat mengubah hidupnya. Tapi ini bukan buku motivasi.

Oprah merasa langsung nyambung dengan penulis dan kisahnya. Ada banyak kemiripan pengalaman hidup antara Oprah dan Angelou. Dari masa kecil yang dihabiskan bersama kakek-nenek, sampai sama-sama pernah mengalami kekerasan seksual.

Emma Roberts - Orwell’s Roses

Lewat klub buku daring, Emma Roberts membentuk komunitas pencinta buku yang selalu menantikan rekomendasinya. Ia rutin membagikan bacaan favorit dan opininya di media sosial.

Orwell’s Roses karya Rebecca Solnit mengisahkan kecintaan Orwell pada berkebun dan idealisme politiknya. Buku ini perpaduan kritik sastra dan biografi.

Natalie Portman - Cloud Atlas

Kisah Cloud Atlas karya David Mitchell sampai difilmkan berkat Natalie Portman. Ia membaca buku ini saat syuting dan langsung jatuh cinta. Ia bahkan merekomendasikannya ke Lana Wachowski yang akhirnya menyutradarai filmnya bersama sang saudari.

Buku ini terdiri dari enam cerita bersarang dengan gaya berbeda, diceritakan ulang oleh tokoh utama di cerita keenam. Kisahnya memadukan metafiksi, fiksi ilmiah, dan sejarah.

Barack Obama - Truth Decay

Presiden AS ke-44 Barack Obama dikenal gemar membaca. Rekomendasinya kebanyakan buku yang mengubah cara pandangnya, terutama seputar politik dan kehidupan sosial dari berbagai sudut.

Truth Decay karya Michael D. Rich wajib dibaca siapa pun yang ingin memahami politik Amerika dan krisis kepercayaan terhadap institusi serta demokrasi.

Sarah Jessica Parker - The Catcher in the Rye

Rekomendasi SJP adalah buku yang mungkin sudah ada di rak banyak orang. The Catcher in the Rye karya J.D. Salinger, novel klasik tahun 1945. Menurut SJP, ini buku yang enak dibaca ulang sesekali.

Ceritanya tentang dua hari dalam hidup Holden Caufield, remaja 16 tahun yang pergi ke New York City setelah dikeluarkan dari sekolah. Kisahnya menggambarkan kegelisahan, keterasingan, kepolosan, dan pencarian jati diri. Kata SJP, karakter utama ini bikin pembaca ikut larut, entah dibuat jatuh hati atau sebal.

Gwyneth Paltrow - Jane Eyre

Jane Eyre karya Charlotte Bronte adalah klasik sepanjang masa dan jadi bacaan pelipur lara untuk Gwyneth Paltrow. Tak sedikit klub buku selebriti yang memilih literatur klasik.

Kisah ini mengikuti kehidupan Jane Eyre, gadis sederhana yang harus menghadapi banyak ujian hidup, mulai dari bibi kejam, kondisi serba sulit, hingga cinta pada pria beristri.

Halle Berry - Are You There, God? It’s Me, Margaret

Rekomendasi Halle Berry banyak menyorot kisah perempuan, nyata maupun fiksi, yang terasa dekat dengannya. Saat pertama kali membaca Are You There, God? It’s Me, Margaret karya Judy Blume di usia 13, buku itu menemaninya melewati masa sulit. Ia suka buku yang memberi pelajaran baru meski tokohnya fiksi.

Buku ini berkisah tentang pergulatan seorang gadis tanpa bimbingan agama karena orang tuanya beda keyakinan; ayah Yahudi, ibu Kristen. Ia pun mencari jati diri spiritualnya.

Audiobook Speechify - sumber cerita seru

Mungkin Anda tak menyangka banyak selebriti Hollywood gemar membaca. Nyatanya, mereka memang suka membaca dan senang berbagi rekomendasi buku favorit.

Kalau Anda penggemar audiobook, Speechify punya koleksi buku favorit selebriti dan ratusan judul lain yang bisa Anda nikmati. Kunjungi Speechify Audiobooks dan temukan ratusan buku klasik dan premium.

FAQ

Apa yang dibaca selebriti di 2022?

Penasaran apa yang dibaca selebriti favorit Anda di 2022? Rekomendasi klub buku Reese Witherspoon jatuh pada memoar Selma Blair Mean Baby, sedangkan Natalie Portman menjagokan Vladimir karya Julia May Jonas.

Apa bacaan Emma Watson?

Emma Watson gemar kisah inspiratif tentang perempuan pejuang kesetaraan. Salah satunya karya Glennon Doyle, penulis bestseller New York Times yang sangat ia sukai.

Apa bacaan Timothee Chalamet?

Pilihan buku Timothee Chalamet cukup variatif, dari klasik seperti Little Women sampai sastra modern seperti Winners Take All.

Apa yang wajib dibaca di 2023?

Beberapa buku wajib baca tahun 2023 antara lain Bitter Orange Tree karya Jokha Alharthi, Breathless karya David Quammen, dan The Candy House karya Jennifer Egan.

Apa buku terbaik 2023?

Salah satu buku paling sering direkomendasikan di 2023 adalah A Heart That Works karya Rob Delaney. Memoar tentang kehidupan Delaney dan keluarganya setelah putra mereka divonis tumor otak.

Siapa yang membaca The Handmaid's Tale di 2022?

Di tahun 2022, The Handmaid’s Tale jadi salah satu pilihan teratas berbagai klub buku.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.