Filsafat stoa berpotensi mengubah hidup Anda secara menyeluruh. Berakar pada filsafat kuno, stoisisme bahkan memengaruhi Kekristenan hingga terapi perilaku kognitif (CBT).
Di sini kita membahas konsep pengendalian diri, pengembangan diri, dan cara hidup stoa. Kami juga mengulas beberapa buku terbaik yang menerangkan aliran filsafat penting ini.
Penjelasan singkat tentang stoisisme
Secara umum, stoisisme adalah aliran pemikiran dari Yunani kuno. Filsafat ini menjadi salah satu yang utama di masa Helenistik. Konsepnya mengkaji sifat manusia dan cara mencapai keunggulan moral lewat tindakan serta kebajikan stoa.
Ajaran stoa tertua berasal dari filsuf Yunani Zeno dari Citium. Ia mengajarkan bahwa etika stoa membawa orang menuju “eudaimonia”, istilah Yunani yang kira-kira berarti ‘kebahagiaan’.
Para pengikut awal stoa kerap sejalan dengan definisi eudaimonia dari Aristoteles. Ia menyebutnya “aktivitas jiwa sejalan dengan kebajikan.” Artinya, keadaan eudaimonia berkaitan dengan kebajikan yang Anda pegang dalam hidup.
Kita juga bisa melihat ke Socrates dan aliran sinisme untuk konsep kehidupan berbudi. Socrates menyatakan seni hidup baik adalah bermoral dalam segala hal. Hidup berbudi akan membantu Anda bertahan menghadapi apa pun juga.
Saat imperium Yunani kuno digantikan Romawi, muncullah para stoa Romawi. Filsafat Helenistik memengaruhi sejumlah filsuf dan pemimpin seperti kaisar Romawi Marcus Aurelius, Seneca Muda, dan Epictetus.
Meski bisa saja stoisisme dianggap sekadar warisan masa lalu, prinsipnya tetap penting hari ini. Anda tidak perlu mengikuti stoa kuno menurut Aristoteles, banyak praktik filsafat ini masih relevan dan dipakai sekarang.
Kata-kata stoa kuno telah menembus Athena dan Roma hingga ke dunia bisnis. Stoisisme juga diterapkan dalam cabang psikoterapi. Bahkan jika tujuan Anda sederhana, stoisisme tetap bisa membantu Anda melewati tantangan.
Buku stoa terbaik
Buku stoa terbaik merangkum ajaran filsuf seperti Zeno dari Citium dan Plato dalam bentuk nasihat praktis. Berikut tujuh buku hebat yang layak dibaca para peminat stoa, beberapa direkomendasikan filsuf modern Massimo Pigliucci.
Meditations - Marcus Aurelius
Sebagai salah satu buku stoa paling tua dan terkenal, Meditations wajib dibaca pencinta stoa. Kaisar Romawi Marcus Aurelius merangkum ajaran filsuf seperti Chrysippus, Diogenes, dan Cleanthes dalam renungan tentang kehidupan.
Buku ini berisi catatan yang ditulis Aurelius untuk dirinya sendiri, lalu dihimpun menjadi satu volume. Isinya berupa refleksi dan wawasan yang membantu Anda melihat kualitas seorang pemimpin berpengaruh.
Discourses, Fragments, Handbook - Epictetus
Diterjemahkan Robin Hard, Discourses adalah salah satu buku paling berpengaruh tentang stoisisme.
Buku ini menguraikan prinsip inti stoa menurut Epictetus. Ia mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati hanya datang dari kerja keras dan refleksi diri. Buku ini juga memuat biografi Epictetus, kisah hidupnya sebagai mantan budak dan guru.
Letters on Ethics: To Lucilius - Lucius Annaeus Seneca
Letters on Ethics lebih dari sekadar buku stoa. Buku ini juga mengulas hidup di Italia di bawah kekuasaan Nero, sekaligus berisi puisi, surat, dan diskusi filsuf Romawi terkemuka.
Surat-surat Seneca menjelaskan penerapan stoa pada situasi paling sederhana, seperti menghadapi tetangga usil. Bagi yang ingin mendalami perbedaan antara cita-cita stoa dan praktik sehari-hari, ini koleksi yang tepat.
The Enchiridion of Epictetus - Epictetus
The Enchiridion adalah panduan singkat tentang stoa menurut Epictetus. Anggap saja buku pegangan dasar soal stoa. Walau tak menjelaskan semuanya, banyak nasihat bermanfaat dalam buku ini untuk kehidupan modern.
A Guide to the Good Life - William Braxton Irvine
Pernahkah Anda khawatir membuang-buang hidup Anda?
William Braxton Irvine memakai filsafat stoa untuk menghadapi ketakutan umum ini dalam bukunya. Ia memperlihatkan relevansi ajaran kuno dalam kehidupan modern, sekaligus membahas teknik stoa untuk membantu Anda merasa lebih puas.
A New Stoicism - Lawrence C. Becker
Dalam A New Stoicism, Becker mengulas seperti apa kehidupan modern jika etika moral stoa lebih berpengaruh.
Ia secara spesifik melihat pendekatan stoa terhadap teori etika. Bagaimana pendekatan ini jika diterapkan pada sains atau bisnis? Becker membahas pertanyaan ini sembari memberi wawasan praktik stoa di abad ke-21.
Stoicism and the Art of Happiness - Donald Robertson
Semua orang ingin bahagia.
Itulah benang merah di buku Robertson tentang penerapan strategi stoa di masa kini. Sebagai perpaduan panduan stoa dan buku pengembangan diri, Stoicism and the Art of Happiness sangat menginspirasi.
Dengarkan karya filsafat hebat lewat Speechify
Ajaran filsafat bisa memberi dorongan perubahan nyata dalam hidup. Hal ini pun berlaku untuk stoisisme sebagaimana aliran-aliran lainnya.
Dengan Speechify Audiobooks, Anda mendapatkan akses ke koleksi filsafat dan pengembangan diri untuk membantu Anda menerapkan nilai stoa.
Dengan Speechify, Anda tidak terikat langganan bulanan. Audiobook dapat dibeli satuan dan menjadi milik Anda selamanya. Lebih hebat lagi, member baru Speechify Audiobooks bebas memilih audiobook pertama dari lebih 60.000 judul.
Jika Anda ingin tahu apa saja yang ditawarkan Speechify Audiobooks, daftar sekarang dan dapatkan audiobook pertama gratis.
FAQ
Seperti apa orang stoa itu?
Orang stoa selalu mampu mengendalikan diri. Menurut penulis modern Ryan Holiday, stoa tidak selalu dapat mengendalikan dunia, tapi pasti bisa mengendalikan dirinya sendiri.
Apakah para Stois percaya pada Tuhan?
Stoa umumnya tidak percaya Tuhan sebagai entitas fisik. Mereka melihat Tuhan hadir di seluruh ciptaan, dari tumbuhan kecil hingga manusia luar biasa.
Apa tujuan Marcus Aurelius sebagai Stoa?
Filsafat Marcus Aurelius adalah selalu mengingat nilai stoa dan menerapkannya sebagai pemimpin.
Apa ideal stoa?
Ideal stoa adalah mencapai keunggulan moral lewat hidup selaras dengan alam.

