1. Beranda
  2. Buku
  3. Mendengarkan audiobook saat kerja, ide bagus atau tidak?
Dipublikasikan pada Buku

Mendengarkan audiobook saat kerja, ide bagus atau tidak?

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Mari kita luruskan dari awal. Mendengarkan audiobook saat bekerja jelas bukan ide buruk. Malah, ini cara keren untuk menikmati buku favorit atau judul yang direkomendasikan seseorang yang kamu hormati. Pada akhirnya, semua kembali ke jenis pekerjaanmu dan apakah memungkinkan untuk multitasking. Hampir di setiap profesi ada momen mengerjakan tugas yang membosankan. Kalau kamu seorang dokter bedah, pasti ada waktu mengejar tugas administrasi. Kalau kamu insinyur atau desainer, audiobook bisa memicu kreativitasmu. Tapi ya, kalau lagi di ruang operasi, jelas bukan waktu yang tepat untuk mendengarkan audiobook.

Bisakah mendengarkan audiobook sambil kerja?

Faktor lain adalah apakah tempat kerjamu mengizinkanmu mendengarkan sesuatu saat bekerja. Bisa jadi karena alasan keamanan, kebijakan koneksi, atau sifat pekerjaan tertentu sehingga aturan tersebut dibuat. Meski begitu, banyak pekerjaan yang memungkinkan multitasking dan mendengarkan audiobook – bahkan didukung atau minimal tidak dilarang. Mayoritas milenial dan gen-z sudah sering mendengarkan podcast saat kerja. Pada 2019, jumlah orang yang mendengarkan podcast dua kali lipat dibanding 2018. Mendengarkan podcast tak jauh beda dengan audiobook. Audiobook juga tidak membebani internet kantor karena biasanya sudah diunduh ke ponsel pengguna.

Apakah mendengarkan audiobook membantu fokus?

Ya, betul. Anggap saja seperti fidget spinner versi mental atau audio. Mirip mainan sensorik yang membantu anak fokus. Audiobook yang bagus bisa membantumu tetap konsentrasi saat mengerjakan tugas berat. Kamu jadi tidak sadar waktu berjalan atau terdistraksi hal lain. Fokusmu justru bisa meningkat saat mendengarkan audiobook.

Apa saja manfaat mendengarkan audiobook?

Banyak perusahaan menyediakan audiobook sebagai fasilitas karyawan. Pimpinan menyadari banyak pemikir hebat adalah pembaca setia. Mendukung karyawan gemar membaca bagus untuk pengembangan pribadi dan perusahaan. Perusahaan yang serius berinvestasi pada SDM mendorong pertumbuhan pribadi tanpa pamrih. Tentu saja, perusahaan juga diuntungkan dengan efisiensi dan retensi yang lebih baik. Jika kamu pimpinan dan ingin memberikan fasilitas audiobook bagi karyawan (termasuk untuk didengarkan saat kerja), cek penawaran Speechify. Secara umum, ada banyak sekali manfaat audiobook.

Apakah mendengarkan audiobook saat kerja bikin buyar fokus?

Tidak juga. Mendengarkan sesuatu saat bekerja justru bisa membantu fokus. Audiobook bisa jadi salah satu pilihanmu. Namun tetap tergantung jenis pekerjaan dan situasinya. Cek lagi paragraf pertama blog ini. Mendengarkan sambil bekerja bisa meningkatkan produktivitas karena mengurangi distraksi – apalagi setelah pandemi, saat banyak orang kerja dari rumah atau kafe. Mereka yang bepergian naik transportasi umum bisa lebih produktif dengan mendengarkan buku sambil bekerja – sekaligus di perjalanan. Jangan pernah remehkan kekuatan laptop, earphone, minuman panas, dan daftar audiobook yang oke. Mendengarkan audiobook juga menjauhkanmu dari godaan media sosial. Jauh lebih baik daripada terus scroll feed atau nonton reels. Ada banyak cara menjadikan iPhone atau Android-mu lebih produktif. Jadi, apakah audiobook saat bekerja ide bagus? Menurut kami, iya. Semua kembali ke kondisi masing-masing. Tapi dalam situasi yang pas, di profesi apa pun, audiobook sangat klop menemani kerja. Audiobook bahkan bisa memantik ide kreatif dan solusi. Pengacara bisa mendengarkan buku hukum favorit sambil menangani kasus, siapa tahu muncul sudut pandang baru. Tak perlu lagi memisahkan waktu khusus untuk membaca catatan. Guru bisa mendengarkan buku ajar yang akan dibahas esok sambil mengoreksi tugas. Manfaat audiobook jauh mengungguli kekurangannya.

Audiobook apa yang enak didengarkan sambil kerja?

Buku pengembangan diri paling pas didengarkan, bahkan berulang.

  1. How to Win Friends and Influence People. How to Stop Worrying and Start Living
  2. The Subtle Art of Not Giving a F*ck
  3. Atomic Habits: An Easy & Proven Way to Build Good Habits & Break Bad Ones

Audiobook sci-fi juga seru banget

  1. Dune
  2. Nineteen Eighty-Four
  3. Do Androids Dream of Electric Sheep?

Audiobook Produktivitas

  1. The One Thing
  2. Indistractible
  3. Tools of Titans

Audiobook Matematika. Ya, topik ini seru – meski niche.

  1. Freakonomics
  2. Fooled by Randomness
  3. Naked Statistics

Audiobook Berpikir Kritis

  1. Your Deceptive Mind: A Scientific Guide to Critical Thinking Skills
  2. Critical Thinking: The 12 Rules for Intelligent Thinking
  3. Lessons from Critical Thinkers

Setiap perusahaan pasti ingin karyawannya gemar membaca dan berpikir kritis. Jika ingin mengajukan ide audiobook sebagai fasilitas kantor atau kamu berada di level pimpinan, cek lagi audiobook Speechify untuk bisnis.

Apa aplikasi terbaik untuk audiobook saat kerja?

Speechify adalah salah satu aplikasi audiobook terbaik, baik untuk menemani kerja maupun olahraga. Tersedia banyak audiobook populer dengan pengalaman mendengarkan yang mantap. Kamu bisa dapat audiobook pertama cuma Rp0 dan menikmati aplikasi ber-rating tinggi di App Store & Google Play. Coba Speechify audiobook hari ini.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.