1. Beranda
  2. Buku
  3. 7 Audiobook Stephen King Terbaik
Dipublikasikan pada Buku

7 Audiobook Stephen King Terbaik

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Audiobook Stephen King Terbaik

Tentang Stephen King

Stephen King memang pantas disebut master horor dan penulis tersukses dan paling dikenal di zaman kita. Penulis super produktif peraih bestseller New York Times ini sudah menulis lebih dari 50 buku menegangkan dan meraih banyak penghargaan bergengsi. 

Penulis bertangan dingin ini sudah menebar teror lebih dari 40 tahun, melahirkan lebih dari 60 novel dan 350 juta kopi terjual di seluruh dunia.

Ia terkenal lewat novel The Shining, The Stand, Salem’s Lot, Pet Semetary, The Institute, Under the Dome, Dolores Claiborne, Lisey’s Story, Duma Key, The Colorado Kid, serta lebih dari 200 cerpen dalam koleksi seperti Nightmares and Dreamscapes dan The Bazaar of Bad Dreams. 

Sudah ada 34 film adaptasi dari cerita Stephen King. Guinness Superlatives mengakui ini sebagai jumlah adaptasi terbanyak dari karya satu penulis. 

Biografi

Stephen King lahir di Portland, Maine, 21 September 1947. Ia kuliah di University of Maine dan lulus tahun 1966 dengan gelar BA Bahasa Inggris. Ia menjadi guru di Hampden Academy, Maine tahun 1971, dan mulai mengajar penulisan kreatif di University of Maine pada 1977.

Setelah lulus kuliah, King langsung menjual cerpennya ke majalah. Novel pertamanya, Carrie, terbit 1973—naskahnya nyaris dibuang, namun diselamatkan dan didukung istrinya, Tabitha, agar ia menyelesaikannya. 

Meski sudah menulis tiga novel, “Carrie” jadi karya pertama yang terbit pada 1973. Sukses besar novel ini meluncurkan kariernya dan menjadikan King suara baru di genre horor. 

Tahun 1982 King menerbitkan karya berbeda dari horor, yakni Different Seasons, kumpulan 4 novella; tiga di antaranya diangkat menjadi film Hollywood: Stand By Me, The Shawshank Redemption, dan Apt Pupil. Kisah-kisah ini lebih dramatis, membuktikan kepiawaian King di luar horor. 

Maine tak bisa dipisahkan dari nama Stephen King—negara bagian ini dan area sekitarnya di New England jadi sumber inspirasi sekaligus latar banyak karyanya. Salah satunya kota fiksi Derry, Maine, di novel ‘It’.

Setelah meraih sukses, King sempat bertanya-tanya apakah ia memang berbakat atau hanya beruntung. Ia lalu menulis dengan nama pena “Richard Bachman”. Karyanya tetap laris. Identitas aslinya terbongkar setelah pemilik toko buku membandingkan gaya menulis Bachman dan King, dan menemukan nomor katalog Perpustakaan Kongres. 

King bahkan mengarang kematian fiktif untuk Richard Bachman, menandai berakhirnya nama samaran itu. 

The Dark Tower Series

Dianggap sebagai karya terpenting King, The Dark Tower Series adalah 7 buku epik fantasi yang ia ciptakan untuk menandingi dunia fantasi Tolkien, dengan nuansa western ala film Sergio Leone. Ceritanya mengikuti Roland Deschain, sang Gunslinger terakhir, yang memulai pencarian Menara Kegelapan—pilar penopang semua dunia—yang kini diserang kekuatan jahat yang ingin memusnahkan alam semesta. 

The Dark Tower dikerjakan sepanjang karier King, dan jadi pusat semesta cerita ciptaannya. Dunia Roland Deschain bertaut dengan banyak kisah King lain, seperti The Stand, Salem’s Lot, 11/22/63, Black House, Desperation, Insomnia, IT, dan The Shining.

Audiobook The Dark Tower dinarasikan oleh George Guidall.

Genre Tulisan

Sang master teror ini terkenal berkat tulisannya di genre supranatural, horor, misteri, dan fiksi ilmiah. 

Ia juga menulis drama yang diakui kritikus. Novel-novel Stephen King banyak diadaptasi menjadi film, serial, dan miniseri pemenang penghargaan yang selalu disambut antusias. 

Sekilas penghargaan

Stephen King adalah penulis bestseller dunia yang menerima banyak penghargaan. Beberapa di antaranya:

  • Beberapa Bram Stoker Awards
  • World Fantasy Awards
  • British Fantasy Society Awards
  • 2003 National Book Foundation: Medal for Distinguished Contribution to American Letters
  • 2004 World Fantasy Award for Lifetime Achievement
  • 2007 Grand Master Award dari Mystery Writers of America
  • 2015 National Medal of Arts dari U.S. National Endowment for the Arts atas kontribusi di sastra

7 Audiobook Stephen King Terbaik

Puluhan buku dan cerpen Stephen King telah diadaptasi menjadi audiobook. Karya sebanyak itu bikin kita bingung mau mulai dari mana. Kami merangkum 7 Audiobook Stephen King Terbaik yang dijamin bikin merinding. 

Buku-Buku Terbaik yang Dinarrasi Stephen King Sendiri

Audiobook Stephen King dinarasikan oleh suara-suara hebat seperti Will Patton, Grover Gardner, Michael C. Hall, Steven Weber, Frank Muller, Ron Mclarty, Campbell Scott, Craig Wasson, dan George Guidall.

Stephen King juga membacakan sendiri beberapa bukunya. Berikut audiobook di mana sang penulis sendiri yang menyuarakan karyanya:

  • Pet Sematary
  • Skeleton Crew
  • The Shining
  • The Stand
  • The Wind Through The Keyhole: A Dark Tower Novel
  • Desperation
  • Everything’s Eventual
  • The Bazaar of Bad Dreams
  • Fairy Tale
  • ‘Salem’s Lot
  • Needful Things
  • Hearts in Atlantis
  • Blood and Smoke
  • NIghtmares and Dreamscapes Volume I
  • Nightmares and dreamscapes Volume II
  • NIghtmares and Dreamscapes volume III
  • Bag of Bones
  • Elevation
  • Just After Sunset

Buku yang Cocok untuk Memulai Membaca Stephen King

Banyak novel King berada di semesta yang sama dan cukup tebal. Karena itu, pembaca baru disarankan mulai dari kumpulan cerpennya seperti The Bazaar of Bad Dreams, atau novel tipis seperti Carrie, Pet Sematary, Mr. Mercedes, atau The Outsider.

The Shining

Detail publikasi

The Shining diterbitkan oleh Random House Audio tahun 2012.

Sinopsis

The Shining diangkat menjadi film garapan Stanley Kubrick dengan Jack Nicholson sebagai karakter utama.

The Shining adalah thriller psikologis mengerikan tentang Jack Torrance, penulis bermasalah dan mantan alkoholik yang menerima tawaran menjadi penjaga musim dingin di Hotel Overlook, Colorado Rockies. Bersama istri dan anaknya, Danny, mereka menghabiskan musim dingin sendirian di hotel. Lokasi hotel terpencil dan mereka diperingatkan kalau salju turun, mereka bisa terjebak berhari-hari sampai musim semi. 

Jack menerima pekerjaan itu, senang dengan bayaran dan berharap kesendirian bisa membantunya menyelesaikan novel. 

Tanpa sepengetahuan orang tua Danny, bocah ini punya bakat istimewa bernama “The Shining”—kemampuan psikis dan telepati. Ia bisa berkomunikasi dengan orang lain yang punya The Shining dan melihat horor masa lalu hotel itu. 

Keluarga Torrance pun berhadapan dengan kekuatan supranatural menakutkan, yang pelan-pelan menguasai Jack. Ia kembali tenggelam dalam alkohol dan kegilaan, sementara Danny hanya bisa menyaksikan keluarganya dihantui kengerian. 

Badai salju mendadak membuat mereka benar-benar terisolasi di hotel, terputus dari dunia luar, sementara kekuatan mistis terus mengancam nyawa mereka. 

Ada dua versi audiobook ini, satu dinarasikan Stephen King dan satu lagi Campbell Scott. 

Ulasan

The Shining dianggap salah satu novel paling menyeramkan karya King; filmnya sudah jadi klasik. Buku ini mengantongi banyak ulasan 5 bintang di Amazon. 

The Stand

Detail Publikasi

The Stand diterbitkan oleh Random House Audio tahun 2012.

Sinopsis

Ini novel apokaliptik epik tentang pertarungan antara kebaikan dan kejahatan.

Pandemi superflu yang mematikan membunuh hampir semua orang, menyisakan hanya segelintir yang selamat. 

Para penyintas harus bertahan di dunia pasca-apokaliptik. Mereka bermimpi tentang Mother Abigail yang ramah duduk di beranda rumahnya yang dikelilingi ladang jagung, atau si Dark Man yang memanggil mereka ke padang pasir Nevada. 

Dua kelompok penyintas ini bersiap menghadapi konfrontasi terakhir antara kebaikan, kejahatan, dan kekuatan supranatural yang mengancam semuanya. 

Ada dua versi audiobook, satu dinarasikan Stephen King, satu lagi Grover Gardner.

Ulasan Umum

Banyak penggemar King menganggap ini karya favorit mereka. Ribuan ulasan 5-bintang di Amazon; mayoritas memuji buku ini sebagai mahakarya.

IT

Detail publikasi

IT diterbitkan oleh Simon & Schuster Audio tahun 2016.

Sinopsis

IT adalah salah satu novel terseram karya King—berkisah tentang sekelompok sahabat masa kecil di Derry, Maine, yang diteror makhluk keji selama ratusan tahun. 

Ketika adik sang tokoh utama hilang, ia mulai menyadari ada kekuatan gelap yang bergerak. Mereka harus menghadapi ketakutan terdalam, bersatu melawan dan mencegah kejahatan yang mengancam mereka semua. 

Mereka berjanji akan kembali ke Derry jika kejadian serupa terulang. 27 tahun kemudian, mereka pulang dan harus berhadapan dengan teror itu sekali lagi. 

IT diadaptasi menjadi miniseri dan film layar lebar. Novel ini juga memenangi British Fantasy Award tahun 1987.

Ulasan Umum

Bestseller lain yang tidak mengecewakan, dengan banyak ulasan positif. Banyak pembaca menyebut ini karya King yang paling menyeramkan!

Salem’s Lot

Detail publikasi

Salem’s Lot diterbitkan oleh Random House Audio tahun 2012.

Sinopsis

Terinspirasi dari Dracula karya Bram Stoker, Stephen King menggubah kisah vampir di sebuah kota kecil New England bernama Jerusalem’s Lot atau Salem’s Lot. 

Kota kecil Salem’s Lot jarang disinggahi. Suatu musim panas, dua tamu misterius datang. Penulis Ben Mears kembali setelah 25 tahun untuk menulis novel tentang rumah Marsten, tempat yang menghantuinya sejak kecil. 

Ternyata, rumah Marsten dibeli orang asing misterius, Kurt Barlow dari Austria, yang berniat membuka toko mebel di kota itu. 

Namun tak ada yang pernah bertemu Barlow secara langsung, hanya rekan bisnisnya Richard Straker. 

Anak-anak kemudian hilang satu per satu, dan saat pencarian dimulai, Ben Mears menemukan kejahatan tak terbayangkan yang mengancam seluruh kota. 

Salem’s Lot sangat pas untuk penggemar kisah mencekam dan bacaan horor tengah malam.

Ada dua versi audiobook ini: satu dibacakan Ron Mclarty, satu lagi oleh Stephen King. 

Ulasan umum

Pembaca menganggap ini cerita vampir yang benar-benar bikin merinding. Buku ini ramai dipuji, dan disebut salah satu buku King paling seram. Salem’s Lot punya ratusan ulasan 5 bintang di Amazon. 

Misery

Detail publikasi

Misery diterbitkan oleh Simon & Schuster Audio tahun 2016.

Sinopsis

Thriller psikologis lain dari sang master horor. Misery mengulik hubungan berbahaya antara selebriti dan penggemar. 

Paul Sheldon, penulis roman terkenal, mengalami kecelakaan mobil parah. Ia diselamatkan Annie Wilkes, mantan perawat sekaligus fans beratnya. Saat sadar, ia mendapati dirinya di rumah Annie. Ia dilarang ke rumah sakit, justru dirawat dengan obat ilegal oleh Annie. Paul jadi kecanduan dan terjebak dalam mimpi buruk tanpa jalan keluar. 

Audiobook ini dinarasikan Lindsay Crouse. 

Ulasan

Buku yang dipuji kritikus ini meraih Bram Stoker Award 1987 dan nominasi World Fantasy Award 1988. Banyak pembaca mengaku susah berhenti membacanya. 

The Green Mile

Detail publikasi

The Green Mile diterbitkan oleh Signet Books tahun 1996.

Sinopsis

The Green Mile adalah eksperimen Stephen King menulis novel serial. Awalnya terbit dalam 6 volume, King mencoba format cerita bersambung. 

The Green Mile bukan horor, tapi magical realism. Cerita tentang para tahanan di death row dan para sipir penjara yang menyaksikan fenomena ajaib. 

John Coffey, tahanan death row, memiliki kemampuan luar biasa untuk menyembuhkan, yang kemudian ditemukan para sipir. 

Kisah dramatis dan menyentuh tentang keajaiban di tempat yang paling tak terduga. 

The Green Mile diadaptasi ke layar lebar dengan Tom Hanks dan Michal Clarke Duncan sebagai bintang utama.

Ulasan

Meski bukan horor seperti biasanya, banyak pembaca merasa ini buku terindah King. Di Amazon, novel ini mengantongi banyak ulasan 5-bintang. 

The Dead Zone

Detail publikasi

The Dead Zone diterbitkan oleh Simon & Schuster Audio tahun 2017.

Sinopsis

The Dead Zone adalah perpaduan fiksi ilmiah dan thriller. Guru SMA Johnny Smith mengalami kecelakaan parah dan koma 5 tahun. Ia bangun dengan cedera otak—bagian otaknya menjadi “dead zone.”  Setelah itu, Johnny memperoleh kemampuan cenayang saat menyentuh benda dan orang. 

Ia lalu direkrut polisi untuk melacak pembunuh berantai. Johnny terseret ke dalam plot yang dapat mengubah sejarah—jika ia bisa menghentikannya tepat waktu.  

Audiobook ini dinarasikan James Franco

Ulasan

Dinominasi untuk Locus Award tahun 1980.

"Novel lebih sastra tentang rehabilitasi dan kehilangan." James Smyth, The Guardian.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.