1. Beranda
  2. TTS
  3. Cara Ubah Email Jadi Buku Audio: Tutorial Langkah demi Langkah
Dipublikasikan pada TTS

Cara Ubah Email Jadi Buku Audio: Tutorial Langkah demi Langkah

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Membuat buku audio dari email mungkin terdengar sulit, tapi sebenarnya ini proyek yang seru dan bermanfaat. Dengan hadirnya platform seperti Speechify dan perangkat seperti iPhone, iPad, dan Android, buku audio sekarang jadi media yang makin populer. Tutorial ini akan memandu kamu mengubah email menjadi file buku audio berkualitas yang bisa didengar di hampir semua perangkat.

Mengubah email ke buku audio ternyata berguna untuk banyak hal:

  1. Aksesibilitas: Membantu penyandang tunanetra atau disleksia agar bisa mengakses isi email dengan mudah. Mendengarkan email jauh lebih simpel bagi mereka yang kesulitan membaca tulisan kecil di layar.
  2. Praktis: Untuk profesional super sibuk atau yang biasa multitasking, mendengar email sambil beraktivitas bikin waktu lebih efisien dan produktivitas naik. Kamu bisa tetap update email tanpa harus duduk di depan komputer.
  3. Belajar & Bantu Ingatan: Banyak orang lebih nyantol kalau mendengar. Mengubah email ke format audio membantu kamu lebih paham dan mengingat detail isi komunikasi.
  4. Inovasi & Integrasi Teknologi: Buat penggemar teknologi, mengotomatisasi teks ke suara bisa jadi proyek seru yang mendorong batas pemanfaatan teknologi saat ini.

Secara keseluruhan, walau belum begitu umum, mengubah email jadi buku audio memberi keunggulan unik yang menjawab kebutuhan dan preferensi tertentu.

Kamu benar-benar mengubah email jadi semacam buku audio yang bisa kamu dengarkan. Kalau mau menerbitkan email sebagai buku audio, prosesnya kurang lebih sama.

Langkah 1: Kumpulkan Email Kamu

Pertama, kumpulkan email yang ingin kamu ubah. Pakai aplikasi email apa saja seperti Microsoft Outlook atau Apple Mail di Mac. Supaya gampang, simpan email dalam format yang ramah pengguna seperti HTML atau teks biasa.

Langkah 2: Ubah Email ke File Teks

Setelah email siap, ubah jadi format teks yang gampang dibaca. Jika belum berbentuk teks, pakai alat seperti Adobe Acrobat untuk konversi PDF ke teks, atau fitur 'read aloud' di Word untuk ekspor file suara jadi teks.

Langkah 3: Edit Teks Kamu

Editing wajib dilakukan. Pastikan teks mengalir enak seperti cerita atau podcast. Mungkin perlu mengubah beberapa kata supaya terdengar alami saat didengar. Gunakan Grammarly atau pengecek ejaan di Mac/PC untuk merapikan teks.

Langkah 4: Pilih Software Teks ke Suara yang Tepat

Sekarang saatnya memilih software teks-ke-suara (TTS) untuk mengubah file teks mejadi suara. Ada banyak pilihan, baik gratis maupun berbayar. Misalnya platform populer seperti Speechify, TTS Google Play untuk Android, dan fitur VoiceOver Siri di iOS. Pilih suara yang nyaman didengar dan cocok dengan isi email kamu.

Langkah 5: Buat File Buku Audio

Setelah mengubah teks jadi suara, simpan file audio-nya. Mayoritas software TTS bisa ekspor ke berbagai format audio seperti WAV atau MP3. Pilih kualitas tinggi agar pengalaman mendengar makin enak. Di PC, biasanya klik kanan lalu pilih 'save as' di menu drop-down.

Langkah 6: Tingkatkan Kualitas Audio

Kalau ingin buku audio terdengar makin profesional, kamu bisa sewa narator profesional di Fiverr atau ACX. Mereka bisa menghidupkan email kamu dengan suara yang terdengar pro. Atau, edit sendiri file audio-nya pakai software editing audio.

Langkah 7: Publikasikan Buku Audio

Setelah audio siap, pikirkan cara distribusinya. Kalau ingin dijual, pilih platform seperti Audible, iTunes, atau Google Play. Untuk penulis self-publishing, ACX Amazon sangat pas, apalagi kalau kamu sudah punya buku Kindle.

Kalau mau lebih mandiri, Findaway Voices menawarkan cara fleksibel untuk produksi dan distribusi buku audio. Jangan lupa promosi di media sosial dan kamu bisa bikin seri lanjutan kalau audiens suka!

Cara Termudah

Tapi, tool paling gampang adalah Speechify Voiceover. Kamu bisa tambahkan musik latar gratis untuk efek yang lebih dramatis. Cukup impor semua email, pilih suara, tambahkan musik, beres. Bisa kamu coba gratis.

Dan itu belum semuanya.

  1. Multibahasa: Bisa terjemahkan email/buku audiomu ke 40+ bahasa.
  2. Suara custom: Clone suara kamu dan pakai suara AI sendiri untuk membaca email; bisa di banyak bahasa.
  3. Ubah ke video: Ubah proyek jadi video dengan mudah. Tambah gambar, video stok, dan bikin video pendukung.

Tips dan Trik

  1. Pakai Checkbox dan Daftar: Saat mengatur email, pakai checkbox untuk menandai yang sudah diubah supaya proses tetap rapi.
  2. Coba Self-Publishing: Manfaatkan Amazon KDP untuk self-publish buku audio kalau ingin lebih mandiri.
  3. Interaksi dengan Audiens: Gunakan masukan pendengar untuk memperbaiki buku audio, bahkan tambahkan sesi Q&A di episode berikutnya.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu bisa mengubah korespondensi email jadi buku audio yang menarik dan mudah diakses. Baik untuk hiburan, belajar, atau cara unik berbagi info, buku audio menyediakan format fleksibel untuk menikmati konten.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Untuk mengubah teks ke buku audio, gunakan software teks-ke-suara seperti Google Text-to-Speech untuk Android, VoiceOver di iOS, atau TTS lainnya untuk membacakan teks lalu simpan ke format audio seperti MP3 atau WAV.

Ya, untuk mengubah ebook ke buku audio, kamu bisa gunakan aplikasi TTS yang mendukung format ebook, seperti Natural Reader atau Voice Dream Reader, yang membacakan ebook dan bisa kamu simpan audionya.

Ada beberapa aplikasi, misalnya fitur "Read Aloud" di Audible dan Voice Dream Reader, yang bisa membacakan buku dengan suara sintetis dan memungkinkan kamu menyimpan hasilnya dalam file audio.

Untuk membuat buku audio sendiri, rekam diri kamu atau narator profesional saat membaca, pakai alat perekam audio, lalu edit rekaman untuk memperjelas suara, dan simpan ke format populer seperti MP3 atau AAC. Kalau ingin didistribusikan, kamu bisa gunakan ACX.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.