Deadman Wonderland direview
Kazuma Kondou dan Jinsei Kataoka menulis salah satu seri manga paling menarik dalam beberapa tahun terakhir, Deadman Wonderland (dalam bahasa Jepang, デッドマンワンダーランド). Ceritanya berpusat di taman hiburan yang juga berfungsi sebagai penjara. Walaupun penulis terkadang kesulitan memadukan unsur horor, hasil akhirnya tetap memikat penggemar genre horor.
Artikel ini akan memberikan ulasan tentang manga dan anime Deadman Wonderland.
Tentang apa Deadman Wonderland?
Warga Tokyo menjalani hidup normal sebelum gempa dahsyat menghancurkan kota. Area yang kini mendominasi kota adalah taman hiburan/penjara di mana orang bisa menonton pertarungan berdarah—Deadman Wonderland.
Deadman Wonderland dioperasikan secara privat dengan kedok taman hiburan biasa. Penjara ini menahan orang dari seluruh Jepang dan menjadikannya daya tarik turis. Publik sebagian besar tak tahu tujuan sebenarnya fasilitas ini dan sifat aslinya yang mengerikan.
Tokoh utamanya adalah Ganta Igarashi. Seperti warga lain, kehidupan siswa SMP ini porak-poranda setelah gempa besar tersebut.
Lebih parahnya lagi, ia mengalami tragedi saat Red Man misterius membantai seluruh kelasnya dan membuatnya pingsan. Ganta adalah satu-satunya yang selamat, dan saat bangun, ia malah dituduh sebagai pembunuh teman-temannya di SMA.
Akibatnya, Ganta dikirim ke Deadman Wonderland bersama narapidana lain. Nasibnya bergantung pada performanya di berbagai permainan horor. Ganta juga bertemu sahabat masa kecilnya, Shiro, gadis albino yang berperan penting dalam perjuangan hidupnya.
Ada berapa buku dalam seri Deadman Wonderland?
Ada 13 buku dalam seri Deadman Wonderland:
- Deadman Wonderland Volume 1
- Deadman Wonderland Volume 2
- Deadman Wonderland Volume 3
- Deadman Wonderland Volume 4
- Deadman Wonderland Volume 5
- Deadman Wonderland Volume 6
- Deadman Wonderland Volume 7
- Deadman Wonderland Volume 8
- Deadman Wonderland Volume 9
- Deadman Wonderland Volume 10
- Deadman Wonderland Volume 11
- Deadman Wonderland Volume 12
- Deadman Wonderland Volume 13
Deadman Wonderland—Ulasan Kami
Deadman Wonderland berbeda dari apa pun yang pernah Anda baca, termasuk Dragon Ball, Vampire Knight, dan Naruto. Plotnya unik, penuh darah, dan karakternya membekas. Penggemar horor pasti akan menyukai judul ini.
Anda akan sangat menikmati membaca manganya jika gemar kisah gelap dan seram. Ceritanya tak seperti petualangan lain dan tak mengelabui pembaca dengan kebahagiaan semu.
Sebaliknya, kisah ini benar-benar nyaris tanpa sukacita. Fokus cerita hanya pada mereka yang berusaha keluar dari mimpi buruk.
Ceritanya dimulai dengan memperkenalkan taman hiburan/penjara, tujuan serta aktivitas di dalamnya. Selanjutnya fokus pada para protagonis, orang-orang yang mereka temui, cara bertahan hidup, dan keseharian Ganta.
Kekuatan terbesar manga ini adalah plot twist-nya. Anda sulit menebak alurnya, karena biasanya ditentukan dari pilihan para karakter. Semua peristiwa saling terhubung—gelap, psikologis, dan depresif.
Adegan aksinya juga solid. Walaupun ceritanya kadang terasa melambat, hampir setiap adegan tetap intens. Banyak pertarungan menarik yang bikin jantung berdebar.
Penulis sangat piawai menggambarkan drama para tahanan. Setiap konflik disajikan dengan realistis, terutama setelah pertarungan. Meski bukan adu fisik, kata-kata para karakter sangat berpengaruh terhadap jalannya cerita.
Sebaliknya, banyak yang mengkritik karena kadang ceritanya berubah jadi pertarungan shounen generik ala battle royale. Ini paling terasa saat Ganta mulai menggunakan darahnya sendiri untuk mengalahkan lawan.
Ceritanya bukan lagi soal perjuangan Ganta bertahan hidup, tapi usahanya memperoleh kekuatan super demi melindungi teman-teman. Game yang diperkenalkan di awal kadang terlupakan, tergeser oleh pertarungan yang tak banyak mengembangkan plot atau karakter.
Ada juga yang tak puas dengan unsur misterinya. Penulis membangun misteri namun sering langsung menuntaskannya hanya dalam beberapa halaman. Pengungkapan karakter juga datang terlalu cepat, kadang di bab yang sama.
Contoh utamanya saat tokoh utama bertemu Shiro. Ganta bilang Shiro tampak familiar tapi tak ingat dari mana. Ini cara yang bagus untuk membangun misteri karakter.
Namun, penulis cepat membuka latar belakang lewat kilas balik Ganta dan Shiro kecil hanya beberapa halaman setelahnya. Keputusan ini membuat Anda bertanya-tanya, apakah perlu identitas karakter disembunyikan?
Soal gambar, sulit mengharapkan lebih dari Deadman Wonderland. Saat mulai membaca, Anda langsung terseret masuk ke dunia distopianya. Setiap panel tampak bersih, tegas, dan penuh detail.
Latar dan unsur gore sangat meyakinkan, namun desain karakternya adalah bintang utama. Ekspresi wajah mereka terasa dekat dan penuh emosi di setiap halaman.
Nikmati cerita audio seru di Speechify Audiobooks
Banyak manga langsung mencuri perhatian lewat seni dan karakter unik. Begitu juga dengan audiobook. Kalau Anda ingin cara mudah mendengarkan buku favorit dalam bentuk audio, Speechify Audiobooks adalah pilihan yang pas.
Aplikasinya punya koleksi besar dengan lebih dari 100.000 judul. Mau itu misteri, petualangan, fantasi, biografi, atau self-help, Anda tak akan kehabisan audiobook menarik. Anda juga bisa mendapatkan audiobook premium pertama secara gratis.
Coba Speechify Audiobooks hari ini.
FAQ
Apakah ada anime Deadman Wonderland?
Ya. Manglobe memproduksi versi anime dari Deadman Wonderland. Ada juga versi dubbing Inggris, yang pernah tayang di Toonami Cartoon Network dalam blok Sabtu malam anime Jepang. Distributor anime di AS adalah FUNimation, dan Anda bisa membeli blu-ray-nya. Anda juga dapat streaming Deadman Wonderland di Crunchyroll.
Mengapa Deadman Wonderland sangat singkat?
Manga Deadman Wonderland punya 13 volume, tapi anime-nya tak pernah berlanjut ke musim kedua karena ulasan yang kurang baik.
Apakah Deadman Wonderland mengganggu?
Deadman Wonderland memang cukup mengganggu bagi sebagian pembaca, karena banyak adegan gore dan kekerasan ekstrem.
Siapa karakter terbaik di Deadman Wonderland?
Karakter favorit di Deadman Wonderland antara lain Ganta Igarashi, Makina, Shiro, Crow, Tamaki, Kiyomasa Senji, dan Minatsuki Takami.

