East of Eden diulas
Di antara semua novel Steinbeck, East of Eden sering dianggap mahakaryanya. Steinbeck sangat berpengaruh di dunia sastra dengan banyak buku larisnya, seperti Of Mice and Men, The Grapes of Wrath, Cannery Row, dan The Pearl. Tak heran ia meraih Nobel Sastra tahun 1962. Kalau ingin mulai baca karya Steinbeck tapi khawatir bukunya terlalu tebal, Anda bisa mencoba kumpulan cerpennya dulu. Simak ulasan di bawah untuk membantu Anda memutuskan apakah kisah Kain dan Habel versi modern ini cocok untuk Anda.
Tentang apa East of Eden?
Sebelum masuk ke mahakaryanya tentang kisah Kain dan Habel, mari lihat masa kecil dan perjalanan menulis sang penulis Amerika ini. John Steinbeck lahir pada 1902 di Salinas, California. Keluarganya miskin, ayahnya berpindah-pindah pekerjaan untuk bertahan hidup. Lanskap Lembah Salinas California sangat memengaruhi tulisannya. Ia kuliah di Stanford tapi tak lulus. Setelah sebentar bekerja sebagai penulis lepas dan buruh bangunan di New York, Steinbeck kembali ke California. Ia bekerja sebagai penjaga dan mulai menulis dengan serius. Novel pertamanya, Cup of Gold, terbit tahun 1929. Ia menulis 25 novel, beberapa kumpulan cerita pendek, enam buku non-fiksi, dan novel populer Of Mice and Men. Menariknya, Steinbeck sendiri menganggap East of Eden sebagai novel pertamanya. Berlatar di Lembah Salinas, East of Eden mengisahkan dua keluarga yang hidupnya saling terkait secara tragis. Keluarga Hamilton dan Trask mengulang kisah Adam-Hawa dan anak-anaknya, Kain dan Habel. Buku ini menyorot pertanyaan moral tentang hidup, cinta, kebencian, dan kehendak bebas, sambil menghadirkan karakter-karakter rapuh namun memikat. Keluarga Hamilton tinggal di sisi kurang subur lembah, terlalu miskin untuk punya tanah yang bagus, dan terus berjuang bertahan hidup. Cyrus Trask di Connecticut masuk tentara union dan memiliki dua putra, Adam dan Charles, dari istri berbeda. Adam sensitif, Charles keras dan temperamental. Mereka berseteru karena Charles mengira ayahnya lebih sayang Adam. Setelah Charles nyaris membunuh Adam dengan kapak, Adam pergi dan baru pulang saat ayahnya meninggal. Dari warisan itu, Adam membeli pertanian di Salinas dan pindah bersama istrinya, Cathy Ames (yang kelak dikenal sebagai Kate Trask/Kate Albey), wanita yang sangat ia cintai. Tapi Charles tahu Cathy membunuh orang tuanya. Saat Cathy hamil, ia tak yakin siapa ayah si kembar, Adam atau Charles. Cathy mencoba menggugurkan kandungan, tapi gagal. Setelah mereka lahir (Caleb & Aron), Cathy kabur dan bekerja di rumah bordil. Untuk membantu mengurus pertanian, Adam mempekerjakan Lee sang filsuf dan Samuel Hamilton. Adam terpukul oleh kepergian Cathy yang mendadak, tapi akhirnya bangkit dengan bantuan Samuel dan Lee. Aron, seperti ayahnya, lembut; Cal, seperti Charles. Cal sadar ayahnya lebih sayang Aron. Adam akhirnya tahu kebenaran tentang Cathy tapi menyembunyikannya dari Aron. Namun Cal akhirnya tahu juga. Adam lalu pindah ke Salinas agar putranya bisa sekolah di SMA. Aron sukses dan masuk universitas. Setelah usahanya bangkrut, Cal berusaha merebut hati ayahnya dengan menutup kerugian itu. Cal mendapat uang dengan menjual kacang mahal saat AS ikut Perang Dunia I. Begitu tahu asal uang ini, Adam kecewa dan Cal merasa makin tersisih. Demi balas dendam, Cal menunjukkan rumah bordil Cathy kepada Aron. Terguncang, Aron keluar dari kuliah dan masuk tentara, lalu tewas. Adam terkena stroke setelah mendengar kabar itu, tapi Lee sang filsuf Tiongkok membantu memperbaiki hubungan mereka. Berkaitan dengan kisah Kain & Habel, Lee memperkenalkan pemahaman tentang pengampunan lewat kata Ibrani kuno timshel, yang berarti "engkau boleh." Cal kemudian harus memilih antara kebaikan dan kejahatan.
Ulasan buku East of Eden versi kami
Tanggapan setelah buku ini terbit cukup beragam. Meski tak banyak orang menjadikan East of Eden sebagai favorit, kisah ini punya semua unsur buku yang asyik didiskusikan. Berikut kutipan ulasan New York Times: "Strukturnya canggung dan berlebihan, penuh drama dan sensasi murahan, meski begitu, East of Eden adalah usaha serius dan cukup sukses dalam membahas tema besar." Kritikus masa kini menganggap novel ini salah satu fondasi sastra Amerika. Kadang brutal namun hangat, buku ini sekaligus menantang dan memperkaya. Kekuatan karakter dan kedalaman ceritanya membuat membaca East of Eden akan membuat Anda memandang dunia dengan cara baru.
Baca novel klasik di Speechify Audiobooks
Kalau ingin menikmati novel klasik Amerika, cobalah Speechify. Situs ini punya koleksi audiobook luas dalam 14 bahasa yang bisa diakses lewat berbagai jenis perangkat. Jika ingin tahu lebih banyak tentang sastra besar, cek audiobook American Literature oleh Francis E. Skipp. The Best Short Stories of Mark Twain menyajikan beberapa karya pendek terbaik sastra Amerika. Coba dengarkan beragam klasik gratis sekarang.
FAQ
Apakah East of Eden sulit dibaca?
East of Eden adalah salah satu klasik sepanjang masa. Secara bahasa, novel ini jauh lebih mudah diikuti dan dinikmati daripada karya Tolstoy atau Dostoevsky. Walaupun alur dasarnya kadang terasa datar, buku ini tetap menarik. Anda butuh kesabaran karena temponya lambat. Tapi kalau bertahan, imbalannya sepadan.
Apakah East of Eden buku bagus?
East of Eden adalah buku yang luar biasa. Kisahnya mengupas hal-hal mendalam seperti cinta, uang, keluarga, pola asuh, persaingan saudara, agama, hidup, dan kehilangan. Bukan buku yang bisa dihabiskan sekali duduk, tapi wajib dibaca siapa pun.
Apa pesan utama dari East of Eden?
Inti pesan buku ini: kejahatan ada di setiap orang, tapi kita punya pilihan dan kemampuan untuk mengalahkannya. Novel ini merujuk pada kisah Alkitab tentang Kain dan Habel, dan mengulik pertanyaan seputar kehendak bebas.
Apa hal paling menarik tentang East of Eden?
Salah satu hal paling menarik tentang East of Eden adalah Steinbeck butuh 11 tahun untuk menulisnya.
Apakah ada film East of Eden?
Film tahun 1955 yang dibintangi James Dean memenangkan banyak penghargaan dan tetap menjadi klasik. East of Eden juga diadaptasi menjadi mini-seri TV pada 1981 dengan Jane Seymour, Bruce Boxleitner, dan Timothy Bottoms sebagai saudara-saudaranya yang kerap berseteru.

