Jika kamu penggemar berat anime, atau gemar video game atau manga, kemungkinan besar kamu sudah pernah menemukan “fandub”. Tapi pernahkah kamu bertanya, "Apa itu fandub?" atau bahkan, "Gimana cara bikin sendiri?" Tutorial ini dibuat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dan banyak lagi. Kami juga akan membahas bagaimana Speechify merevolusi proses fandubbing, sehingga makin mudah diakses calon fandubber di seluruh dunia.
Fandub: Sekilas
Fandub adalah versi sulih suara buatan penggemar dari audio atau video asli. Ini melibatkan penggantian audio asli dengan voiceover baru dalam bahasa, gaya, atau skrip berbeda, dibawakan pengisi suara penggemar. Fandub bisa untuk berbagai konten: anime seperti One Piece, game seperti Sonic the Hedgehog, bahkan podcast atau manga. Fandub memberi fans cara untuk terhubung lebih dalam dengan konten favorit dan berbagi versi mereka ke sesama penggemar. Dengan begitu, mereka pun bisa membagikan konten ke bahasa mereka sendiri agar bisa dinikmati orang yang tak paham Jepang atau Inggris.
Variasi fandub adalah "redub", yaitu mengganti audio asli dengan interpretasi baru tanpa mengubah bahasa. Contohnya, "real-time fandub" adalah redub improvisasi yang dilakukan sambil menonton konten aslinya, memberi sudut pandang baru yang kocak.
Dubbing Profesional vs Fandub
Dubbing profesional, seperti pada rilisan anime resmi, biasanya dibuat di studio dengan peralatan profesional. Pengisi suara dipilih lewat casting dan audisi. Mereka lalu merekam dalam ruangan kedap suara dengan alat canggih. File audio baru kemudian diselaraskan ke video oleh sound engineer, dan diberi efek serta musik latar demi pengalaman menonton maksimal.
Fandub, sebaliknya, jauh lebih sederhana. Penggemar antusias, biasanya dari rumah, memakai software terjangkau seperti Audacity untuk rekam dan edit voiceover. Software editing video seperti DaVinci atau Windows Movie Maker dipakai untuk menyelaraskan audio ke video asli. Proses fandub biasanya lewat casting mandiri atau lewat forum, teman, atau komunitas online.
Peran Speechify di Fandub
Di sinilah Speechify, pembaca suara AI canggih, berperan. Untuk pemula atau kamu yang tak punya banyak pengisi suara, Speechify bisa sangat menolong.
Speechify dapat membuat suara karakter secara real-time, menawarkan banyak opsi suara lewat AI Dubbing. Dengan banyak pilihan bahasa, Speechify bisa meniru suara manusia dengan sangat akurat sehingga hasil fandub terdengar profesional dan natural. Speechify memudahkan pengisian suara, menghemat waktu dan tenaga, serta menghilangkan kebutuhan audisi pengisi suara baru.
Fandubber juga dapat memakai Voice-Over Studio untuk membacakan skrip apa pun yang ingin mereka suarakan. Jadi, misalnya kamu menulis naskah baru yang bikin materi asli jadi lebih lucu atau punya arti baru, kamu bisa pakai fitur ini untuk membuat fandub.
Kesimpulan
Entah kamu suka anime, manga, game, atau sekadar penasaran dengan dunia pengisian suara dan film, membuat fandub bisa sangat memuaskan. Dengan software dan platform seperti Speechify, kamu siap memulai petualangan fandubbing. Pinjam istilah dunia game, "LOL" - yuk, selamat fandubbing!
FAQ
Apa yang perlu diperhatikan saat membuat fandub?
Fandub butuh perhatian ke detail, khususnya dalam menyesuaikan emosi karakter, sinkron gerak mulut dan suara, serta menghapus noise latar.
Bagaimana cara menghilangkan noise latar?
Noise latar dapat dikurangi atau dihilangkan dengan software editing audio. Pilih bagian berisik lalu gunakan fitur pengurangan noise untuk membersihkan suara yang tidak diinginkan.
Di mana fandubber bisa mengunggah hasilnya?
Banyak fandubber mengunggah karya mereka ke YouTube. Kamu bisa buat channel sendiri, atur fandub dalam playlist, dan kumpulkan subscriber.
Apa bedanya fandub dengan fansub?
Fandub mengganti audio asli dengan voiceover baru, sedangkan fansub menambah subtitle buatan penggemar ke konten asli, biasanya menerjemahkan ke bahasa lain.
Ada berapa jenis fandub?
Fandub ada banyak bentuk. Bisa terjemahan langsung, versi improvisasi seperti real-time fandub, atau interpretasi baru yang lucu/dramatis seperti versi “Abridged”.

