1. Beranda
  2. Produktivitas
  3. Berapa jumlah pelanggan Audible?
Dipublikasikan pada Produktivitas

Berapa jumlah pelanggan Audible?

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Kamu mahasiswa yang cari cara paling asyik menikmati buku dan audiobook? Pebisnis yang ingin memanfaatkan setiap waktu? Atau sekadar ingin menambah koleksi bacaan dalam hidupmu? Kalau iya, Audible bisa jadi solusi yang kamu cari. Tapi sebenarnya, berapa banyak orang yang berlangganan Audible dan apa artinya jadi pelanggan mereka? Di artikel ini, kami akan membahas kekuatan Audible di industri audiobook serta menjawab pertanyaan penting soal perkembangan pelanggannya. Siapkan dirimu, pecinta buku – yuk intip statistik pelanggan Audible!

Menurut FastCompany, Audible punya koleksi dua kali lipat lebih banyak dibanding pustaka baru Spotify, yang punya 188 juta pelanggan premium dan 450 juta pengguna aktif bulanan, menyoroti daya tarik Spotify bagi pendengar.

Apa Itu Audible

Audible adalah platform digital yang menawarkan layanan audiobook, memungkinkan pembaca dari segala tingkat kemampuan menikmati dunia literasi.

Audible merupakan aplikasi atau situs (audible.com) yang menjual buku anak, buku bestseller, audiobook, dan podcast. Ada beberapa paket dengan berbagai keuntungan. Audible Plus dan Audible Premium Plus adalah dua paket utamanya.

Biaya Audible Plus sekitar $7.95 per bulan, dan member bisa mengakses seluruh audiobook, podcast, dan konten lain dari Audible.

Keanggotaan Audible Premium Plus memberi akses ke seluruh pustaka Audible serta katalog Audible Plus.

Perlu diingat, meskipun dimiliki Amazon, Audible tidak termasuk dalam langganan Prime. Kamu harus membeli langganan Audible dan memilih paket sendiri, meski sudah punya akun Prime.

Aplikasi Audible tersedia di App Store untuk iOS, iPhone, iPad, atau Mac serta Google Play untuk Android, bahkan Kindle. Audible adalah perusahaan milik Amazon.

Bagi pecinta buku, tak ada yang lebih menyenangkan daripada tenggelam dalam cerita bagus. Tapi kadang sulit menemukan waktu untuk membaca. Di sinilah Audible membantu. Dengan layanan ini, kamu bisa mendengarkan audiobook di mana saja, jadi bisa menikmati judul favorit kapan pun.

Audible dibeli Amazon pada 19 Maret 2008 dan sejak itu terus menambah banyak fitur. Amazon Household salah satunya, yang memungkinkan berbagi akses dengan keluarga.

Dengan koleksi judul yang sangat banyak, hampir pasti kamu akan menemukan yang kamu suka. Kamu juga bisa mendengarkan dengan kecepatan sendiri, tanpa khawatir ketinggalan cerita. Jadi kalau ingin pengalaman “membaca” ke level berikutnya, coba Audible!

Kamu bisa membatalkan langganan Audible kapan saja lewat aplikasi atau website.

Jumlah Pelanggan Tahun 2021

Pada 2021, Audible memiliki lebih dari 36 juta pelanggan, menjadikannya salah satu layanan audiobook terbesar di dunia. Dengan basis pelanggan setia yang besar, Audible jelas menarik beragam pendengar dan menyediakan cara mudah untuk menikmati cerita menarik. Dari rilis terbaru, buku bestseller, hingga karya penulis baru, pustaka Audible terus berkembang. Dengan koleksi yang kaya dan layanan pelanggan yang solid, tak heran banyak orang menjadi anggota setia platform ini!

Pertumbuhan Jumlah Pelanggan Audible

Dunia makin sibuk dan orang semakin sedikit punya waktu untuk duduk membaca. Di sinilah Audible hadir. Dengan begitu banyak pilihan audiobook, pertumbuhan Audible melonjak pesat belakangan ini. Basis pelanggan Audible bahkan tembus lebih dari 3 juta di seluruh dunia, menunjukkan betapa praktis dan nyamannya platform ini. Saat di perjalanan, jogging, atau santai di rumah, Audible menawarkan cara unik untuk menikmati dan menemukan buku. Karena mengutamakan kualitas dan kepuasan pelanggan, Audible tetap jadi salah satu platform audiobook utama di pasaran.

Alasan Pertumbuhan Pelanggan Audible

Audible makin dikenal luas berkat pertumbuhan pelanggannya yang luar biasa, dan ada beberapa alasan di balik hal ini. Pertama, koleksi audiobooknya sangat banyak dan cocok untuk berbagai minat. Selain itu, Audible menawarkan pengalaman penggunaan yang praktis dan mudah. Dengan model langganan, pelanggan bisa mengakses judul baru dan klasik dengan harga terjangkau. Perusahaan pun makin dipercaya karena kualitas audio yang tinggi dan layanan pelanggannya. Semua ini membantu Audible tumbuh pesat dan menjadi pilihan utama pecinta audiobook di mana-mana.

Keuntungan & Kekurangan Langganan Audible

Bagi pencinta buku yang sibuk, langganan Audible terasa seperti mimpi — akses ke buku audio dalam genggamanmu. Kamu bisa mendengarkan saat di perjalanan, olahraga, atau mengerjakan pekerjaan rumah. Namun, seperti layanan lain, ada sisi positif dan negatif. Plusnya, pilihannya banyak, ada diskon untuk pembelian ekstra, dan materi bacaan bisa diakses lewat ponsel. Namun, biaya bulanan bisa terasa berat, dan beberapa orang mungkin merindukan sensasi membalik halaman buku fisik. Jadi, ambil atau tidaknya langganan Audible kembali lagi ke prioritas masing-masing.

Layanan Streaming Audio Lain VS Audible

Untuk layanan streaming audio, Audible sering jadi nama pertama yang disebut. Namun, ada juga layanan populer lain seperti Scribd, Google Play Books, dan Apple Books. Masing-masing punya keunggulan sendiri. Misalnya, Scribd menawarkan akses tak terbatas ke buku, audiobook, dan majalah dengan tarif bulanan flat. Google Play Books memudahkan berpindah antara membaca dan mendengarkan. Apple Books memiliki tampilan elegan dan memudahkan mencari bacaan baru. Banyaknya pilihan berarti kamu perlu menyesuaikan dengan kebutuhanmu.

Kesuksesan Audible menunjukkan layanan streaming audio makin diminati. Dengan 26 juta pelanggan dan pertumbuhan pesat, Audible makin diperhitungkan di antara para pesaingnya. Kemudahan mengakses ribuan buku dan cerita menjadi daya tarik tersendiri. Integrasi dengan Amazon juga memudahkan pembelian produk dan mendukung penulis favorit. Namun, ada juga kekurangan seperti keterbatasan perangkat dan tidak bisa mengakses media fisik. Meski begitu, Audible tetap menonjol dan terus menghadirkan inovasi. Berapa banyak pelanggan yang mampu dipertahankan masih belum pasti, tetapi dengan makin banyak orang beralih mendengarkan daripada membaca, Audible bisa jadi makin sukses ke depannya.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.