Cara mendapatkan voice over untuk onboarding perusahaan
Onboarding perusahaan sering kali jadi proses yang melelahkan. Dibutuhkan kerja tim dan keterampilan karena perlu koordinasi yang rapi serta materi berkualitas agar bisa menjangkau semua calon karyawan baru.
Ada banyak cara agar semua kandidat bisa mendapat materi pelatihan yang mereka butuhkan. Misalnya, Anda bisa memakai materi yang sudah ada, merekrut staf baru untuk mengurus semuanya, atau fokus membuat konten baru yang khusus dirancang untuk keperluan ini.
Cara paling simpel agar proses berjalan mulus adalah membuat video penjelasan dan tutorial yang membantu semua kandidat memahami poin terpenting. Anda memang bisa menyewa pengisi suara untuk voice over dan memandu penonton, tapi jauh lebih praktis menggunakan text to speech (TTS) untuk hal yang sama.
Alasan umum menggunakan voice over untuk onboarding perusahaan
Proses onboarding bisa panjang dan menantang bagi semua pihak. Memberi pelatihan dan pendampingan satu per satu pada setiap kandidat juga bisa mahal dan justru tidak efektif jika ada tugas penting lain untuk tim Anda.
Sebagai gantinya, membuat video onboarding dan e-learning digital bisa diakses siapa saja dengan lebih cepat dan hemat. Video pelatihan biasanya ringkas dan jelas, dan penonton bisa memutar ulang sesering yang mereka perlukan, sehingga lebih mudah belajar mandiri.
Anda bisa saja membuat video tanpa voice over, namun narasi akan memberi kesan pertama yang lebih baik dan membuat audiens lebih tertarik dengan brand Anda. Konten interaktif selalu lebih diminati daripada konten yang kaku.
Tentu saja, voice over bukan hanya untuk onboarding karyawan, tapi juga cocok untuk promosi dan media sosial. Membangun brand, meningkatkan awareness, dan retensi audiens semua bergantung pada kemampuan promosi di platform digital, jadi video perusahaan online itu wajib.
Cara menemukan voice over yang tepat
Lalu, bagaimana cara mendapatkan voice over profesional?
Pilihan paling jelas adalah menyewa artis voice over. Banyak situs freelance yang menawarkan jasa ini, jadi Anda bisa dengan mudah menemukan talenta dengan berbagai karakter suara yang sedang mencari proyek.
Kunjungi situs seperti Fiverr, Voices.com, dan Upwork, lalu dengarkan contoh suara yang menarik perhatian Anda. Ada yang spesialis di narasi perusahaan, baik dari pria maupun wanita, jadi pilihan Anda sangat beragam.
Jika ingin solusi lebih cepat, gunakan TTS. Alat seperti Speechify membantu Anda mengubah naskah atau materi pembelajaran menjadi audio yang siap dipakai untuk voice over.
Speechify mendukung puluhan bahasa, jadi Anda tak perlu khawatir menyesuaikan dengan kandidat internasional. Tersedia suara wanita dan pria, serta banyak opsi kustomisasi yang bisa dipakai saat post-produksi agar voice over Anda makin menonjol.
Text to speech
Menggunakan TTS untuk narasi voice over sangat mudah dan, yang terpenting, cepat. TTS sangat andal berkat algoritma machine learning yang menghasilkan suara natural setiap saat. Cukup siapkan naskah atau template, lalu AI voices pilihan Anda akan otomatis membacakannya.
Pengisi suara
Memakai pengisi suara manusia jauh lebih rumit. Selain harus mencari suara yang pas di Linkedin, Anda juga akan butuh waktu di studio. Menyelaraskan naskah dan detail sangat menantang, apalagi bila karya video Anda harus terlihat sangat profesional dan menarik untuk meyakinkan rekan bisnis atau calon klien.
Keuntungan menggunakan voice over pada onboarding
Jika Anda masih bingung memilih cara mana, berikut beberapa keunggulan masing-masing opsi untuk membantu Anda menentukan.
TTS lebih fleksibel
TTS ibarat studio mini di saku Anda. Penuh pengaturan dan fitur kustomisasi sehingga bisa dipakai sekreatif mungkin. Aplikasi ini sangat fleksibel untuk disesuaikan dengan kebutuhan siapa pun. Sementara beberapa pengisi suara memang bisa mengerjakan berbagai genre, Anda bisa saja perlu merekrut lebih banyak jika proyek berubah. Hal ini tidak terjadi pada TTS, karena bisa diatur ulang kapan saja.
TTS lebih hemat
Mengontrak pengisi suara profesional tentu mahal. Meski memakai freelancer, mereka yang portofolionya bagus pasti bertarif lebih tinggi. Jika butuh banyak jam kerja, biaya akan membengkak. Dengan TTS, problem seperti ini tidak muncul.
TTS bisa dipakai mobile
TTS bisa Anda bawa ke mana saja. Sebagian besar hadir dalam bentuk Android dan iOS , serta bisa dipakai di desktop utama, sehingga voice over dapat dikerjakan kapan pun bahkan saat bepergian. Hal ini mustahil jika memakai pengisi suara manusia.
Pengisi suara manusia terdengar alami
Walaupun TTS kini canggih, tetap saja tak akan pernah bisa seotentik manusia asli. Mungkin awalnya sulit membedakan dengan suara AI, tapi lama-lama Anda akan menangkap bedanya. Untuk suara AI paling alami, coba Speechify gratis.
Pengisi suara manusia lebih dikenal
Jika menyewa pengisi suara ternama, konten Anda langsung lebih menonjol. Ini tidak terjadi saat memakai aplikasi TTS. Untuk proyek besar, pertimbangkan memakai profesional berpengalaman.

