Cara mengatasi gangguan pemrosesan auditori
Gangguan pemrosesan auditori (APD) adalah disabilitas belajar, atau gangguan pada pemrosesan pendengaran. Orang dengan APD kesulitan membedakan perbedaan kecil dalam kata. Ini bisa berujung pada masalah fokus, lupa instruksi, dan kesulitan memahami. Penderita APD juga lebih sulit menikmati musik.
Sayangnya, belum ada “obat” universal untuk APD, tapi kualitas hidup penderitanya bisa jauh membaik dengan terapi. Latihan dan terapi auditori sebaiknya fleksibel. Audiolog & terapis wicara adalah ahli utama dalam menangani gejala APD.
Berikut rangkuman info penting seputar APD, termasuk cara terbaik mengatasinya.
Apa itu gangguan pemrosesan auditori?
Nama lengkap APD adalah Central Auditory Processing Disorder atau CAPD. Namun, lebih sering disebut sebagai gangguan pemrosesan auditori saja. Penting dicatat, APD bukan masalah kehilangan pendengaran atau gangguan bahasa seperti disleksia.
Selain itu, APD juga tidak berkaitan dengan Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD), meski anak dengan APD sering salah diagnosa. Lalu, apa bedanya orang dengan APD dan pendengaran normal?
Orang dengan APD sulit memahami dan memproses suara dan bahasa. Mereka mungkin tak dapat membedakan bunyi kecil dalam kata. Misalnya, kata “cat” dan “hat” terdengar sama.
Biasanya, APD muncul saat anak-anak, tapi juga bisa terjadi di usia dewasa. Penyebab pastinya belum jelas, tapi ada beberapa teori. Faktor pada anak termasuk lahir prematur, penyakit seperti meningitis, atau infeksi telinga kronis.
Untuk dewasa, APD biasanya muncul setelah cedera kepala berat atau penyakit seperti multiple sclerosis (MS). Perlu diingat, APD juga bisa diturunkan dalam keluarga & punya faktor genetik.
Apa saja gejala gangguan pemrosesan auditori?
Menurut American Speech-Language-Hearing Association, anak dengan APD bisa menunjukkan banyak gejala. Mereka kesulitan mengikuti instruksi, membedakan bunyi mirip, dan sering minta pengulangan atau penjelasan.
Gejala APD juga bisa berupa masalah mengeja, membaca, dan menangkap info dari pelajaran di kelas. Karena ini, anak kadang dicurigai mengalami autisme. Tes pendengaran menyeluruh adalah langkah awal yang penting.
Cara terbaik mengatasi gangguan pemrosesan auditori
Walau APD tak selalu diklasifikasikan sebagai disabilitas belajar, penanganan tepat sangat penting untuk kemampuan berbahasa. Selain audiolog & terapis wicara, dokter, psikolog, & guru juga perlu terlibat.
Tujuannya membantu anak APD meningkatkan memori auditori, biasanya dengan latihan urutan dan instruksi. Tapi ada banyak cara lain untuk membantu penderita APD.
Akustik ruang kelas lebih baik
Menyesuaikan akustik ruangan sangat penting dalam terapi APD. Guru dan orang tua harus memperhatikan jumlah suara latar dan gema di ruangan.
Misalnya, menambah karpet atau tirai. Posisi meja tidak harus berbaris, bisa disebar supaya lebih kondusif. Lampu dan alat yang bising juga mengganggu.
Membaca nyaring
Membaca nyaring sangat bermanfaat bagi penderita APD. Alat bantu seperti teks ke suara sangat membantu proses belajar dan pelatihan auditori.
Jelas & sabar
Penting mengucapkan kata dengan jelas saat mendampingi APD. Guru & orang tua harus bicara tegas pada anak APD dan mengecek apakah mereka paham. Tentu harus sabar. Mereka perlu waktu lebih untuk memahami suara dan kata.
Minimalkan distraksi
Di rumah dan sekolah, gangguan sebaiknya dikurangi. Matikan TV atau musik, bila perlu gunakan headphone peredam bising. Anak dan dewasa APD juga perlu didorong untuk bercerita tentang kesulitan yang mereka alami. Profesional bisa membantu mereka lebih fokus.
Atur pengalaman mendengarkan dengan Speechify
Karena APD adalah gangguan pemrosesan bahasa, membaca nyaring sangat disarankan. Guru bisa membacakan pada anak APD dan membantu mereka membedakan suara mirip. Teks ke suara memberi manfaat serupa dengan cara yang lebih praktis.
Speechify adalah salah satu aplikasi teks ke suara terbaik dan sangat membantu APD. Pengguna dapat mengatur kecepatan membaca, tinggi nada suara, dan lainnya.
Speechify menyediakan lebih dari 30 suara pria dan wanita alami, jadi pengguna bisa memilih suara yang paling membantu proses auditori. Coba Speechify gratis dan rasakan manfaatnya untuk APD.
FAQ
Apakah gangguan pemrosesan bisa disembuhkan?
Belum, APD belum ada obatnya. Penanganan harus terstruktur. Dengan bantuan ahli audiologi, terapi bicara, dan alat bantu seperti teks ke suara, penderita bisa memperkuat jalur pendengaran & keterampilan auditori.
Apa beda antara APD dan disleksia?
Disleksia adalah gangguan belajar berbasis bahasa, sedangkan APD memengaruhi sistem saraf pendengaran. Penderita APD tidak bermasalah dengan pendengaran fisik, tapi sulit memproses suara. Sekitar 70% penderita disleksia juga punya APD.
Apa yang harus saya lakukan jika mengalami APD?
Penderita APD sebaiknya lebih banyak mengandalkan alat visual untuk belajar, seperti kartu flash, gambar, dan video. Membaca nyaring juga sangat membantu, dengan alat seperti Speechify yang bisa memaksimalkan hasilnya.
Bagaimana cara meningkatkan kemampuan auditori saya?
Langkah awal: hindari lingkungan bising, terutama saat belajar atau bekerja. APD butuh rutinitas & struktur, serta latihan mendengarkan. Penting juga konsultasi dengan audiolog atau terapis bicara.

