Dubbing—praktik mengganti dialog asli film dengan bahasa baru—sangat umum di industri film. Baik film Hollywood, film asing seperti dari Prancis, atau serial Korea seperti Squid Game, versi dubbing sering dijumpai. Yuk, kita bahas cara mengenali film yang didubbing, alasan pembuat film mendubbing, dan dampaknya.
Bagaimana Cara Mengetahui Film Didubbing?
Tanda paling jelas film didubbing adalah gerakan bibir aktor tidak sesuai dengan kata yang terdengar. Kalau suara tidak sinkron dengan mulut, besar kemungkinan filmnya didubbing. Ini paling kelihatan di film live-action, tapi bisa lebih susah dikenali pada animasi seperti buatan Disney.
Film atau acara TV yang didubbing sering mencantumkan pengisi suara terpisah dari aktor asli di bagian kredit. Mereka menggantikan suara asli dengan suara baru.
Di banyak layanan streaming seperti Netflix dan Amazon, versi dubbing biasanya ditandai jelas. Biasanya ada pilihan dub bahasa Inggris atau bahasa lain, plus subtitle bahasa Inggris.
Apa Maksud Film Didubbing?
Film “didubbing” berarti dialog asli diganti dengan bahasa baru oleh pengisi suara lain. Ini biasanya dilakukan setelah proses syuting, dan umum dipakai untuk film asing, anime, dan serial non-Inggris supaya bisa dinikmati lebih banyak orang.
Apakah Semua Film Didubbing?
Tidak semua film didubbing. Ini tergantung pertimbangan distributor tentang selera penonton, potensi pendapatan, dan apakah dubbing akan menambah pengalaman menonton. Umumnya, film blockbuster, film asing populer, dan anime lebih sering didubbing.
Apakah Dubbing Film Itu Ilegal?
Mendubbing film tanpa izin pemegang hak cipta adalah ilegal. Hanya pihak resmi seperti rumah produksi atau distributor berlisensi yang boleh mendubbing film secara sah.
Bahasa Dubbing yang Paling Umum?
Bahasa Inggris paling sering dipakai untuk dubbing karena digunakan luas di seluruh dunia. Bahasa lain yang juga sering didubbing adalah Spanyol, Prancis, dan Jerman.
Bagaimana Pendapat Orang tentang Film Didubbing?
Pendapat soal film didubbing beragam. Ada yang suka karena bisa fokus menonton tanpa harus baca subtitle. Tapi banyak juga yang merasa performa asli aktor hilang, sehingga lebih memilih subtitle atau audio asli.
Perbedaan Film Didubbing dan Bersubtitle?
Film didubbing mengganti dialog asli dengan bahasa baru, sedangkan film bersubtitle hanya menampilkan terjemahan di layar dan suara asli tetap. Subtitle sering dipilih supaya suara dan akting tetap orisinal.
Kenapa Film Didubbing?
Dubbing dilakukan agar film bisa diakses penonton yang tidak paham bahasa aslinya, baik film asing, serial seperti "Heist", maupun dokumenter.
Contoh Film Didubbing
"Dark", serial Jerman di Netflix, punya versi English dub yang populer. "Squid Game" dari Korea juga fenomenal dengan banyak versi dubbing bahasa. Film animasi Studio Ghibli juga sering didubbing, terutama versi Inggrisnya.
8 Software/Apps Dubbing Terpopuler
- Speechify AI Dubbing: Speechify AI Dubbing terbaik untuk dubbing video baru/eksisting. Cukup upload atau bagikan URL YouTube. Pilih bahasa, klik Dub, beres. Speechify bisa deteksi bahasa asli otomatis tanpa perlu diisi manual.
- Adobe Audition: Software editing audio profesional, cocok untuk dubbing dan bikin efek suara berkualitas.
- Audacity: Editor audio gratis, open-source, multi-track, cocok buat tugas dubbing.
- Voice Changer Software Diamond: Memudahkan pengisi suara ganti karakter lewat modifikasi suara.
- RybananAlE: Alat online populer yang mudah dipakai buat dubbing.
- Aegisub: Gratis, open-source, untuk bikin dan kelola subtitle, sangat membantu proses dubbing.
- iMovie: Software Apple ramah pemula, ada fitur rekam suara yang cocok buat dubbing.
- VEGAS Pro: Software editing bertenaga, unggul untuk editing audio dubbing.
- Logic Pro X: Software profesional Apple dengan fitur lengkap untuk dubbing & editing audio.
Singkatnya, memahami dunia dubbing film bisa bikin pengalaman nontonmu makin kaya. Baik anime, film Hollywood, atau serial asing, mengapresiasi dubbing bisa membuka wawasan budaya dan cerita baru.

