1. Beranda
  2. Studio Video
  3. Cara Membuat Video Newsletter
Dipublikasikan pada Studio Video

Cara Membuat Video Newsletter

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

#1 Generator Voice Over AI.
Buat rekaman suara seperti manusia
secara real time.

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Apa itu Video Newsletter?

Video newsletter adalah format inovatif dalam email marketing di mana konten video menggantikan teks. Ini adalah strategi marketing untuk menarik perhatian, mengedukasi, dan mengarahkan audiens lewat video. Dengan booming-nya YouTube, TikTok, dan LinkedIn, penggunaan video dalam newsletter kini makin populer.

Keuntungan Video Newsletter

Video newsletter punya beberapa keunggulan dibanding newsletter biasa. Pertama, dapat menaikkan tingkat terbuka email dan CTR. Studi menunjukkan kata 'video' pada judul email bisa menaikkan open rate hingga 19%. Email dengan video punya CTR 65% lebih tinggi dari email biasa.

Kedua, video newsletter memungkinkan bisnis menampilkan produk/jasa dengan cara lebih menarik dan interaktif. Baik berupa tutorial, studi kasus, atau update terbaru, video bisa menyampaikan lebih banyak info secara singkat dan engaging.

Ketiga, video newsletter bisa meningkatkan konversi secara signifikan. CTA dalam bentuk video cenderung lebih efektif daripada teks, dan testimoni video pelanggan dapat membangun kepercayaan lebih kuat.

Contoh Penggunaan Video Newsletter

Video newsletter bisa dipakai untuk berbagai kebutuhan, tergantung strategi marketing Anda. Berikut beberapa contohnya:

  • Update Perusahaan: Bagikan info terbaru tentang perusahaan, seperti peluncuran produk baru atau event mendatang.
  • Tutorial: Buat video tutorial untuk mengedukasi audiens tentang produk/jasa Anda.
  • Webinar: Undang audiens ke webinar mendatang atau bagikan cuplikan dari sesi sebelumnya.
  • Testimoni: Tampilkan testimoni video pelanggan untuk membangun kepercayaan dan kredibilitas.

Bagaimana Cara Membuat Video Newsletter?

Membuat video newsletter terdiri dari beberapa langkah:

  1. Pilih Konten Video: Tentukan jenis video yang paling pas untuk audiens Anda — bisa berupa tutorial, update perusahaan, testimoni pelanggan, atau video lain yang sesuai dengan brand Anda.
  2. Buat Video Anda: Anda dapat pakai berbagai program video, seperti Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro, atau alat sederhana seperti iMovie (untuk pengguna iOS).
  3. Tambah Teks & Musik: Gunakan Adobe After Effects atau Canva untuk menambah teks. Tambahkan musik dengan GarageBand atau Audacity.
  4. Unggah Video Anda: Unggah video ke YouTube atau Vimeo. Lalu, buat thumbnail & link video untuk newsletter Anda.
  5. Desain Newsletter Video: Gunakan template email newsletter. MailChimp, Constant Contact, dan GetResponse menawarkan banyak template menarik.
  6. Embed Video: Sebagian besar email client seperti Gmail tidak mendukung video embed. Gunakan thumbnail atau GIF yang dapat diklik dan mengarah ke video Anda.
  7. Tambahkan CTA: Sertakan ajakan bertindak yang jelas. Bisa berupa permintaan subscribe, link ke produk, atau undangan webinar.
  8. Tes & Kirim: Selalu tes newsletter video Anda sebelum dikirim agar semuanya berjalan mulus.

Apakah Video Newsletter Meningkatkan CTR?

Ya, video newsletter umumnya punya tingkat klik lebih tinggi daripada newsletter tanpa video. Karena video lebih menarik dan mudah dicerna, pembaca jadi lebih terdorong untuk mengklik link video.

FAQ

Bagaimana cara memasukkan video ke newsletter?

Sebagian besar email client tidak mendukung video embed. Anda bisa menambahkan thumbnail atau GIF yang ditautkan ke video. Saat diklik, penonton akan diarahkan ke landing page atau platform seperti YouTube untuk menonton versi lengkap.

Berapa lama durasi ideal video newsletter?

Tidak ada aturan baku soal durasi video newsletter. Tergantung jenis konten dan audiens Anda. Namun, umumnya video marketing berdurasi 2–5 menit. Kuncinya, buat padat dan informatif tanpa membuat penonton bosan.

Program terbaik untuk membuat newsletter?

Ada banyak program bagus untuk membuat newsletter, seperti MailChimp, Constant Contact, dan GetResponse. Semuanya menyediakan template yang mudah disesuaikan, sehingga Anda bisa cepat membuat newsletter yang terlihat profesional. Pilih sesuai kebutuhan, budget, dan kenyamanan Anda.

Program paling mudah untuk membuat newsletter?

Untuk pemula, MailChimp sering dianggap paling mudah karena antarmuka yang user-friendly dan banyak pilihan template. Ada versi gratis juga, cocok untuk bisnis kecil atau individu yang baru mulai email marketing.

Program video apa yang bagus digunakan?

Untuk editing video profesional, Adobe Premiere Pro dan Final Cut Pro sangat mumpuni. Untuk editing ringan, iMovie (pengguna iOS) dan Filmora mudah dipelajari dan digunakan.

Tips membuat newsletter?

Beberapa tips penting: pahami audiens Anda, tentukan tujuan yang jelas, buat konten relevan & menarik, gunakan judul yang menggugah, dan selalu sertakan CTA yang tegas. Lakukan tes & analisis hasil untuk menyempurnakan strategi ke depannya.

Program terbaik untuk menambahkan teks di video?

Adobe After Effects sangat bagus untuk menambah teks & efek visual di video. Pilihan yang lebih simpel: Canva dan Kapwing, yang memungkinkan Anda menambah dan mengatur teks di video dengan mudah.

Bagaimana cara menambah musik ke video?

Anda bisa menambah musik ke video dengan berbagai software. Tools seperti Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro & iMovie memudahkan impor dan edit lagu. Pastikan Anda punya hak pakai musik agar tidak bermasalah dengan hak cipta.

Membuat video newsletter yang menarik bisa jadi game changer untuk strategi marketing Anda. Gabungkan kekuatan video dengan personalisasi email—dijamin engagement, konversi, & popularitas merek Anda terdongkrak. Mulailah coba video newsletter hari ini dan rasakan dampaknya pada bisnis Anda.

Hasilkan voice over, dubbing, dan cloning dengan 1.000+ suara dalam 100+ bahasa

Coba gratis
studio banner faces

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.