1. Beranda
  2. Buku
  3. Panduan lengkap membaca buku My Hero Academia secara berurutan
Dipublikasikan pada Buku

Panduan lengkap membaca buku My Hero Academia secara berurutan

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Seri manga My Hero Academia oleh Kohei Horikoshi telah mendunia. Kepopulerannya melampaui Jepang, tempat manga ini terbit di Weekly Shōnen Jump dengan judul Boku no Hīrō Akademia. Seri ini sukses besar dan melahirkan franchise multimedia, termasuk anime, musik, novel grafis, hingga video game.

Di sini, kami akan mengulas daftar lengkap buku My Hero Academia dan merangkum singkat isi setiap judul, agar Anda bisa memilih mana yang ingin dibaca atau masuk daftar keinginan.

My Hero Academia daftar baca urut kronologis

Saat ini ada 36 buku My Hero Academia yang diterbitkan Viz Media di AS, dan volume ke-37 segera menyusul. Berikut urutan ceritanya.

My Hero Academia, Vol. 1: Izuku Midoriya

Bayangkan lahir tanpa kekuatan super di dunia di mana kekuatan ini sudah biasa. Sayangnya, Izuku Midoriya tidak bisa sekadar membayangkan.

Namun, pahlawan terbesar Jepang, All Might, melihat potensi Midoriya dan mewariskan Quirk kepadanya. Midoriya pun bisa masuk U.A. High School, sekolah bergengsi bagi calon pahlawan, dan mulai mengejar impiannya.

My Hero Academia, Vol. 2: Rage, You Damned Nerd

Pelatihan tempur di U.A. High School akhirnya dimulai. Midoriya gugup tapi juga bersemangat. Ia memilih nama hero "Deku".

My Hero Academia, Vol. 3: All Might

Kelompok musuh berusaha membunuh All Might, tetapi Midoriya tidak akan tinggal diam.

My Hero Academia, Vol. 4: The Boy Born With Everything

Midoriya juara rintangan, tapi ia belum yakin mampu menghadapi pertarungan kavaleri berikutnya.

My Hero Academia, Vol. 5: Shoto Todoroki

Midoriya bertarung melawan teman-temannya di festival olahraga.

My Hero Academia, Vol. 6: Struggling

Murid Kelas 1-A, termasuk Midoriya, mulai magang dengan para Pro Hero.

My Hero Academia, Vol. 7: Katsuki Bakugo

Midoriya mengetahui sosok penjahat misterius All For One yang bisa mengambil dan memberikan Quirk.

My Hero Academia, Vol. 8: Yaoyorozu Rising

Midoriya khawatir soal lawan praktiknya. Ia harus menghadapi All Might seorang diri.

My Hero Academia, Vol. 9: My Hero

Siswa tahun pertama diserang kelompok musuh saat pelatihan di perkemahan.

My Hero Academia, Vol. 10: All For One

Katsuki Bakugo diculik musuh. Seluruh kelas terluka dan sekolah dihujani protes karena kejadian ini.

My Hero Academia, Vol. 11: End of the Beginning, Beginning of the End

Seorang pahlawan tewas dibunuh penjahat bertopeng. All Might datang, tapi itulah yang diincar para villain.

My Hero Academia, Vol. 12: The Test

Ujian Provisional Hero License segera dimulai. Midoriya tak sabar memamerkan kemampuan spesialnya.

My Hero Academia, Vol. 13: A Talk About Your Quirk

Ujian Provisional Hero License berlangsung. Midoriya dan teman-temannya di tahap kedua ketika para penjahat datang mengacau.

My Hero Academia, Vol. 14: Overhaul

Liburan musim panas usai, semester baru pun tiba. Para siswa bersiap menghadapi aktivitas ekstrakurikuler misterius.

My Hero Academia, Vol. 15: Fighting Fate

Midoriya dan mentornya berhadapan langsung dengan musuh baru nan kejam, Chisaki Kai alias Overhaul.

My Hero Academia, Vol. 16: Red Riot

Chisaki berniat menyebar obat penghancur Quirk. Para pahlawan membentuk tim untuk menggagalkannya.

My Hero Academia, Vol. 17: Lemillion

Penyerbuan markas geng Chisaki memanas. Pertempuran makin sengit.

My Hero Academia, Vol. 18: Bright Future

Deku menghadapi Overhaul yang melepaskan kekuatan mengerikan. Deku memaksimalkan quirk-nya 100% demi menang.

My Hero Academia, Vol. 19: School Festival

Untuk menghapus trauma, Midoriya dan teman-teman menyiapkan School Festival yang akan datang.

My Hero Academia, Vol. 20: School Festival Start!!

Tak semua orang datang ke School Festival untuk bersenang-senang.

My Hero Academia, Vol. 21: Why He Gets Back Up

Villain mulai mengacau kota lagi. Namun, Midoriya percaya Pro Hero Endeavor bisa membalikkan keadaan.

My Hero Academia, Vol. 22: That Which Is Inherited

Kelas 1-A dan 1-B saling berhadapan dalam battle empat lawan empat.

My Hero Academia, Vol. 23: Our Brawl

Musuh baru, Meta Liberation Army, muncul. Midoriya bertemu salah satu pemilik Quirk sebelumnya.

My Hero Academia, Vol. 24: All It Takes Is One Bad Day

Meta Liberation Army merencanakan serangan besar-besaran ke League of Villains.

My Hero Academia, Vol. 25: Tomura Shigaraki

Saat perang antar faksi villain berkecamuk, terungkap alasan Tomura Shigaraki menjadi pemimpin League of Villains.

My Hero Academia, Vol. 26The High, Deep Blue Sky

Serangan besar para villain semakin dekat. Para pahlawan harus bersiap sekuat mungkin.

My Hero Academia, Vol. 27: One's Justice

Pecah perang total antara pahlawan dan villain Front Pembebasan Paranormal.

My Hero Academia, Vol. 28: The Thrill of Destruction

Perang melawan Front Pembebasan Paranormal berlanjut. Sambil mengevakuasi kota, Midoriya sadar sudah waktunya turun bertempur.

My Hero Academia, Vol. 29: Katsuki Bakugo Rising

Tomura Shigaraki bangkit dan melepaskan kekuatan dahsyat. Para hero yang tersisa melawannya sementara siswa U.A. menghadapi villain lain.

My Hero Academia, Vol. 30: Dabi's Dance

Midoriya menghadapi Tomura yang ingin mencuri Quirk utama darinya. Para pemilik Quirk sebelumnya ikut turun tangan.

My Hero Academia, Vol. 31: Izuku Midoriya and Toshinori Yag

Para pahlawan berusaha bangkit dari kekalahan di Kota Jaku. Midoriya mulai memahami hakikat sebenarnya All For One.

My Hero Academia, Vol. 32: Your Turn

Saat masyarakat di ambang kehancuran, Midoriya meninggalkan sekolah dan teman-teman demi menyelamatkan siapa pun yang ia bisa. Para villain bayaran mengejarnya, termasuk sosok yang tak asing.

My Hero Academia, Vol. 33: Class A to One For All

Krisis di Jepang berdampak ke seluruh dunia. Pahlawan luar negeri mempertimbangkan ikut turun tangan. Teman-teman Midoriya bertekad membantu dan tak akan membiarkan ia bertarung sendirian.

My Hero Academia, Vol. 34: United States of America

PBB ragu mengirim pahlawan ke Jepang. Namun Star and Stripe, pahlawan terbesar AS, langsung bergerak menghadapi ancaman.

My Hero Academia, Vol. 35: Battle Flame

Perang pamungkas antara para pahlawan dan villain berlanjut saat dua kekuatan super bersiap bentrok habis-habisan.

My Hero Academia, Vol. 36: Two Flashfires

Para pahlawan dihajar habis-habisan di perang terakhir ini. Ada yang kehilangan anggota tubuh, ada pula yang kehilangan nyawa.

Karakter-karakter penting di dunia My Hero Academia

Semesta My Hero Academia dipenuhi karakter unik dan mudah diingat. Tokoh utamanya adalah Izuku Midoriya, bocah tanpa Quirk (kekuatan super). Midoriya bermimpi jadi pahlawan dan berjuang keras demi bisa masuk U.A. High School. Karakter penting lain antara lain All Might, pahlawan no. 1 di dunia, Katsuki Bakugo, saingan Midoriya, dan Shoto Todoroki, siswa dengan quirk es dan api.

Selain tokoh utama, banyak karakter pendukung menarik di semesta ini. Contohnya, Ochaco Uraraka, siswi ceria dengan kemampuan membuat benda melayang. Lalu ada Tenya Iida, siswa disiplin dengan kecepatan super.

Semesta My Hero Academia bukan hanya soal para siswa dan pahlawan. Ada juga beragam villain berbahaya. Salah satunya Tomura Shigaraki, pemimpin League of Villains yang bisa menghancurkan apa pun dengan kelima jarinya. Ia menjadi ancaman besar bagi para pahlawan.

Dampak My Hero Academia di budaya populer

Sejak debutnya, My Hero Academia memberi dampak besar di budaya populer. Seri ini memicu banyak cosplay di Anime Expo, melahirkan produk dagangan laris mulai dari pakaian sampai action figure. Popularitasnya juga mendatangkan kolaborasi dengan merek besar seperti Adidas dan McDonald's. My Hero Academia juga berpengaruh pada industri anime secara luas.

Salah satu alasan kesuksesan My Hero Academia adalah karakternya yang beragam dan bisa dirasakan banyak orang. Setiap karakter punya latar dan bakat unik, sehingga penonton mudah menemukan tokoh yang relate dengan mereka. Fanbase-nya pun sangat loyal dan penuh semangat.

Seri ini juga mengangkat tema penting seperti diskriminasi, bullying, dan tanggung jawab atas kekuatan. Kemampuannya menyentuh isu-isu ini sambil tetap menghibur mendapat banyak pujian. Inilah yang membuat My Hero Academia jadi fenomena budaya yang berdampak positif bagi penontonnya.

Mengenal Kohei Horikoshi dan awal mula menulis manga

Kohei Horikoshi lahir 20 November 1986 di Prefektur Aichi, Jepang. Ia mulai jadi mangaka sejak muda, menerbitkan cerita pendek di majalah Akamaru Jump. Terobosannya datang lewat one-shot "Oumagadoki Zoo" di Jump NEXT!. Kesuksesan itu membuka jalan bagi serialisasi My Hero Academia di Weekly Shonen Jump. Horikoshi dikenal dengan gaya gambar unik, pendalaman karakter, dan cara bertutur cerita yang khas.

Kecintaan Horikoshi pada superhero dan komik Amerika sangat memengaruhi My Hero Academia. Ia mengidolakan Spider-Man dan X-Men. Dalam wawancara, ia menyebut ingin menggabungkan sensasi komik Amerika dengan kedalaman cerita manga Jepang.

Selain jadi mangaka, Horikoshi adalah gamer sejati. Ia menyukai game Dragon Quest dan Final Fantasy. Bahkan, ia kadang menyelipkan referensi game favoritnya ke dalam My Hero Academia.

Jelajahi genre superhero & fantasi bersama Speechify

Jika ingin menjelajahi genre superhero dan fantasi lebih jauh, coba Speechify.

Speechify adalah layanan audiobook populer yang menawarkan banyak judul mirip My Hero Academia dan rutin menambah katalog baru.

Speechify bisa diakses di berbagai platform utama, jadi Anda bisa mendengarkan bestseller di mana saja.

Unduh Speechify Audiobooks sekarang, pilih judul superhero premium, dan nikmati pertarungan abadi kebaikan vs kejahatan dengan gaya. Daftar hari ini & dapatkan audiobook pertama Anda gratis.

FAQ

Apakah My Hero Academia cocok untuk anak 11 tahun?

My Hero Academia ditujukan untuk remaja. Anak 11 tahun mungkin kurang cocok karena ada beberapa adegan yang cukup keras.

Apa buku My Hero Academia selanjutnya?

My Hero Academia Vol. 37: Those Who Defend, Those Who Violate adalah buku berikutnya. Rilis pada Februari 2023 dan sudah bisa dipesan lebih dulu.

Apa sekuel dari My Hero Academia?

My Hero Academia: No. 0 All Might: Rising adalah prekuel My Hero Academia. Spin-off populer lainnya: My Hero Academia: Vigilantes dan My Hero Academia: Team-Up Missions.

Apakah My Hero Academia anime?

Ada anime My Hero Academia yang diadaptasi dari seri manganya.

Di mana saya bisa membeli buku My Hero Academia?

Anda bisa membeli set kotak My Hero Academia di Amazon.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.