1. Beranda
  2. Buku Berurutan
  3. Urutan Membaca Buku Tana French
Dipublikasikan pada Buku Berurutan

Urutan Membaca Buku Tana French

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Menjelajahi dunia novel Tana French yang atmosferik dan rumit adalah pengalaman luar biasa, apalagi kalau dibaca berurutan. Karya French terkenal dengan nuansa psikologis mendalam dan pengembangan karakter kompleks, terdiri dari novel standalone dan seri Dublin Murder Squad yang saling terhubung. Membaca sesuai urutan membuat cerita lebih mudah diikuti dan membantumu mengenal karakter serta tema yang terus berkembang. Artikel ini akan membimbingmu membaca novel Tana French dalam urutan terbaik, supaya perjalananmu ke dunia kriminal dan misteri yang ia ciptakan begitu apik terasa lancar dan seru.

Panduan Awal Membaca Karya Tana French

Tana French adalah penulis Irlandia-Amerika yang telah menghasilkan berbagai cerita dan drama. Lahir pada 1973, ia tinggal di Dublin, Irlandia. Karier kepenulisannya dimulai pada 2007 lewat novel debutnya, In the Woods. Novel ini memenangkan banyak penghargaan (termasuk Edgar, Macavity, Anthony, dan Barry Awards), sehingga French dijuluki First Lady of Irish Crime. Fokus utamanya adalah fiksi kriminal. Ia lulusan Trinity College dan pernah belajar akting. Berkat pengalamannya di film dan teater, Tana French melahirkan cerita luar biasa yang langsung mendapat pengakuan dunia. Namun cerita tahun 2007 itu baru permulaan. Tana French sering disebut bersama Gillian Flynn, tetapi ia punya gaya khas sendiri.

Urutan Membaca Buku Tana French

Hal pertama yang perlu kamu tahu, Tana French menulis seri Dublin Murder Squad, dan paling enak dibaca berdasarkan urutan terbit. Untuk novel standalone, kamu bebas baca kapan saja karena ceritanya tidak terhubung dengan yang lain.

Urutan Terbit Seri Dublin Murder Squad

Novel debut Tana French juga merupakan bagian pertama dari Dublin Murder Squad. Seri ini terdiri atas enam cerita, yaitu:

  • In the Woods (2007): Novel debut mendebarkan ini memperkenalkan Detektif Rob Ryan dan rekannya Cassie Maddox, yang menyelidiki kasus pembunuhan gadis dua belas tahun di pinggiran Dublin. Kasus ini mirip dengan tragedi di masa kecil Ryan, yang ditemukan di hutan tempat dua sahabatnya hilang dan tak pernah ditemukan lagi. Penyelidikan membuat masa lalu dan masa kini Ryan saling bertabrakan hingga mengancam kewarasannya.
  • The Likeness (2008): Dalam lanjutan ini, Cassie Maddox kembali turun tangan ketika seorang perempuan dengan wajah sangat mirip dengannya ditemukan tewas. Dengan identitas palsu bekas nama samaran Cassie, ia menyamar di lingkaran pertemanan korban untuk membongkar siapa pembunuhnya.
  • Faithful Place (2010): Mantan polisi Frank Mackey harus pulang ke Faithful Place, kampung masa kecilnya di Dublin, setelah koper mantan kekasihnya Rosie Daly—yang hilang 22 tahun lalu—ditemukan. Penemuan mayat menguak rahasia keluarga yang harus dihadapi Frank demi mengungkap kematian Rosie.
  • Broken Harbour (2012): Di kawasan Broken Harbour, Detektif Mick "Scorcher" Kennedy menyelidiki serangan keji terhadap keluarga Spain. Kasus yang awalnya tampak sederhana berubah rumit oleh kenangan kelam Kennedy soal Broken Harbour dan petunjuk aneh yang mengarah ke motif tersembunyi.
  • The Secret Place (2014): Kisah ini kembali ke sekolah asrama elit putri di Dublin, tempat seorang siswa laki-laki ditemukan tewas. Kasus dibuka lagi ketika Detektif Stephen Moran mendapat kartu bertuliskan "I know who killed him" dari seorang siswi. Bersama Detektif Antoinette Conway, mereka menguliti rahasia para remaja untuk menemukan pelaku.
  • The Trespasser (2016): Detektif Antoinette Conway dan Stephen Moran menangani kasus pembunuhan yang kelihatannya biasa dan terkait kisah cinta. Namun, semakin dalam mereka menggali, keduanya mulai curiga ada rekan sendiri yang berusaha menutup-nutupi kebenaran. Conway harus berjuang mengungkap pembunuh sejati sekaligus menguji kepercayaannya pada semua orang, termasuk partnernya.

Urutan Terbit Novel Standalone

Tana French menulis dua novel standalone yang juga wajib masuk daftar bacaan kalau kamu ingin mengenal karyanya lebih jauh.

  • The Witch Elm (2018): French keluar dari seri Dublin Murder Squad melalui novel standalone ini, berfokus pada Toby yang hidupnya berantakan setelah diserang secara brutal. Saat memulihkan diri di rumah keluarga, Toby terseret misteri ketika tengkorak ditemukan di sebuah pohon. Penyelidikan membuatnya meragukan hubungan, masa lalu, dan ingatannya sendiri—membuka rahasia kelam dalam hidupnya.
  • The Searcher (2020): Kisah ini memperkenalkan Cal Hooper, polisi pensiunan Chicago yang pindah ke desa sepi di Irlandia mencari ketenangan. Namun rencananya buyar setelah Trey, anak lokal, meminta bantuan untuk mencari kakaknya yang hilang. Cal pun terseret ke dalam misteri dan rahasia komunitas kecil itu, sekaligus diuji prinsipnya.

Kamu bisa membaca dua cerita ini dalam urutan apa saja karena tidak terkait seri utama.

Audiobook Dublin Murder Squad

Kalau ingin menikmati seri Dublin Murder Squad dengan cara berbeda, kamu bisa mencoba audiobook. Audiobook ideal untuk pembelajar auditori, disleksia, gangguan baca, gangguan penglihatan, dan lain-lain. Lebih mudah diakses sekaligus menyenangkan. Kamu bisa mendengarkan sambil beraktivitas tanpa harus duduk membaca buku fisik. Cocok untuk multitasking, dan kamu bisa menamatkan seri ini lebih cepat.

Speechify

Speechify adalah salah satu platform audiobook paling populer dan serbaguna. Kamu bisa menemukan banyak genre dan ratusan penulis terkenal. Platform ini menawarkan koleksi lengkap yang terus bertambah setiap hari. Aplikasinya simpel, fleksibel, dan kualitas audionya luar biasa. Ingin pengalaman baru mendengarkan audiobook? Speechify Audiobooks jawabannya. Daftar dan dengarkan cerita pertamamu secara gratis.

FAQ

Bisakah membaca Tana French tidak berurutan?

Bisa saja membaca buku Tana French tidak berurutan, terutama untuk novel standalone. Bahkan di seri Dublin Murder Squad pun, kamu tetap bisa membaca secara terpisah. Setiap bukunya berfokus pada detektif dan kasus berbeda.

Buku Tana French mana yang terbaik?

Banyak penggemar berpendapat In the Woods adalah cerita terbaiknya. Ini juga buku pertama yang ia terbitkan dan sangat memukau. Novel ini sekaligus pembuka seri Dublin Murder Squad, dan kamu bisa lanjut membaca serinya jika suka In the Woods.

Urutan membaca buku Tana French?

Cara paling aman adalah membaca urut sesuai waktu terbit. Mulai dari In the Woods lalu lanjutkan serinya. Setiap cerita fokus ke anggota kepolisian dan umumnya bisa dinikmati sebagai cerita lepas. Kamu juga bisa cek ulasan di Amazon atau Goodreads lalu pilih judul yang paling menarik.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.