1. Beranda
  2. Aksesibilitas
  3. Bagaimana text to speech membantu tunanetra: Panduan lengkap
Dipublikasikan pada Aksesibilitas

Bagaimana text to speech membantu tunanetra: Panduan lengkap

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Bagaimana text to speech membantu tunanetra: Panduan lengkap

Tunanetra menghadapi banyak tantangan setiap hari. Bantuan visual tradisional seperti Braille atau kaca pembesar bagi penyandang disabilitas penglihatan memang bermanfaat, tapi terbatas. Kini, dengan kemajuan teknologi, banyak alat lain seperti text to speech (TTS) yang menawarkan solusi modern untuk mengakses konten digital. Artikel ini mengulas TTS untuk orang dengan penglihatan rendah, mulai dari dasar hingga rekomendasi alat terbaik yang bisa Anda coba.

Apa itu text to speech?

Text to speech (TTS) adalah jenis teknologi bantu yang membacakan teks menjadi suara. Mungkin Anda pernah dengar teknologi “baca keras” sebelumnya — “text to speech” adalah istilah resminya. TTS membaca kata dari komputer—kadang dari teks cetak—dan mengubahnya jadi audio. Sebagian besar software modern dengan fitur TTS sangat mudah dipakai. Hampir semua perangkat dengan Android, Apple (iOS, Mac), Windows, Linux, dan sistem operasi lain mendukung teknologi ini. Teknologi bantu ini memakai kecerdasan buatan (AI) dan deep learning untuk hasil maksimal. Voicenya dihasilkan komputer dan sudah sangat mirip suara manusia, baik pelafalan maupun intonasi. Aplikasi canggih memakai optical character recognition (OCR) untuk membaca teks dari sumber cetak seperti koran, rambu jalan, label produk, dll. Text to speech bermanfaat untuk:

  • Orang dengan kesulitan membaca (disleksia, ADHD, dyspraxia, dysgraphia)
  • Orang dengan gangguan bicara (stroke, cedera otak, Parkinson)
  • Orang dengan gangguan penglihatan (buta, rabun, kabur, retinopati diabetik)

Bagaimana text to speech membantu tunanetra?

Fitur aksesibilitas modern seperti text to speech memungkinkan tunanetra dan orang dengan penglihatan rendah lebih mandiri. Yang tidak bisa membaca layar tetap dapat mengakses konten lewat suara. Bahkan orang tanpa masalah penglihatan, tapi sering lelah mata, juga bisa merasakan manfaat text to speech (TTS).

Software text to speech terbaik untuk tunanetra

Aplikasi pembaca layar dan text to speech berikut membantu mempermudah aktivitas harian orang dengan penglihatan rendah.

BRLTTY

Software pembaca layar ini menyediakan tampilan Braille untuk pengguna Linux atau Unix dalam mode teks. Pengguna bisa meninjau layar penuh sambil perangkat mengoperasikan display Braille. Aplikasi ini juga dilengkapi fitur suara.

JAWS

JAWS adalah pembaca layar Windows dengan output Braille dan suara untuk berbagai aplikasi. Tersedia integrasi dengan Firefox, Microsoft Office, dan software lain. Reader-nya punya dua penganalisis suara multibahasa: Vocalizer Expressive dan Eloquence. Pengguna dapat memberi perintah lewat gestur dan layar sentuh. App ini kompatibel dengan MAGic (software pembesar) dan OpenBook (aplikasi pembaca dan pemindai populer). Versi Standar kompatibel dengan aplikasi terpopuler (Office, Firefox, dll.) dan juga memiliki dua synthesizer multibahasa. Versi Profesional lisensinya permanen, sementara Standar perlu diperpanjang setelah masa berlaku habis. Profesional juga mendapat fitur tambahan untuk remote desktop.

COBRA

COBRA adalah pembaca layar untuk pengguna dengan penglihatan rendah, menawarkan akses informasi yang mudah. Bisa mengubah informasi di komputer ke Braille dan suara, atau memperbesar tampilan layar. Terdapat tiga versi:

  • COBRA Zoom dengan cetak besar & suara
  • COBRA Braille dengan suara untuk 70 display Braille
  • COBRA Pro dengan semua fitur lengkap

Speakup

Speakup adalah pembaca layar Linux yang memudahkan pengguna mengakses aplikasi dan OS GNU. Pengguna menerima feedback suara sehingga navigasi layar jadi lebih mudah. Ada fitur review layar standar seperti “Baca baris”, “Baca kata”, dan lain-lain.

Speechify

Speechify adalah pembaca text to speech yang mengubah semua teks (cetak & digital) menjadi audio dengan suara alami. Speechify memakai OCR, deep learning, dan kecerdasan buatan untuk menghadirkan fitur text to speech canggih bagi tunanetra. Aplikasi ini memungkinkan Anda “membaca” web, dokumen Word, file PDF, HTML, media sosial, dan semua teks di layar hanya dengan sekali klik. Semua kontrol ada di tangan pengguna, aplikasi bisa dipakai di semua perangkat (iPad, komputer, Android, dll.), serta bisa berjalan offline. Speechify dapat membuat rekaman mirip podcast dari halaman web penting atau teks apa saja. Tersedia pintasan keyboard untuk akses cepat. Saat membaca, ada fitur highlight kontras tinggi agar konten lebih mudah diikuti.

Speechify – Alat TTS bermanfaat untuk tunanetra

Speechify sangat berguna untuk penglihatan rendah dan kesulitan membaca lain seperti disleksia atau ADHD. Sebagai orang dengan penglihatan terbatas, Anda bisa menyelesaikan tugas harian tanpa perlu bantuan orang lain untuk membaca instruksi, artikel, atau teks lainnya. Speechify akan membacakan semua teks yang Anda masukkan, baik lewat smartphone layar sentuh maupun komputer. Nikmati konten web beserta fitur canggih yang tidak ada di Siri atau asisten virtual lain. Coba Speechify gratis atau rekomendasikan ke sahabat yang tunanetra.

FAQ

Bagaimana membuat teks lebih mudah dibaca untuk tunanetra?

Text to speech sangat efektif untuk membuat teks lebih mudah diakses tunanetra. Perangkat genggam & wearable juga bisa membantu.

Apa beda text to speech dan voice recognition?

Text to speech mengubah teks jadi suara, sedangkan voice recognition melakukan kebalikannya: mengenali suara lalu mengubahnya jadi teks. Sering dipakai untuk transkripsi audio.

Apa itu screen reader?

Screen reader adalah alat teknologi bantu untuk tunanetra yang membacakan data digital seperti teks, gambar, atau konten web lewat suara.

Apa saja alat bagus untuk tunanetra?

Speechify, JAWS, BRLTTY, dan Speakup adalah alat yang sangat membantu tunanetra sehingga mereka bisa lebih mandiri.

Apa itu Global Accessibility Reporting Initiative?

Global Accessibility Reporting Initiative (GARI) adalah database online untuk hp, tablet, dan aplikasi aksesibel yang membantu konsumen menemukan fitur aksesibilitas di perangkat mobile.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.