10 Audiobook Terbaik Mary Higgins Clark
Dikenal sebagai “Ratu Suspense,” Mary Higgins Clark adalah salah satu penulis misteri paling populer di zaman kita. Ia menulis 51 buku sepanjang hidupnya, semuanya jadi best-seller di AS, dan beberapa juga laris di berbagai negara.
Kalau kamu penggemar novel suspense, audiobook Mary Higgins Clark wajib banget didengerin. Yuk, intip beberapa yang paling seru.
10 Audiobook Mary Higgins Clark yang wajib kamu baca hari ini
Mary Higgins Clark menulis banyak buku, kadang bareng Alafair Burke dan putrinya, Carol Higgins Clark, penulis seri Alvirah and Willy yang populer. Banyak bukunya diterbitkan oleh Simon & Schuster lalu diubah ke dalam format audiobook, termasuk beberapa judul New York Times best-seller.
Kalau kamu baru mau mulai dengan audiobook-nya, berikut beberapa judul rekomendasi:
1. Where Are The Children?
Novel debut Clark yang rilis tahun 1975 ini bercerita tentang Nancy Harmon, wanita yang mengganti identitas dan pindah ke California setelah bercerai dan kehilangan dua anaknya secara misterius.
Setelah Harmon menikah lagi dan punya dua anak, tragedi kembali terjadi saat ia sadar anak-anaknya hilang di halaman belakang rumah.
2. You Don’t Own Me
Buku ini adalah bagian dari seri Under Suspicion yang laris. Ceritanya berpusat pada Laurie Moran, produser TV yang menyelidiki kasus-kasus dingin yang belum terpecahkan.
Ia berusaha mengungkap kematian Dr. Martin Bell, dokter terhormat dan tokoh masyarakat. Selama penyelidikan, Moran sadar hidup Martin yang tampak sempurna rupanya cuma kedok.
3. Every Breath You Take
Di novel ini, Moran menyelidiki kematian misterius Virginia Wakeling, donatur kaya sekaligus anggota dewan Metropolitan Museum of Art.
Awalnya yang dicurigai adalah Ivan Grey, pelatih pribadi Wakeling. Tapi Moran segera tahu Wakeling ternyata punya banyak musuh.
4. Moonlight Becomes You
Saat Maggie Holloway, fotografer mode sukses, pergi ke Newport, R.I. untuk mengunjungi ibu tirinya, ia malah menemukannya sudah tewas di rumah.
Holloway mengetahui seluruh warisan jatuh padanya, tapi harta dan nyawanya sekarang ikut terancam. Kematian ibu tirinya bukan satu-satunya, dan pola kejahatan mulai mengarah padanya.
5. Piece of My Heart
Menjelang pernikahan, Laurie Moran, produser TV dan tokoh utama di beberapa novel Clark, bersama tunangannya, Alex, berlibur ke pantai. Tapi kebahagiaan mereka runtuh saat keponakan Alex, Johnny, tiba-tiba hilang.
Pencarian tak membuahkan hasil, pertanyaan justru makin banyak. Yang paling penting—Johnny masih hidup atau sudah tenggelam?
6. The Sleeping Beauty Killer
Setelah Hunter Raleigh III ditemukan tewas dibunuh, tunangannya, Casey Carter, dipenjara 15 tahun. Ia selalu mengaku tak bersalah, tapi setelah bebas tetap jadi bulan-bulanan publik.
Kasus ini menarik perhatian Moran, sang produser TV, yang berusaha membuktikan Casey tak bersalah. Tapi ternyata tidak semudah yang ia bayangkan.
7. Kiss the Girls and Make Them Cry
Saat beberapa pegawai wanita melaporkan pelecehan di kantor televisi REL, pengacara kaya sekaligus penasihat REL, Michael Carter, berjanji pada CEO akan menjaga kasus itu tetap jauh dari sorotan media.
Salah satu pegawai kemudian meninggal dalam kondisi mencurigakan. Jurnalis investigasi Gina Kane pun memburu kebenaran di balik “kecelakaan” tersebut.
8. I’ve Got You Under My Skin
Buku pertama seri Under Suspicion ini memperkenalkan tokoh Laurie Moran, lima tahun setelah suaminya wafat secara tragis.
Novel ini juga menceritakan awal karier Moran sebagai produser TV yang berusaha mengungkap pembunuhan Betsy Powell, sambil bergulat dengan traumanya sendiri.
9. The Cinderella Murder
Kematian misterius mahasiswi UCLA, Susan Dempsey, menimbulkan banyak tanda tanya. Siapa lagi kalau bukan Laurie Moran yang bisa mencoba mengungkapnya?
Moran bekerja sama dengan rekan TV-nya, Alex Buckley, dan seorang pengacara ternama demi menuntaskan kasus besar ini sekaligus mendongkrak acaranya.
10. Two Little Girls in Blue
Setelah Kelly dan Kathy, si kembar berusia tiga tahun, diculik, orang tua mereka membayar tebusan delapan juta dolar. Namun, hanya Kelly yang ditemukan di dalam mobil, bersama surat bunuh diri sopir yang mengaku tak sengaja membunuh Kathy.
Di pemakaman, Kathy “memberi tahu” ibunya kalau Kelly ketakutan dan ingin pulang. Percaya akan telepati di antara anak-anaknya, sang ibu pun memulai pencarian besar-besaran.
Rekomendasi lain
Pasti ada judul di atas yang bikin kamu penasaran. Kalau masih mau eksplor lebih banyak buku Mary Higgins Clark, jangan lewatkan yang berikut ini:
- My Gal Sunday
- All By Myself
- Nighttime Is My Time
- Remember Me
- As Time Goes By
- Daddy’s Gone A-Hunting
- You Belong to Me
- I’ve Got My Eyes On You
- The Lost Years
- A Stranger Is Watching
- Silent Night
- Pretend You Don’t See Her
- On the Street Where You Live
- No Place Like Home
- I’ll Walk Alone
- Shadow of Your Smile
- The Lottery Winner
- I Heard that Song Before
- We’ll Meet Again
- Let Me Call You Sweetheart
- The Second Time Around
- The Melody Lingers On
- I’ll Be Seeing You
- The Devil Wears a Beauty Mask and Other Short Stories
- Murder in Manhattan
- All Through the Night
- Where Are You Now
Tentang Speechify
- Lebih dari 30 suara premium dan lebih dari 20 bahasa
- Mendukung iOS, Android, macOS, Windows, Safari, dan Google Chrome
- Versi gratis dan versi premium tersedia
- Fitur highlight dan catatan
Penasaran sama Speechify? Kamu bisa langsung cobain gratis.
FAQ
Mulai dari mana untuk membaca Mary Higgins Clark?
Kamu bisa mulai dari seri lengkap Under Suspicion karya penulis ini.
Level bacaan Mary Higgins Clark di tingkat berapa?
Novel-novelnya memiliki skor ATOS 5.5, kira-kira setara dengan bacaan anak kelas 5 SD.
Apa buku terlaris Mary Higgins Clark?
Buku terlaris penulis ini adalah Piece of My Heart.
Urutan buku Mary Higgins Clark?
Buku pertamanya adalah Where Are the Children, dan yang terakhir adalah Piece of My Heart.
Mary Higgins Clark menulis sendiri bukunya?
Ya, meski ia juga sering berkolaborasi dengan putrinya, Carol Higgins Clark, dan Alafair Burke.
Mary Higgins Clark menulis genre apa?
Mary Higgins Clark menulis novel thriller suspense.

