Di era digital ini, layanan media makin memegang peran penting. Zoo Digital Group PLC dari Inggris dikenal luas di seluruh dunia berkat solusi berkualitas tinggi untuk penyiar dan studio Hollywood. Panduan ini mengulas Zoo Digital secara mendalam, mulai dari kepemilikan, layanan, hingga info penting lain yang perlu Anda tahu.
Tentang Zoo Digital
Didirikan tahun 2001 oleh Stuart Green, Zoo Digital adalah pelopor layanan seperti lokalisasi, dubbing, dan subtitel untuk layanan streaming global. Perusahaan ini telah berkembang ke berbagai lokasi, termasuk Los Angeles, Australia, dan wilayah lain.
Zoo Digital menawarkan gaji kompetitif dengan insentif menarik bagi karyawan tetap, bergantung pada jabatan dan kontribusi. Rincian gaji bersifat rahasia, tetapi menurut ulasan yang beredar, staf umumnya puas dengan kompensasi yang mereka terima.
Zoo Digital dimiliki sekelompok investor ritel dan CEO-nya adalah Stuart Green. Jumlah karyawan terus bertambah, dengan lebih dari seratus orang yang menopang operasi global. Meski bernama "Zoo", perusahaan ini sama sekali tidak memelihara binatang. Nama tersebut melambangkan dinamika dan keragaman ekosistem digital mereka.
Website resmi Zoo Digital adalah www.zoodigital.com yang menyediakan berbagai sumber seperti webinar, podcast, dan FAQ untuk membantu memahami layanan serta proses pengambilan keputusan mereka.
Zoo Digital Vs. Let's Build A Zoo
Zoo Digital merupakan perusahaan media digital, sedangkan Let's Build A Zoo adalah game anak-anak tentang membangun dan mengelola kebun binatang. Pemain bisa membiakkan hewan, membangun kandang, dan berperan sebagai penjaga kebun binatang. Namanya mirip, tapi kedua produk ini benar-benar berbeda, baik dari segi pasar maupun fungsinya.
Zoo Digital sudah beroperasi sejak tahun 2001, artinya telah berjalan lebih dari dua dekade hingga 2023.
Soal jumlah hewan, ini salah paham yang sering terjadi. Meski namanya Zoo Digital, perusahaan ini bukan kebun binatang sungguhan, melainkan penyedia layanan media digital seperti lokalisasi, dubbing, dan subtitel untuk penyiar dunia dan Hollywood. Jadi, sama sekali tidak ada hewan di dalamnya.
Berdasarkan data terakhir hingga September 2021, Zoo Digital mempekerjakan lebih dari 150 orang. Namun jumlah karyawan kemungkinan bertambah pada 2023 karena ekspansi berkelanjutan. Data terbaru bisa dicek langsung di situs resmi atau LinkedIn perusahaan.
8 Software & Aplikasi Unggulan dari Zoo Digital
- ZOOdubs: Platform cloud inovatif untuk dubbing, memungkinkan artis sulih suara rekaman dari mana saja dan sutradara meninjau dari mana pun di dunia.
- ZOOsubs: Alat subtitel dan caption andal untuk lokalisasi konten dalam 100+ bahasa.
- ZOOcloud: Memberikan akses aman ke semua aset lokal, sehingga pengelolaan konten digital jadi lebih efisien.
- ZOOscreen: Alat canggih untuk memeriksa kualitas semua aset yang telah dilokalkan.
- ZOOscript: Software berbasis AI untuk lokalisasi skrip, mempercepat alur kerja dan menekan biaya.
- ZOOstudio: Membuat lokalisasi lebih mulus dengan otomasi dan integrasi tingkat lanjut.
- ZOOconsole: Portal pelanggan yang praktis, untuk pemesanan, pemantauan, dan pengiriman semua proyek lokalisasi Anda.
- ZOOMmunity: Platform komunitas yang mempertemukan freelancer subtitler, penerjemah, dan artis dubbing agar bisa berkolaborasi dan belajar bersama.
Zoo Digital jelas menjadi game changer di industri layanan media digital. Komitmen pada keberlanjutan, langkah nyata mengurangi emisi produksi media, dan layanan berkualitas tinggi membuat Zoo Digital jadi panutan. Perusahaan ini juga aktif berkontribusi secara lokal dan melayani beragam klien. panduan lengkap Zoo Digital menampilkan perusahaan inovatif dan dinamis yang membentuk masa depan lokalisasi media global.

