Perbedaan antara menggunakan audio pembaca Google dan Google Read Along
Google menawarkan banyak alat dan layanan digital untuk meningkatkan pengalaman online, dengan berbagai pilihan untuk kebutuhan pengguna yang berbeda. Salah satu fitur populernya adalah layanan text to speech (TTS), terutama untuk pengguna tunanetra, disleksia, atau kesulitan belajar lainnya. Dua layanan utama Google terkait audio pembaca adalah opsi audio pembaca Google dan Google Read Along.
Mari kupas tuntas opsi text to speech Google serta bandingannya dengan Google Read Along, dan temukan juga beberapa alternatif text to speech terbaik yang dapat membacakan situs web dan lainnya untuk Anda.
Opsi text to speech Google
Google memiliki dua opsi utama text to speech—sering juga disebut sebagai software audio pembaca Google, pembaca teks Google, aplikasi Google pembaca teks, atau aplikasi Google audio pembaca. Dua opsi ini adalah Google Cloud Text to Speech dan Chrome Vox.
Berikut yang perlu Anda ketahui tentang keduanya.
Google Cloud Text to Speech
Menggunakan teknologi WaveNet canggih milik Google, Google Cloud Text to Speech API menyajikan solusi TTS berkualitas tinggi. Fitur ini mengubah teks menjadi suara natural dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Spanyol, dan Portugis, sehingga sangat populer di kalangan pengembang.
Fitur utama:
- WaveNet: Suara realistis dan berkualitas tinggi.
- Beragam suara: Pilih suara pria atau wanita sesuai kebutuhan.
- Dukung banyak bahasa: Dari Inggris hingga Spanyol dan Portugis.
- Kustomisasi: Atur kecepatan baca, nada, dan lainnya.
- Aplikasi: Bisa diintegrasikan dengan berbagai aplikasi Google, memudahkan akses text to speech.
Chrome Vox
Chrome Vox adalah pembaca layar untuk Google Chrome, memberikan antarmuka khusus bagi pengguna tunanetra. Dibuat sebagai plugin (atau ekstensi Chrome), tersedia di Chrome Web Store untuk browser Chrome dan perangkat Chromebook.
Fitur utama:
- Aksesibilitas: Dirancang bagi pengguna tunanetra.
- Integrasi: Langsung terintegrasi di browser Chrome.
- Navigasi: Perintah ALT dan toolbar memudahkan penjelajahan.
- Kontrol suara: Atur kecepatan baca dan jenis suara.
Google Read Along
Tersedia di Google Play untuk perangkat Android, Google Read Along membantu anak-anak dan dewasa meningkatkan kemampuan membaca. Dengan fitur pembaca teks Google, aplikasi ini membacakan konten untuk membantu pengucapan dan pemahaman. Fitur unggulan lainnya adalah teknologi OCR (Optical Character Recognition) yang dapat membaca teks dari screenshot.
Fitur utama:
- Bahasa: Selain Inggris, mendukung bahasa Spanyol dan Portugis.
- Interaktif: Ada umpan balik dan hadiah saat membaca.
- OCR: Bisa membaca dari screenshot, cocok untuk materi cetak.
- Mode gelap: Nyaman untuk membaca malam hari.
Text to speech Google vs. Google Read Along
Sekilas, opsi text to speech Google dan Google Read Along tampak serupa, sama-sama menawarkan fungsionalitas membacakan teks. Namun, jika dipelajari lebih jauh, keduanya punya tujuan yang berbeda. Google Cloud Text to Speech dan Chrome Vox ditujukan bagi pengembang, untuk memberi akses API TTS yang canggih. Layanan ini dapat mengubah berbagai jenis konten—dari halaman web, Google Docs, file PDF, bahkan format EPUB—menjadi file audio jernih. Teknologi ini membantu pengembang meningkatkan aksesibilitas di berbagai platform sehingga konten bisa menjangkau lebih banyak orang.
Sementara itu, Google Read Along lebih bersifat edukatif. Tujuan utamanya adalah sebagai asisten belajar. Bukan sekadar membacakan konten, aplikasi ini dirancang untuk membantu meningkatkan kemampuan membaca penggunanya. Alat ini sangat berguna bagi anak-anak yang sedang belajar membaca dan orang dewasa dengan gangguan belajar. Fitur interaktif di Google Read Along memberikan umpan balik, membantu pemahaman bahasa, konteks, dan membangun rasa percaya diri saat membaca.
Pilihan text to speech Google terbaik kembali pada kebutuhan Anda.
Alternatif text to speech untuk audio pembaca Google dan Google Read Aloud
Di era digital, banyak alat yang memudahkan akses membaca. Baik plugin Chrome, add-on Firefox, atau aplikasi Android, semuanya tersedia. Dengan teknologi seperti OCR, mode gelap hingga kecepatan membaca yang bisa diatur, pengalaman membaca dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan pengguna. Cukup pilih alat yang tepat agar teks lebih mudah didengar.
Ada juga beberapa alat TTS lain yang menawarkan layanan serupa, dengan fitur unik sesuai kebutuhan pengguna:
Read Aloud
Sebagai proyek open-source, Read Aloud transparan dan mudah disesuaikan, terus berkembang berkat kontribusi pengguna. Tersedia terutama sebagai ekstensi Chrome, terintegrasi dengan browser untuk membacakan konten web dengan sekali klik. Untuk pengguna Firefox, Read Aloud juga tersedia sebagai add-on. Kelebihannya adalah kemampuannya membacakan teks yang dipilih di halaman web, sehingga pengguna bisa mengontrol apa yang ingin didengar.
Microsoft Azure Text to Speech
Microsoft Azure Text to Speech adalah layanan cloud Azure dengan kemampuan text to speech lanjutan. Dengan teknologi neural network, layanan ini mengubah teks menjadi suara natural. Mendukung banyak bahasa, variasi suara, dan bisa mengatur output suara seperti nada, kecepatan bicara, dan intonasi. Mudah diintegrasikan ke berbagai aplikasi, mendukung aksesibilitas dan pengalaman pengguna.
Amazon Polly
Amazon Polly adalah layanan text to speech dari Amazon Web Services (AWS). Menggunakan deep learning untuk mengubah teks jadi suara nyata. Mendukung banyak bahasa dan berbagai pilihan suara. Selain konversi teks ke suara, pengguna dapat mengatur nada, kecepatan, dan penekanan. Polly juga bisa diintegrasikan ke aplikasi, produk, atau layanan untuk meningkatkan interaksi dan aksesibilitas.
Speechify
Menggabungkan kemudahan membaca dan mendengarkan, Speechify hadir sebagai solusi TTS lengkap dan alternatif terbaik Google text to speech. Dirancang bagi pengguna modern, tersedia di berbagai platform—iOS dan Android—untuk mengubah teks jadi audio kapan saja. Speechify khusus dibuat bagi mereka dengan disleksia, tunanetra, ADHD, serta kesulitan membaca lain—tapi siapa saja bisa menikmati fiturnya. Dengarkan suara Speechify yang alami dalam lebih dari 130 pilihan suara dan 30+ bahasa serta aksen, baik suara pria maupun wanita. Ada juga ekstensi Google Chrome untuk pengalaman menjelajah yang lebih baik.
Jelajahi Google dengan bantuan Speechify
Jika opsi text to speech Google dirasa kurang nyaman, kurang aksesibel, atau suara kurang enak didengar, Anda bisa beralih ke Speechify. Tak heran aplikasi ini sangat populer saat ini. Selain keunggulan yang telah dibagikan, masih banyak manfaat lain dari Speechify.
Ekstensi Google Chrome Speechify akan membacakan halaman web dengan suara natural yang dapat dikustomisasi, dan Anda juga bisa mendengarkan email, media sosial, hingga berbagai file dokumen. Termasuk Word, Google Docs, Google Sheets, Google Slides, PDF, EPUB, dan lainnya. Dengan OCR, Speechify bahkan bisa membacakan teks dari foto.
Anda juga bisa menyinkronkan akun di banyak perangkat. Jadi, baik Windows, Mac, Linux, Android, iOS, atau kombinasi di antaranya, Speechify tetap bisa digunakan dengan lancar.

