Apa saja tanda-tanda disleksia pada anak usia 5 tahun?
Tak ada orang tua yang ingin khawatir soal kemungkinan anaknya mengalami kesulitan belajar. Namun, gangguan belajar seperti disleksia memengaruhi sekitar satu dari lima anak. Karena itu, orang tua perlu waspada. Anda bisa mulai melihat gejala disleksia dan kesulitan membaca sejak anak belajar kata-kata sederhana.
Ejaan buruk dan tulisan tangan berantakan adalah tanda awal disleksia. Namun, masalah ini juga bisa terkait hal lain. Karena itu, tes disleksia sangat penting. Jika orang tua mencurigai anaknya mengalami disleksia, simak pembahasan gejala dan solusinya di artikel ini.
Apa itu disleksia?
Deskripsi pertama tentang disleksia tercatat pada akhir abad ke-19. Seorang dokter di Inggris menulis tentang seorang anak yang imajinatif, hebat bermain, tetapi sulit belajar membaca. Saat itulah orang mulai menyadari bahwa anak cerdas pun bisa punya gangguan belajar.
Orang dengan disleksia kesulitan mencocokkan huruf yang mereka lihat dengan bunyi huruf serta kombinasinya. Penting membedakan disleksia dengan dispraxia yang merupakan gangguan keterampilan motorik.
Anak dan dewasa dengan dispraksia tidak mengalami masalah memproses bahasa, tapi kesulitan dengan gerakan dan koordinasi. Disleksia juga berbeda dari attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), meski bisa terjadi bersamaan.
Tanda peringatan disleksia pada anak usia lima tahun
Riwayat keluarga sangat berperan dalam memahami dan menangani disleksia. Jika salah satu orang tua punya disleksia, kemungkinan hampir 50% anaknya akan mengalaminya juga. Namun, semua orang tua sebaiknya tetap memperhatikan tanda-tanda disleksia pada anak usia lima tahun.
Sulit belajar huruf dan bunyi
Setiap anak belajar dengan kecepatan berbeda. Tapi, jika anak sangat lama mengaitkan huruf dengan bunyinya, itu bisa jadi tanda awal disleksia. Anak SD yang masih menebak-nebak kata, bukan membaca, mungkin juga mengalaminya.
Masalah membaca
Banyak anak awalnya memang kesulitan membaca. Namun, anak dengan disleksia sering mengalami masalah seperti melompati kata atau bahkan satu baris penuh teks. Jika anak kesulitan membaca, ia juga bisa tampak kurang percaya diri dan cenderung menghindari kegiatan membaca.
Sulit mengeja
Membalik dan menghilangkan huruf adalah tanda umum disleksia. Ejaan memang rumit dan butuh waktu, tapi pemakaian huruf vokal yang salah serta pencampuran bunyi sering muncul pada gangguan belajar ini.
Sulit menyalin tulisan
Anak disleksia umumnya menulis lebih lambat dan banyak salah. Mereka juga sering kesulitan menyalin tulisan yang ada di depannya. Selain itu, tulisan mereka biasanya sulit dibaca.
Bermasalah dengan rima
Kebanyakan anak suka permainan rima sesuai usianya. Namun, anak dengan disleksia biasanya sangat kesulitan memahami rima. Mereka bahkan bisa kesulitan mengingat rima sederhana seperti “Kucing duduk dengan topi.”
Tips menghadapi tanda-tanda umum disleksia
Anak umur lima tahun baru mulai belajar dasar literasi dan butuh orang dewasa yang sabar dan memahami kondisinya. Ada beberapa strategi yang bisa membantu anak dengan disleksia.
Bacakan buku untuk anak
Membacakan buku sangat bermanfaat bagi perkembangan anak. Jika bisa, bacalah untuk mereka setiap hari. Pilih juga buku decodable yang sesuai usia anak.
Rayakan keberhasilan
Kita semua butuh dukungan dan pengakuan. Orang tua dan guru dapat membawa perubahan besar dengan merayakan setiap pencapaian, sekecil apa pun.
Kerja sama dengan guru tentang rencana belajar
Anak dengan disleksia butuh semua dukungan yang ada. Mereka bisa berkembang maksimal jika orang tua dan guru bekerja sama. Kerja sama ini membantu anak merasa didukung sehingga ke depannya berani menyuarakan kebutuhannya sendiri.
Baca bersama dengan perlahan
Murid disleksia sering malu karena membaca lebih lambat daripada teman. Karena itu, fokus jangan pada kecepatan, tapi pada ketepatan. Orang tua dapat menjelaskan bahwa tidak apa-apa membaca lebih pelan dan bisa menyesuaikan tempo dengan kemampuan anak.
Gunakan text to speech untuk belajar bunyi huruf dan kata
Karena orang tua tidak selalu bisa membacakan untuk anaknya, aplikasi text to speech (TTS) sangat membantu sebagai alat bantu. Aplikasi text to speech terbaik punya kecepatan baca yang bisa diatur sehingga sangat membantu penyandang disleksia.
Speechify - Aplikasi text to speech serbaguna
Aplikasi text to speech dapat memberi anak disleksia kemandirian yang sangat penting. Platform TTS seperti Speechify membantu anak yang kesulitan membaca karena bisa membacakan teks digital dengan suara keras. Pengguna juga dapat memilih puluhan suara alami dan fitur highlight visual agar belajar lebih mudah tanpa cemas berlebihan.
Dengan Speechify, Anda bisa mengatur kecepatan membaca, membuat bookmark, dan mengunggah file. Tampilan Speechify ramah pengguna di berbagai platform termasuk Chrome , iOS, dan Android. Coba Speechify gratis hari ini dan rasakan sendiri peningkatan kemampuan bahasa.
FAQ
Apa saja tanda bahaya disleksia?
Tanda bahaya disleksia berbeda-beda tergantung usia anak, meski kadang orang baru menyadarinya setelah dewasa. Tanda yang umum pada anak: sulit mengenali rima, menulis nama, melompati huruf alfabet, serta kurangnya kesadaran fonologis.
Bagaimana cara memeriksa anak untuk disleksia?
Jika Anda curiga anak disleksia, evaluasi menyeluruh adalah langkah terbaik. Psikolog pendidikan, terapis wicara, dan guru pendidikan khusus biasanya yang melakukan pemeriksaan. Mereka mungkin akan mengetes dekode, pemahaman bacaan, serta kesadaran fonologis dan fonemik.
Bagaimana tahu jika anak disleksia ringan?
Disleksia bisa ringan atau berat, seperti gangguan belajar lain. Disleksia ringan biasanya tampak sebagai masalah ejaan yang tidak konsisten. Juga, jika anak kadang sulit mengingat rima anak-anak atau kata baru, bisa saja itu disleksia ringan.
Apa yang bisa saya lakukan jika anak saya disleksia?
Sebagai langkah awal, bicarakan dengan guru atau terapis pendidikan anak dan minta saran. Tes disleksia berbeda untuk anak pra TK, SD, maupun SMA.
Cara terbaik membantu anak disleksia?
Anak disleksia butuh banyak dukungan untuk mengatasi kesulitan membaca. Orang tua dan guru sebaiknya sering membacakan buku, merayakan setiap kemajuan, dan terus mengingatkan kelebihan lain yang dimiliki anak.
Apa itu International Dyslexia Association?
International Dyslexia Association (IDA) adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada penyelesaian masalah seputar disleksia. Anggotanya terdiri dari para ahli, orang tua, dan guru. Kantor pusat IDA berada di Baltimore, MD.

