1. Beranda
  2. Produktivitas
  3. Mengapa Amazon membeli Audible?
Dipublikasikan pada Produktivitas

Mengapa Amazon membeli Audible?

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Baru memasuki dekade keduanya, Amazon telah menjelma menjadi raksasa e-commerce di era digital dan terus berkembang. Pada tahun 2008, Amazon mengakuisisi Audible, layanan streaming audiobook yang didirikan beberapa tahun sebelumnya oleh Donald Katz. Langkah ini memperluas jajaran produk Amazon dan membuka jalan ke ranah konten digital—tapi mengapa mereka begitu serius menggarap pasar ini? Di artikel ini, kita akan mengulas alasan di balik akuisisi Audible oleh Amazon serta dampaknya terhadap produk untuk pelajar, pebisnis, pembaca, dan pencinta buku.

Gambaran umum merger Amazon dan Audible

Merger antara Amazon dan Audible telah menggemparkan industri e-commerce dan hiburan. Dengan jangkauan luas Amazon dan perpustakaan audiobook Audible yang kaya, penggabungan ini menghadirkan pengalaman mendengarkan yang mulus bagi pengguna yang gemar multitasking sambil menikmati buku favorit. Langkah strategis ini diprediksi akan meningkatkan pangsa pasar Amazon di industri audiobook yang terus tumbuh. Saat semakin banyak orang memilih audiobook sebagai sumber hiburan dan informasi yang praktis, merger ini membuka peluang lebih besar bagi kedua perusahaan untuk menguasai pasar.

Jadi, mengapa Amazon melakukan akuisisi ini?

Akuisisi terbaru Amazon atas studio Hollywood MGM membuat banyak orang bertanya-tanya apa alasan di balik langkah ini. Salah satu faktor utamanya adalah keinginan Amazon memperkuat layanan streaming videonya agar bisa bersaing dengan Netflix dan Disney+. Dengan mengakuisisi MGM, Amazon kini mendapatkan akses ke audiobook Audible, podcast, dan katalog konten raksasa, termasuk film dan serial populer seperti James Bond, Rocky, dan The Handmaid's Tale. Selain itu, Amazon dapat memanfaatkan nama besar MGM untuk menarik lebih banyak penonton ke platform Prime Video. Akuisisi ini jelas merupakan langkah strategis bagi Amazon dan menjadi penanda masa depan yang kian kompetitif di industri streaming.

Ini menjadi tambahan yang pas bagi portofolio Amazon, mengingat mereka juga punya Kindle dan kini dengan satu akun Amazon, pengguna bisa mengakses keanggotaan Prime, Audible, hingga Kindle.

Paket Berlangganan Audible

Audible Plus

Biaya berlangganan Audible Plus sekitar $7.95 per bulan dan Anda bisa mengakses seluruh audiobook Audible, judul baru, podcast, Audible original, audiobook gratis, dan banyak lagi.

Fitur paket:

  1. Biaya: $7.95/bln
  2. Uji coba 30 hari gratis
  3. Audible original
  4. Audiobook
  5. Sleep tracks
  6. Program meditasi
  7. Podcast

Audible Premium Plus Plan

Keanggotaan Audible Premium Plus juga memberi akses ke seluruh pustaka Audible dan katalog Audible Plus, termasuk semua fitur di Audible Plus.

Fitur paket:

  1. Biaya: $14.95/bln
  2. Uji coba 30 hari gratis
  3. Termasuk semua di katalog Audible
  4. Anggota Audible Premium Plus mendapat 1 judul per bulan dari koleksi bestseller yang bisa disimpan selamanya.

Bagaimana akuisisi ini menguntungkan Amazon

Akuisisi terbaru Amazon diperkirakan berdampak besar pada keuntungan mereka. Dengan langkah strategis ini, Amazon memperluas jangkauan global dan memperkuat posisinya di pasar. Ini memberi Amazon peluang untuk memperkaya penawaran sekaligus menjangkau konsumen baru. Amazon dikenal berkomitmen tinggi pada kepuasan pelanggan, dan akuisisi ini ikut menegaskan hal tersebut. Dengan meningkatkan kapabilitasnya, Amazon terus menjadi tolok ukur e-commerce, baik online maupun offline. Ini adalah game-changer, dan menarik untuk melihat bagaimana Amazon memaksimalkannya demi mendorong pertumbuhan keuntungan.

Dampak bagi industri audiobook

Industri audiobook terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir, dengan makin banyak orang memilih versi audio dari buku atau biografi favorit. Namun, hadirnya teknologi baru dan perubahan pola konsumsi membuat masa depan industri ini belum sepenuhnya jelas. Salah satu faktor penentu adalah naiknya teknologi suara AI. Dengan suara AI yang kian canggih, audiobook dapat dinarasikan komputer yang terdengar mirip manusia. Ini dapat merevolusi industri dengan membuat audiobook lebih terjangkau dan mudah diakses. Namun, hal ini juga bisa menurunkan permintaan terhadap narator manusia dan mengubah cara kerja industri. Meski ada tantangan, masa depan audiobook menjanjikan perjalanan yang menarik bagi konsumen maupun pelaku industri.

Implikasi bagi perusahaan streaming lain

Dengan hadirnya Netflix, Hulu, Amazon Prime Video, dan layanan streaming lain, tentu ada implikasi bagi pemain industri lainnya. Persaingan makin ketat dan pasar makin sesak. Semakin populer dan mudah diakses layanan streaming, makin banyak pilihan di tangan konsumen. Akibatnya, ruang gerak bagi perusahaan lain makin terbatas. Namun, sebagian pemain kecil bisa saja menemukan ceruk dan tetap tumbuh. Masih banyak potensi yang bisa digarap, dan waktu yang akan menentukan siapa yang berhasil naik ke puncak. Implikasi bagi perusahaan streaming lain sangat besar, tetapi setiap perusahaan harus memilih dan menapaki jalannya sendiri.

Bagaimana perubahan ini bisa memengaruhi konsumen dan pengalaman mendengar mereka

Dengan industri audio yang terus berkembang, konsumen mungkin merasakan perubahan pada pengalaman mendengarkan. Salah satunya, perkembangan teknologi menghadirkan kualitas suara dan aksesibilitas yang lebih baik, sehingga pilihan bagi pendengar kian beragam. Namun, pertumbuhan layanan streaming dan menurunnya radio tradisional juga mengubah cara orang menemukan musik dan konten audio baru. Selain itu, perubahan harga, lisensi, dan model berlangganan ikut memengaruhi pertimbangan konsumen saat memilih bagaimana menikmati audio. Saat lanskap audio terus bergeser, menarik untuk melihat bagaimana semua perubahan ini pada akhirnya membentuk cara kita mendengarkan dan menikmati konten audio.

Kesimpulannya, merger Amazon-Audible akan menjadi pengubah permainan di industri audiobook, membuka peluang baru sekaligus memunculkan tantangan. Langkah ke media streaming ini bisa berdampak berbeda bagi konsumen, tergantung layanan dan harga yang ditawarkan Amazon. Seiring terus bergesernya dunia streaming, menarik menyaksikan pengaruh akuisisi Audible, baik bagi konsumen maupun perusahaan streaming lain yang kini harus meningkatkan daya saing dan kualitas layanannya. Pada akhirnya, merger ini jadi pengingat bahwa inovasi teknologi selalu bergerak dan pelaku bisnis harus lincah mengikuti permintaan pasar serta sigap memanfaatkan peluang.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.