Tanda dan Gejala ADHD
Seseorang dengan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) yang belum terdiagnosis mungkin menunjukkan perilaku seperti rentang perhatian yang pendek, sulit duduk diam, dan bertindak impulsif. Banyak orang yang tanpa sadar hidup dengan ADHD yang tidak tertangani diberi label sebagai anak nakal atau orang dewasa yang kurang disiplin. Kini, diagnosis ADHD pada anak dan dewasa semakin meningkat, sehingga penting mengenali tanda dan gejalanya untuk membantu proses diagnosis, dan setelah terdiagnosis, tersedia berbagai alat untuk membantu penderita ADHD belajar mengelola kondisi ini dan berkembang dalam pendidikan serta karier.
Apa Itu ADHD?
Attention-deficit/hyperactivity disorder, atau ADHD, adalah kondisi pada anak dan dewasa yang menyebabkan kesulitan memperhatikan, hiperaktif, dan perilaku impulsif. Menurut CDC, ADHD memengaruhi lebih dari 6,4 juta anak AS usia 4–17 tahun. Biasanya muncul sejak kecil dan bisa berlanjut hingga dewasa. Kurangnya pemahaman dalam memenuhi kebutuhan penderita ADHD dapat memperburuk rasa percaya diri yang rendah, kesulitan di sekolah atau tempat kerja, susah mempertahankan hubungan, dan berbagai masalah lain.
Gejala ADHD yang Paling Umum
Tanda ADHD bisa bervariasi pada tiap orang dan sering tampak berbeda pada anak dan remaja dibandingkan pada orang dewasa. Tiga gejala utama ADHD adalah inatensi, impulsif, dan hiperaktif. Namun, tidak semua aspek muncul pada tiap individu. Tidak perlu memiliki semua gejala untuk mendapat diagnosis atau intervensi pembelajaran atau penyesuaian kerja. Gejala ADHD pada anak dan remaja: Gejala hiperaktif biasanya terlihat sebelum usia 6 tahun, dan muncul di lebih dari satu lingkungan, misalnya di sekolah dan di rumah. Anak mungkin mengalami inatensi dan hiperaktif-impulsif sekaligus, atau hanya salah satunya. Menggeliat adalah gejala umum pada anak kecil. Beberapa tanda inatensi yang sering dijumpai:
- Sulit konsentrasi dan fokus
- Mudah kehilangan perhatian
- Gampang teralihkan
- Sering ceroboh saat mengerjakan tugas sekolah/rumah
- Sering lupa atau kehilangan barang
- Sulit menyelesaikan tugas berulang atau yang butuh waktu lama
- Sulit mengikuti instruksi
- Sulit mendengarkan atau mengikuti percakapan
- Susah mengelola atau memprioritaskan tugas
- Sering ganti aktivitas
- ADHD bisa disertai dengan gangguan perilaku
Beberapa tanda hiperaktif dan impulsif yang sering dijumpai:
- Sulit duduk diam, apalagi di tempat tenang
- Sering gelisah atau banyak bergerak
- Susah fokus pada tugas yang diberikan
- Banyak bicara dan sering menyela obrolan
- Tidak sabar menunggu giliran
- Bertindak impulsif
- Kurang memperhatikan risiko/konsekuensi
- Susah memperhatikan pelajaran di sekolah
Jika tidak terdiagnosis, gejala-gejala ini bisa menyebabkan masalah mental serius pada anak/remaja, seperti gangguan belajar, nilai turun, sulit berteman, dan sering dihukum karena perilaku yang di luar kendali. Gejala ADHD pada dewasa: Menurut American Psychiatric Association, 2,5% orang dewasa mengalami ADHD. Pada dewasa, gejala bisa lebih sulit dikenali. Tiga gejala utama – inatensi, hiperaktif, impulsif – tetap menjadi penanda, hanya saja wujudnya berbeda dibanding anak-anak. Meski riset ADHD dewasa masih terbatas, beberapa gejala yang muncul antara lain:
- Kurang perhatian pada detail, misalnya saat kerja atau tugas rumah
- Sering mulai tugas/proyek baru tanpa menyelesaikan yang lama
- Terkesan tidak teratur
- Susah menentukan prioritas
- Sering lupa atau salah meletakkan barang
- Pelupa atau sulit mengingat hal-hal penting
- Mudah gelisah
- Sulit mengelola suasana hati atau mudah marah
- Terlihat cepat marah, sensitif, dan tidak sabaran
- Menyela percakapan secara impulsif
- Kurang mampu menghadapi stres
- Melakukan tindakan berisiko/hyperaktif-impulsif tanpa memikirkan keselamatan diri maupun orang lain
Kondisi ini mungkin lebih samar pada orang dewasa, tetapi tetap berdampak pada kehidupan, misalnya membuat sulit berkembang dalam karier atau mempertahankan hubungan.
Bagaimana ADHD Didiagnosis?
Diagnosis formal ADHD hanya bisa dilakukan tenaga kesehatan yang menggunakan DSM-5, seperti psikolog, psikiater, dokter umum, atau dokter anak. NIH (National Institute of Mental Health) menyarankan penilaian gejala saat ini dan perilaku semasa kecil untuk membantu penentuan diagnosis. Proses diagnosis ADHD tidak sesederhana penyakit fisik. Tidak ada satu tes khusus, tetapi dengan pemeriksaan fisik lengkap, termasuk tes penglihatan dan pendengaran, dokter dapat menyingkirkan penyebab lain, misalnya gangguan kecemasan, autisme, ODD, gangguan bipolar, dan gangguan mood lainnya. Proses ini bisa meliputi beberapa wawancara dengan pasien atau orangtua anak. Selain itu, FDA menyetujui Sistem Penilaian EEG Berbasis Neuropsikiatri (NEBA), prosedur non-invasif untuk mengukur gelombang otak. Usia diagnosis ADHD bervariasi tiap pasien; kasus berat umumnya didiagnosis mendekati usia 4 tahun, dengan rata-rata sekitar 7 tahun.
Alat Bantu untuk Berbagai Jenis ADHD
Setelah diagnosis ditegakkan, langkah berikutnya adalah belajar mengelola ADHD dalam keseharian. Tidak ada satu cara instan untuk mengelola ADHD, namun ada banyak alat yang bisa membantu tanpa obat stimulan. Beberapa alat yang dapat memudahkan aktivitas harian penderita ADHD secara nonstimulan antara lain:
- Agenda Harian
- Membantu mengingat apa yang perlu dilakukan hari itu atau agenda penting yang akan datang.
- Tugas besar atau rumit dapat dibagi menjadi beberapa bagian kecil agar tidak terasa terlalu berat.
- Bullet Journal
- Bullet journal membantu perencanaan atau membagi tugas, tetapi lebih fleksibel, juga bisa sekaligus untuk corat-coret melepas kegelisahan.
- Jurnal juga bermanfaat sebagai terapi perilaku kognitif untuk mengenali dan mengganti pikiran negatif.
- Kalender
- Visualisasi hari membantu mengatur waktu dan mengingat agenda penting.
- Text-to-Speech
- Membaca membutuhkan fokus tinggi; text-to-speech seperti Speechify memungkinkan membaca sambil mendengarkan atau sambil melakukan aktivitas lain.
- Command Center
- Tempat khusus di rumah/kantor untuk kunci, HP, tas, dan surat agar mudah ditemukan.
- Papan tulis dan sticky notes bermanfaat untuk mencatat tugas, agenda, atau pekerjaan rumah.
- Stasiun Charging
- Stasiun charging bisa digabung dengan command center atau terpisah, sebagai tempat semua charger dan perangkat agar tidak tercecer.
- Sistem Arsip
- Penderita ADHD sering kesulitan menjaga kerapihan. Simpan surat, dokumen, tagihan, dan tugas dalam sistem arsip untuk memudahkan pencarian.
- Timer & Alarm Harian
- Timer membantu mengelola waktu dan mengukur seberapa lama suatu aktivitas berlangsung.
- Alarm harian sangat berguna sebagai pengingat aktivitas yang mudah terlupa, seperti minum obat.
Bagaimana Speechify Membantu
Speechify adalah aplikasi text-to-speech. Semua materi bacaan bisa dibacakan lewat Speechify: PDF, email, buku pelajaran, ebook – pokoknya semua yang bisa dibaca! Penderita ADHD sering kesulitan meluangkan waktu untuk membaca dokumen penting atau buku pelajaran. Dengan Speechify, tugas ini jadi lebih ringan dengan cukup mendengarkan materi saat dibacakan. Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna mengambil foto halaman yang perlu dibaca lalu mendengarkannya kapan saja. Speechify menyorot kata demi kata sehingga pengguna bisa membaca sambil mendengar. Speechify juga mendukung Chrome, iOS, dan Android, sehingga bisa diakses di mana saja. Untuk yang sering lupa akibat ADHD, Speechify sangat membantu saat membaca, karena materi bisa dibaca sambil didengar secara bersamaan, mendukung pembelajaran visual dan audio sehingga membantu mengingat isi bacaan. Fitur multitasking ini cocok bagi penderita ADHD karena mereka bisa menyelesaikan beberapa tugas, sekaligus menyalurkan energi berlebih. Speechify memudahkan pengguna mendengarkan dokumen, artikel, atau email sambil beraktivitas lain. Speechify dapat mempercepat waktu membaca dengan menyesuaikan kecepatan suara, sehingga membantu mereka menyerap bacaan lebih cepat dibanding membaca biasa. Suara yang digunakan Speechify terdengar alami, tidak kaku seperti AI voice lain. Ini membuat pengalaman mendengar lebih natural dan mudah diingat. Apa pun tantangannya, Speechify siap membantu!

