1. Beranda
  2. Neurodivergen
  3. Pengobatan & alat bantu afasia dan disfasia
Dipublikasikan pada Neurodivergen

Pengobatan & alat bantu afasia dan disfasia

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Cedera otak bisa menyebabkan berbagai gangguan. Beberapa terlihat jelas, seperti kehilangan fungsi gerak. Cedera otak lain menandakan kondisi serius, seperti tumor otak.

Namun, cedera otak juga bisa memengaruhi kemampuan bahasa seseorang. Kadang, cedera kepala tampak ringan tetapi bisa mengubah cara seseorang mendengar dan berbicara.

Saat ini terjadi, pakar wicara menyebutnya afasia atau disfasia. Artikel ini membahas kondisi tersebut dan bagaimana keluarga dapat membantu merawat penderita.

Apa itu afasia/disfasia?

Pertama, penting untuk diketahui bahwa afasia dan disfasia adalah dua nama untuk kondisi yang sama.

Kondisi ini berarti seseorang mengalami kesulitan berbahasa atau berbicara akibat cedera otak traumatis.

Kesulitan berbicara adalah gejala paling jelas. Namun, penderita afasia juga bisa sulit menulis, mengetik, membaca, bahkan mendengar. Mereka perlu usaha ekstra untuk memahami ucapan orang lain.

Ada beberapa penyebab kondisi ini. Cedera kepala paling umum, tetapi kerusakan di bagian kiri otak juga bisa menjadi pemicunya, seperti stroke atau gangguan aliran darah.

Afasia sendiri terbagi dalam beberapa tipe dan tingkat keparahan:

  • Afasia non-fluen
  • Afasia ekspresif (juga disebut afasia Wernicke)
  • Afasia global
  • Afasia reseptif (juga disebut afasia Broca)
  • Afasia anomik

Semua tipe menyebabkan masalah bicara dan bahasa hingga sulit dipahami. Setiap afasia/disfasia bisa menurunkan kualitas hidup orang tersayang.

Pengobatan dan alat bantu untuk kondisi ini

Karena afasia memengaruhi komunikasi, sebagian besar terapi afasia berfokus pada alat bantu komunikasi. Berikut alat dan terapi yang bisa dipertimbangkan.

Terapi wicara

Terapi wicara dan bahasa adalah cara utama membantu penderita afasia. Terapis wicara/SLP memandu sesi ini, baik secara perorangan maupun kelompok.

Terapi ini berfokus pada sisi neurologis gangguan bahasa akibat afasia. Terapis menggunakan berbagai teknik untuk menstimulasi bagian otak. Mereka juga membantu keluarga memahami tingkat kerusakan otak pasien.

Grup dukungan

Grup dukungan menyediakan ruang untuk saling berbagi pengalaman. Ini sangat membantu karena mereka bisa berinteraksi dengan sesama penderita. Beberapa grup juga menyediakan latihan bahasa.

Ada beberapa sumber untuk mencari grup dukungan yang cocok:

Diagnosis lewat MRI

Memahami sejauh mana cedera otak sangat penting untuk menentukan tipe afasia yang dialami.

MRI memudahkan hal ini.

Pemindaian ini dapat mendeteksi penyusutan di area otak tertentu dan membantu diagnosis afasia prog. primer. MRI juga bisa melihat gangguan lain, seperti stroke, tumor, atau Alzheimer.

Kurangi suara latar

Afasia/disfasia menyerang lobus temporal, bagian otak yang memproses suara. Jika rusak, penderita sulit membedakan suara.

Suara latar memperparah kesulitan ini.

Saat berbicara dengan penderita afasia, usahakan meminimalkan suara latar. Minta orang lain lebih tenang. Matikan musik dan TV. Ciptakan suasana agar lawan bicara bisa fokus pada suara Anda.

Sederhanakan ucapan Anda

Memilih kata yang sederhana sangat membantu penderita afasia.

Bukan berarti Anda harus selalu menghindari topik tertentu. Cukup buat kalimat dan kata sesederhana mungkin agar mudah dipahami.

Misalnya, kata "usaha" lebih mudah dimengerti daripada "mengupayakan". Upayakan selalu menggunakan kata sederhana untuk memudahkan komunikasi.

Aplikasi teks ke suara

Penderita afasia sering kesulitan membaca. Bayangkan Anda tidak bisa membaca artikel ini. Lalu bayangkan semua bacaan online, buku, majalah, dan lainnya.

Jelas, kesulitan membaca berdampak besar dalam hidup.

Pembaca teks ke suara (TTS) mengatasi hal ini dengan membacakan teks. Banyak yang sudah memakai OCR, pengguna bisa memfoto teks lalu mendengarnya langsung.

Beberapa aplikasi juga bisa memperlambat suara agar lebih mudah dipahami.

Penelitian juga menunjukkan penderita afasia merasa teknologi ini sangat membantu. Keyakinan ini membuat TTS berharga untuk terapi dan meningkatkan rasa percaya diri.

Speechify – TTS yang dirancang mudah digunakan

Menggunakan teks ke suara membantu penderita afasia/disfasia. Namun dibutuhkan perangkat lunak yang tepat.

Di sinilah Speechify berperan.

Speechify adalah aplikasi teks ke suara yang membantu membaca teks tertulis. Bisa membaca lebih dari 20 bahasa dengan berbagai narator. Tersedia di AndroidiOS, dan Google Chrome.

Pengguna bisa memilih suara yang disukai dan memperlambatnya agar lebih mudah dipahami. Jika ingin tahu lebih lanjut atau mencoba Speechify, Anda bisa mencobanya gratis hari ini.

FAQ

Apa tujuan pengobatan afasia?

Pengobatan afasia membantu penderita menghadapi tantangan komunikasi. Bisa meningkatkan kemampuan berbicara atau membantu mereka dengan masalah pendengaran.

Bagaimana prognosis afasia?

Prognosis bergantung pada penyebabnya. Perbaikan paling besar terjadi pada bulan-bulan awal dan biasanya stabil setelah satu tahun.

Apa bedanya afasia dan disfasia?

Tidak ada bedanya, keduanya istilah untuk kondisi yang sama.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.