10 hal yang perlu kamu tahu tentang neurodiversity
Gerakan neurodiversity makin berkembang dalam beberapa tahun terakhir, dengan para advokat mendorong pengakuan potensi dan kontribusi individu neurodivergent, serta akses yang lebih luas ke dukungan dan sumber daya. Dalam artikel ini, kami akan membahas 10 hal penting seputar neurodiversity, mencakup prinsip utama, kondisi umum, dan dampaknya bagi individu maupun masyarakat.
Apa itu neurodiversity?
Neurodiversity adalah konsep bahwa variasi alami pada otak manusia harus diakui dan dihargai seperti perbedaan manusia lain. Ini meliputi kondisi seperti autisme, ADHD, disleksia, dan sindrom Tourette, serta lain-lain. Gerakan neurodiversity mendorong penerimaan dan apresiasi perbedaan ini sekaligus mengurangi stigma dan diskriminasi. Gerakan ini juga menekankan bahwa cara berpikir dan merasakan dunia yang berbeda bisa memberi nilai unik bagi masyarakat.
Sejarah Gerakan Neurodiversity
Gerakan neurodiversity muncul akhir 1990-an, sebagai respons terhadap model medis yang cenderung memandang autisme dan ADHD sebagai penyakit dan menstigma kondisi tersebut. Gerakan ini berdasar keyakinan bahwa kondisi itu adalah variasi alami otak manusia, bukan gangguan yang harus diatasi.
Siapa pencetus istilah neurodiversity?
Salah satu tokoh utama gerakan neurodiversity adalah Judy Singer, sosiolog dan penulis asal Australia, yang mencetuskan istilah "neurodiversity" dalam makalah konferensi pada 1998. Singer, seorang autistik, menekankan bahwa autisme bukan "penyakit" tetapi perbedaan dari populasi neurotipikal.
Gerakan yang terus berkembang
Konsep neurodiversity cepat diterima, terutama di komunitas autisme, dan kini mencakup ADHD, disleksia, sindrom Tourette dan lainnya. Gerakan ini berupaya meningkatkan kesadaran dan penerimaan terhadap individu neurodivergent serta mendorong akomodasi di pendidikan, pekerjaan, dan layanan kesehatan. Saat ini terus berkembang dengan fokus pada penghargaan keberagaman pengalaman manusia.
Contoh Neurodiversity
Neurodiversity mengakui dan merangkul variasi alami pada fungsi neurologis manusia. Berikut beberapa contoh hasil asesmen tentang bagaimana neurodiversity dapat terwujud pada individu.
- Autisme: gangguan perkembangan yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku. Orang autistik sering punya cara berbeda memproses informasi dan bisa lebih sensitif terhadap rangsangan.
- ADHD: gangguan perkembangan saraf yang memengaruhi perhatian, hiperaktivitas, dan impulsivitas. Orang ADHD sering susah fokus dan gampang teralihkan.
- Disleksia: gangguan belajar yang memengaruhi kemampuan membaca dan menulis. Penderitanya biasanya kesulitan mengenali kata dan membaca lambat atau sering keliru.
- Diskalkulia: gangguan belajar yang memengaruhi kemampuan matematika. Penderitanya sulit memahami angka, hitungan dasar, dan penalaran matematika.
- Dispraksia: gangguan perkembangan yang memengaruhi koordinasi motorik dan perencanaan gerak. Sering mengalami kesulitan dengan tugas yang butuh keterampilan motorik halus dan kasar.
- Sindrom Tourette: gangguan neurologis yang menyebabkan tics atau gerakan/suara tiba-tiba dan tidak terkendali.
- OCD: gangguan kesehatan mental yang menyebabkan pikiran dan perilaku berulang terus-menerus.
- Sindrom Asperger: gangguan perkembangan yang memengaruhi interaksi dan komunikasi sosial. Biasanya punya minat khusus pada satu topik.
- Gangguan pemrosesan sensori: kondisi di mana otak sulit memproses informasi dari indera sehingga berdampak pada perilaku, perhatian, dan belajar.
10 hal utama tentang neurodiversity
Meski masih banyak yang perlu dipahami, berikut 10 hal penting untuk mendukung pemahaman dan penerimaan individu neurodivergent.
- Neurodiversity merayakan perbedaan, bukan memperbaiki atau “menyembuhkan”. Setiap orang punya keunikan dan itu harus dihargai.
- Orang neurodivergent sering menghadapi hambatan akses kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan. Advokasi dan peningkatan akomodasi bisa membantu.
- Neurodiversity menyadari bahwa setiap orang mengalami dunia secara unik. Perbedaan pemrosesan sensori terkadang perlu akomodasi khusus.
- Gerakan ini bukan untuk mengingkari tantangan neurodivergent, melainkan mendorong penerimaan dan pemahaman atas perbedaan ini.
- Orang neurodivergent dapat memberi kontribusi besar, termasuk di dunia kerja. Penerimaan neurodiversity di tempat kerja saling menguntungkan.
- Neurodiversity tidak hanya terjadi pada anak muda, tetapi pada segala usia. Pengakuan dini membantu akses dukungan yang sesuai.
- Advokasi dan inisiatif sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan neurodivergent dan mendorong perubahan sosial serta inklusivitas. Contohnya, makin banyak acara ramah sensori dan transportasi yang aksesibel.
- Tenaga kesehatan dan orang neurotipikal seperti rekan kerja harus memahami kelebihan, hambatan, dan variasi pemrosesan tiap individu.
- Hiperfokus umum pada individu neurodivergent, dan bisa jadi keunggulan dalam konteks tertentu.
- Kondisi neurodivergent merupakan bagian dari biodiversitas yang mencerminkan keberagaman pikiran. Neurodiversity mendorong kreativitas, inovasi, dan cara berpikir baru.
Akomodasi untuk individu neurodivergent
Akomodasi bagi individu neurodivergent perlu pemahaman kebutuhan serta preferensi masing-masing, juga kesiapan menyesuaikan lingkungan atau gaya komunikasi agar mereka bisa berpartisipasi penuh. Berikut beberapa tips umum akomodasi tanpa stigma:
- Pelajari kondisi yang dimiliki individu tersebut.
- Tanya langsung bagaimana cara terbaik mengakomodasi mereka, dan bersedia menyesuaikan jika perlu.
- Ciptakan suasana nyaman dan minim stres. Sediakan waktu istirahat atau area ramah sensori jika butuh.
- Bersabar dan hindari menghakimi perilaku atau kemampuan individu.
- Gunakan komunikasi jelas dan langsung, serta terbuka dengan berbagai gaya komunikasi.
- Tawarkan fleksibilitas jadwal kerja atau sekolah bila memungkinkan.
- Pastikan akses ke alat bantu, seperti teknologi asistif atau headphone peredam bising.
Bagaimana Speechify bantu akses baca bagi neurodivergent
Bagi banyak orang neurodivergent, membaca bisa sangat menantang dan melelahkan, membuat mereka kesulitan memahami materi tertulis. Di sinilah Speechify sangat membantu - pengguna dapat langsung mendengarkan teks digital atau tertulis tanpa stres harus memindai atau memahami teks visual. Ini sangat berguna bagi penderita disleksia yang sering kesusahan membaca akibat masalah fonetik dan decoding, pengenalan kata, dan ejaan. Dengan menghilangkan unsur visual saat membaca, Speechify bikin proses belajar jadi lebih mudah dan menyenangkan. Fitur lain juga membantu, misal pengguna bisa mengatur kecepatan dan nada suara sesuai keinginan. Sangat membantu penderita ADHD yang susah fokus kalau membaca monoton atau pelan. Coba Speechify gratis hari ini dan rasakan akses baca yang lebih mudah.

