1. Beranda
  2. Buku
  3. 10 Audiobook Terbaik Dibacakan Selebriti
Dipublikasikan pada Buku

10 Audiobook Terbaik Dibacakan Selebriti

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

10 Audiobook Terbaik Dibacakan Selebriti

Mendengarkan audiobook memang seru, tapi mendengarkan audiobook dengan narasi selebriti favoritmu jauh lebih asyik. Berikut deretan audiobook dan cerita pendek terbaik yang dibawakan seleb Hollywood dan bisa kamu temukan di platform audiobook favorit, termasuk Audible.

Audiobook Terbaik yang Dibacakan Selebriti

Berikut audiobook bestseller New York Times yang dibawakan selebriti dan dijamin memberi pengalaman mendengarkan yang seru:

Heartburn oleh Meryl Streep

“Heartburn” adalah novel debut Nora Ephron. Berkisah tentang Rachel Samstat, wanita hamil yang tahu suaminya berselingkuh. Ia dilema antara merebut kembali suaminya atau mendoakan yang buruk. Satu yang pasti: kecintaannya pada makanan dan keyakinan bahwa resep yang tepat bisa menyelesaikan masalah.

Meryl Streep mengangkat kisah kocak ini ke level berikutnya dengan narasinya yang memikat. Penampilannya begitu mengena, sarat rasa sakit, kerendahan hati, dan patah hati.

The Handmaid’s Tale oleh Claire Danes

“The Handmaid’s Tale” bercerita tentang Offred yang kehilangan identitas dan dijadikan selir oleh keluarga kaya di negara distopia bernama Republik Gilead. Buku ini mengangkat tema moralitas, totalitarianisme, dan misogini.

Penulis Margaret Atwood luar biasa merangkai cerita hingga terasa seperti thriller. Semua itu makin kuat dengan narasi Claire Danes.

Ia memberi napas baru pada karya klasik pemenang penghargaan ini dengan penampilan istimewa.

Go Set a Watchman oleh Reese Witherspoon

Novel paling terkenal Harper Lee adalah “To Kill a Mockingbird.” Sekuel yang lama dinanti “Go Set a Watchman” juga sangat layak disimak.

Aksen selatan Reese Witherspoon klop banget dengan novel ini. Cerita tentang ketegangan rasial terasa kental dan langsung menyentuh emosi sejak awal.

Dutch House oleh Tom Hanks

“Dutch House” adalah buku bestseller karya Ann Patchett berlatar akhir Perang Dunia I. Cyril Conroy, pria dingin, membangun kerajaan properti demi mengangkat keluarganya dari kemiskinan. Ia membeli Dutch House yang justru ikut menyeret keluarganya ke kehancuran.

Ceritanya disampaikan oleh Danny, anak Cyril. Tom Hanks dengan luwes membawakan emosi Danny sepanjang kisah bergulir.

The Order of Time oleh Benedict Cumberbatch

Carlo Rovelli menulis “The Order of Time.” Ahli fisika Italia ini perancang teori kuantum. Ia memanfaatkan buku ini untuk mengajukan berbagai pertanyaan kepada filsuf dan fisikawan lain:

  • Apa makna aliran waktu?
  • Mengapa manusia mengingat masa lalu, bukan masa depan?
  • Kita yang berada di waktu atau sebaliknya?

Saat Benedict Cumberbatch membacakan pertanyaan ini, kamu akan terhanyut dalam petualangan penemuan yang menakjubkan.

Ready Player One oleh Wil Wheaton

“Ready Player One” karya Ernest Cline berlatar masa depan distopia sekitar 20 tahun ke depan. Di tengah hidup yang pahit, para tokohnya kabur ke dunia lain yang memungkinkan mereka hidup di dunia fiksi.

Tapi dunia baru ini berubah jadi mimpi buruk bagi Wade Watts. Wil Wheaton membawakan novel ini dan menggambarkan kegelisahan Wade di dunia virtual tanpa akhir.

Lincoln in the Bardo oleh Banyak Narator

“Lincoln in the Bardo” adalah karya George Saunders. Ceritanya berlangsung setahun setelah Perang Saudara dan kematian Willie, anak Abraham Lincoln.

Willie terjebak di purgatorium yang dihuni banyak arwah. Ia menjalani penebusan aneh dan melewati bardo — situasi transisi dalam tradisi Tibet.

Total ada lebih dari 15 narator. Di antaranya yang terkenal:

  • Don Cheadle
  • Lena Dunham
  • Ben Stiller
  • Nick Offerman
  • Bill Hader
  • Susan Sarandon

Sense and Sensibility oleh Rosamund Pike

“Pride and Prejudice” adalah novel sekaligus film peraih Oscar karya Jane Austen. Tapi buku pertamanya, “Sense and Sensibility”, juga sangat layak dibaca.

Ceritanya tentang dua kakak-beradik yang ingin memenuhi ekspektasi masyarakat dengan menikahi pria “pantas.” Namun ujungnya mereka kecewa dan merasa takkan pernah menemukan cinta sejati.

Rosamund Pike pas banget membacakannya. Ia menghidupkan kata-kata Austen dengan intonasi penuh pengertian.

The Great Gatsby oleh Jake Gyllenhaal

“The Great Gatsby” adalah novel klasik F. Scott Fitzgerald. Diceritakan dari sudut pandang Nick Carraway, orang biasa yang masuk ke dunia glamor dan tokoh-tokoh luar biasa.

Jay Gatsby, veteran kaya, berusaha merebut kembali cinta masa kecilnya – Daisy Buchanan. Nick menemaninya dan membantu mempertemukan mereka kembali dalam kisah cinta ini.

Nick juga kerap hadir di pesta megah West Egg yang memesona dalam film adaptasinya.

Jake Gyllenhaal memerankan Nick di audiobook ini. Ia menampilkan Nick sebagai sosok yang ditempa pengalaman, meski bukan kisah coming-of-age klasik.

Matilda oleh Kate Winslet

“Matilda” ditulis Roald Dahl. Buku ini mengisahkan perjalanan mengharukan Matilda Wormwood, pembaca cilik yang sudah melahap buku sejak usia tiga tahun.

Kate Winslet mengisi suara novel ini. Ia menampilkan kecerdasan luar biasa Matilda dan hubungannya yang hangat dengan guru kesayangannya – Jennifer Honey.

6 Manfaat Mendengarkan Audiobook

Audiobook makin populer, bukan cuma karena narator selebriti yang kami sebut di atas. Dengan narator seperti Anne Hathaway dan Maggie Gyllenhaal yang membacakan cerita klasik, serta platform seperti Audible milik Amazon dengan koleksi besar, tak heran banyak orang beralih ke audiobook. Berikut enam manfaat memilih audiobook:

  1. Lebih Menarik: Narator audiobook selebriti terkenal, seperti bintang Tony Award "Hamilton", dapat menghidupkan cerita. Emosi, nada, dan irama narator kenamaan bikin cerita terasa nyata, seperti didongengkan langsung untukmu.
  2. Bisa Multitasking: Kelebihan praktis audiobook adalah bisa didengar sambil melakukan aktivitas lain. Entah saat menyetir, memasak, atau belajar untuk ujian SMA, kamu tetap bisa menikmati cerita tanpa harus terpaku membaca. Membaca buku jadi jauh lebih mudah di tengah kesibukan.
  3. Meningkatkan Pemahaman: Banyak orang lebih paham dan mudah mengingat lewat mendengar. Dengan alunan suara dan penekanan tepat dari narator, cerita atau istilah sulit jadi gampang diikuti dan detail penting lebih nempel.
  4. Aksesibilitas: Audiobook sangat membantu tunanetra, penyandang disleksia, atau yang kesulitan membaca. Buku jadi lebih mudah dijangkau semua orang, supaya tak ada yang tertinggal menikmati kisah atau pengetahuan dari buku nonfiksi.
  5. Belajar Bahasa: Untuk belajar atau mengasah kemampuan bahasa, audiobook adalah sumber berharga. Mendengar bahasa aslinya, apalagi dalam konteks cerita, membantu pengucapan, kosakata, dan struktur kalimat jadi lebih baik.
  6. Portabel: Di era digital, membawa perpustakaan di saku kini benar-benar bisa. Dengan aplikasi seperti Audible dari Amazon kamu bisa punya ribuan audiobook di ponsel. Dalam perjalanan, mengantre, atau road trip, buku favorit dengan narasi selebriti cukup sekali sentuh.

Menambahkan audiobook ke rutinitasmu, khususnya yang dibawakan selebriti favorit, bisa mengubah cara kamu “membaca”. Kamu bisa menyelami cerita lebih dalam, sekaligus memetik banyak manfaat dari belajar lewat audio.

Speechify

Speechify adalah platform text to speech (TTS) canggih. Salah satu suara paling menarik di Speechify adalah Gwyneth Paltrow. Ia bisa membacakan konten dari berbagai sumber, mulai dari situs buku, artikel berita, email, postingan media sosial, dan lain-lain. Kecepatan baca juga bisa diatur sesuka hati.

Kalau ingin tahu lebih banyak tentang suara Gwyneth Paltrow di Speechify, coba aplikasinya secara gratis hari ini.

FAQ

Siapa narator audiobook paling terkenal?

Beberapa narator audiobook ternama antara lain Jake Gyllenhaal, Michael C. Hall, Kate Winslet, Lin-Manuel Miranda, dan Meryl Streep.

Apa audiobook yang paling banyak didengar?

“Dune”, “Circe”, dan “Mexican Gothic” termasuk audiobook yang paling laris di dunia.

Apa audiobook terpopuler saat ini?

Salah satu audiobook terpopuler 2022 adalah “The Handmaid’s Tale.”

Apa audiobook terbaik sepanjang masa?

“The Dutch House” dikenal luas sebagai salah satu audiobook terbaik sepanjang masa.

Audiobook apa yang wajib didengar setiap orang Amerika?

Setiap orang Amerika sebaiknya mendengarkan “Go Set a Watchman” karena mengangkat kisah perjuangan ras. Sementara “The Wonderful Wizard of Oz” sangat cocok untuk anak-anak, mengikuti petualangan seru Dorothy.

Apa saja audiobook populer?

“Becoming”, “Untamed”, dan “A Promised Land” sangat populer sebagai audiobook.

Apa seri audiobook terbaik?

Banyak orang menganggap “The Dark Tower” karya Stephen King sebagai seri audiobook terbaik sepanjang masa.

Genre apa yang paling diminati untuk audiobook?

Lima genre audiobook terpopuler adalah thriller, misteri, roman, fantasi, dan nonfiksi.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.