Buku audio di bawah 2 jam
Banyak orang suka mendengarkan cerpen atau kumpulan esai, tapi meskipun sudah memakai alat seperti Goodreads dan BookSloth, kadang sulit menemukan buku audio yang bisa dinikmati hanya dalam beberapa jam. Karena itu, kami membuat daftar buku audio pendek favorit untuk didengarkan dalam dua jam atau kurang.
Dari buku klasik seperti “We Should All Be Feminists” hingga buku modern seperti “The Black Pages”, ada pilihan untuk semua di daftar ini. Santai saja dan nikmati pilihan buku audio dari kami.
Buku audio terbaik untuk sesi dua jam
“We Should All Be Feminists” oleh Chimamanda Ngozi Adichie
Esai klasik dari peraih penghargaan Chimamanda Ngozi Adichie ini wajib didengar siapa pun yang ingin tahu lebih dalam soal feminisme dan perannya di dunia saat ini.
Dalam kurang dari satu jam, Adichie menjelaskan mengapa kita harus menjadi feminis, lewat pengalaman hidupnya di Amerika. Sangat mencerahkan dan menginspirasi, membuat Anda ingin belajar lebih jauh dan menjadi sekutu dalam memperjuangkan kesetaraan gender.
Adichie memulai dengan kisah masa kecilnya saat ia diejek karena dianggap tomboy. Ia merenungkan bagaimana peran gender membatasi baik pria maupun wanita.
Ia membahas gerakan feminis yang kerap disalahpahami dan dicap negatif, namun menegaskan bahwa ini justru makin penting. Di masyarakat yang lebih mementingkan laki-laki, Adichie mengajak kita semua untuk bangkit dan menuntut kesetaraan.
Seperti “Binti”, buku audio populer Adichie lainnya, buku ini sangat menginspirasi dan menegaskan kenapa kita semua perlu jadi feminis.
“Before Her The One” oleh Jacqueline Woodson
Memoar Jacqueline Woodson, "Before Her The One," bercerita tentang hubungan-hubungan yang membentuk dirinya. Dari teman, kekasih, hingga keluarga, semua sangat memengaruhi hidupnya.
Pada akhirnya, semua hubungan ini membawanya ke Juliet, cinta sejatinya. Woodson menceritakan bagaimana tiap orang membentuk impian dan identitasnya, dan tetap membekas sampai sekarang.
Meski ada yang pergi, semuanya tetap dicintai, dan semuanya berperan membawa Woodson, yang tumbuh di New York, ke titik ini. Dengan kisah tentang kenangan dan jati diri, "Before Her The One" jadi buku audio yang akan terus terngiang lama setelah selesai didengarkan.
“The Black Pages” oleh Nnedi Okorafor
Nnedi Okorafor adalah penulis Nigeria-Amerika untuk fiksi ilmiah, fantasi, dan realisme magis berlatar Afrika masa depan.
“The Black Pages” adalah cerpen yang menggabungkan kehidupan Afrika modern dan rahasia kuno. Ini kisah Issaka, yang kembali ke Timbouctou usai serangan al-Qaeda yang menghancurkan.
Satu-satunya harapan Issaka adalah Faro, makhluk gaib cantik yang bangkit dari api buku penjaranya. Bersama Faro, Issaka membuka mata pada sejarah bersama dan kebijaksanaan leluhur masa lalu.
Entah Anda mendengarkan saat di perjalanan atau bersantai di rumah, perpaduan mitos dan kenyataan ini akan membuat Anda terpikat.
“Long Way Down” oleh Jason Reynolds
“Long Way Down” adalah novel remaja karya Jason Reynolds. Versi rekaman penuh ini mengikuti kisah Will, remaja 15 tahun yang harus menghadapi kematian kakaknya.
Will ingin membalas dendam pada pembunuh kakaknya, namun dihentikan oleh arwah di lift. Hantu tersebut mengajaknya melihat apa yang bisa terjadi jika Will memilih balas dendam.
Selama perjalanan, Will bertemu hantu lain, para korban kekerasan senjata. Novel ini berakhir dengan Will sadar bahwa ia tak ingin bernasib sama dengan mereka.
“Long Way Down” adalah kisah kuat tentang duka, kehilangan, dan harapan. Bisa diperoleh di Amazon Kindle dengan harga di bawah $10.
“Odd and the Frost Giants” oleh Neil Gaiman
“Odd and the Frost Giants” adalah novel Neil Gaiman terbit tahun 2008. Kisahnya mengikuti Odd, pewaris tahta Asgard yang masih muda.
Setelah ayah Odd tewas dalam pertempuran, Odd mengasingkan diri ke tanah para raksasa es. Di sana, ia harus membantu para raksasa melawan musuh dan merebut kembali tempatnya di Asgard. Sepanjang perjalanan, Odd menemukan jati diri dan belajar arti keberanian.
Gaya khas Gaiman yang memadukan mitologi dan fantasi membuat cerita ini seru diikuti. Baik penggemar mitologi Nordik maupun yang sekadar ingin cerita bagus akan menikmatinya.
“The Little Prince” oleh Antoine De Saint-Exupéry
Buku bagus makin seru dalam format audio, termasuk “The Little Prince.” Ini adalah Audible Original tentang anak yang turun ke Bumi dari planet kecil di langit. Ia bertemu pilot yang terdampar dan bersama-sama menjelajah dunia aneh di sekitar mereka.
Sepanjang cerita, Pangeran Kecil berkisah pada sang pilot tentang petualangannya di planet mungilnya dan pelajaran hidup serta cinta yang ia dapatkan.
Pada akhirnya, “The Little Prince” bercerita tentang tumbuh dewasa, memikul tanggung jawab, dan memandang dunia dengan mata baru.
Walau pertama terbit pada 1943, “The Little Prince” tetap menjadi salah satu buku audio paling populer sampai sekarang—baik orang dewasa maupun anak SMP menyukainya.
“Fantastic Beasts and Where to Find Them” oleh J.K. Rowling dan Newt Scamander
“Fantastic Beasts and Where to Find Them” adalah cerita fiksi ilmiah ringan oleh J.K. Rowling tentang penulis fiktif Newt Scamander. Terbit tahun 2001, buku ini memperkaya dunia Harry Potter.
Newt Scamander adalah Magizoologist yang bepergian ke seluruh dunia meneliti makhluk magis. Dalam buku ini, ia menceritakan petualangannya dan membagikan panduan lengkap semua makhluk fantastis yang ia temukan.
Speechify text to speech
Speechify adalah aplikasi text to speech terkemuka. Dengan 20 juta+ unduhan dan 150K+ ulasan, ini aplikasi dengan pertumbuhan tercepat di kategorinya.
Coba Speechify sekarang gratis.
FAQ
Apa buku audio terpanjang di kategori ini?
Dengan durasi 1 jam 59 menit, “Fantastic Beasts and Where to Find Them” karya J.K. Rowling adalah buku audio terpanjang di kategori ini.
Siapa penulis "The Magic Strings of Frankie Presto"?
“The Magic Strings of Frankie Presto” adalah novel karya Mitch Albom.
Siapa yang mendengarkan buku audio di bawah 2 jam?
Buku audio pendek cocok untuk siapa saja yang butuh rehat sejenak dari kerja atau internet, dan ingin menikmati audio tanpa menghabiskan banyak waktu.

