Gangguan pemrosesan pendengaran atau Auditory Processing Disorder (APD) adalah gangguan belajar yang membuat seseorang kesulitan memahami ucapan. Kondisi ini juga dikenal sebagai Central Auditory Processing Disorder (CAPD). Peneliti masih mencari tahu penyebab APD atau CAPD. Jika Anda mengalami gangguan ini atau bekerja dengan siswa/penderitanya, kami akan tunjukkan berbagai alat bantu yang dapat mendukung mereka yang kesulitan memahami ucapan.
Penanganan gangguan pemrosesan pendengaran
Belum jelas apa penyebab gangguan pemrosesan pendengaran. Bisa terkait infeksi telinga, cedera kepala, atau kelahiran prematur. Ilmuwan masih menyelidiki asal masalah ini. Umumnya, spesialis kesehatan mendiagnosis gangguan ini pada anak usia sekolah lewat tes APD. Individu dengan APD bisa memiliki pendengaran normal, tetapi otak mereka terganggu saat memproses suara. Singkatnya, mereka kesulitan mengolah, menerima, dan memahami suara. Penanganan APD biasanya berupa kombinasi intervensi, seperti terapi langsung (latihan pendengaran atau terapi wicara-bahasa) untuk meningkatkan kemampuan mendengar dan komunikasi. Modifikasi lingkungan juga penting, misalnya memakai alat untuk mengurangi kebisingan atau duduk lebih dekat dengan guru. Strategi kompensasi seperti membaca secara visual, serta melatih memori dan perhatian juga bermanfaat. Konsultasi ke tim profesional—ahli audiologi, terapis wicara-bahasa, dan profesional pendidikan—penting untuk penanganan menyeluruh. Perlu dicatat, APD bukan gangguan pemrosesan bahasa (LPD). Meski banyak individu dengan autisme (ASD) juga memiliki APD, keduanya berbeda; seseorang bisa punya APD tapi tidak ASD.
Gejala dan dampak APD pada individu
Dalam hal diagnosis APD, sebagian spesialis belum yakin apakah ini gangguan yang terpisah atau bukan. Karena itu, prevalensinya dilaporkan bervariasi, sekitar 0,5% sampai 7% populasi.
Gejala APD
Banyak gejala APD tumpang tindih dengan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) dan berbagai gangguan belajar lain. Berikut ringkasan gejala gangguan pemrosesan pendengaran:
- Sulit mendengar ucapan di lingkungan ramai
- Sulit berkonsentrasi
- Kesulitan menentukan arah sumber suara
- Sering meminta lawan bicara mengulang
- Tidak bisa mengikuti instruksi
- Gangguan pendengaran
- Sulit mendeteksi perubahan nada halus
- Sulit membaca atau belajar membaca
- Mudah tidak fokus atau terdistraksi
- Kesulitan mengeja, membaca, dan belajar akademik lainnya
Gejala APD dapat mengganggu kemampuan bahasa dan mendengar. Gangguan pada sistem pendengaran membuat penderita sulit meraih keberhasilan belajar, sulit berkomunikasi lewat telepon, memahami petunjuk, memecahkan masalah, hingga mengalami kendala dalam pekerjaan. Ahli audiologi, terapis wicara-bahasa, dan psikolog melakukan skrining APD dengan berbagai tes mendengar dan tes untuk memeriksa sistem pendengaran, perhatian, proses, memori, serta kemampuan lain. Berikut empat area keterampilan pendengaran yang bermasalah pada APD:
Diskriminasi auditorik
Diskriminasi auditorik adalah kemampuan membedakan suara yang sama atau berbeda dalam kata, seperti pada orang dengan pendengaran normal. Keterampilan ini penting sebagai dasar kemampuan membaca.
Diskriminasi figure-ground auditorik
Diskriminasi figure-ground auditorik adalah kemampuan memusatkan perhatian pada suara tertentu di lingkungan yang bising.
Memori auditorik
Ini adalah kemampuan mengingat (jangka pendek dan panjang) informasi yang disampaikan secara lisan.
Sequencing auditorik
Sequencing adalah memahami serta mengingat urutan kata dan suara. Masalah di salah satu dari empat area ini bisa menjadi tanda APD.
Alat bantu anak APD di sekolah
Ada berbagai cara melakukan latihan pendengaran untuk membantu anak dengan kekurangan pemrosesan pendengaran.
Audio listening dengan text to speech
Teknologi bantu seperti audio listening serta text to speech bisa membantu anak APD memahami dan membaca konten lebih cepat. Text to speech memungkinkan anak mendengar dan melihat teks secara bersamaan. Cukup klik kata dan dengarkan suaranya dari komputer. Jika anak dengan APD kesulitan membaca atau mengolah kata, mereka bisa terbantu dengan software TTS. Jika suara TTS tidak jelas, anak bisa memilih suara lain dan mengatur kecepatan baca agar sesuai kebutuhan.
Aplikasi permainan
App Store dan Google Play menyediakan aplikasi untuk membantu APD melatih keterampilan akustik dan mendapatkan latihan pendengaran yang bermutu. Misalnya Auditory Processing Studio memberi latihan seru dan menarik untuk anak. Game RoboFonic juga menawarkan karakter dan musik yang ramah untuk meningkatkan pemrosesan pendengaran.
Alat produktivitas
Pendidik khusus dapat memakai alat produktivitas untuk mendukung anak APD dan membantu mengatasi kesulitan belajar. Software text to speech seperti Speechify adalah contoh alat bantu teknologi yang membuat siswa lebih produktif. Forbrain juga merupakan alat bantu agar anak dapat lebih baik mendengar dan memproses suara dirinya sendiri. Hal ini membantu mereka lebih percaya diri mengekspresikan pikiran.
Headphone peredam bising
Headphone peredam bising sangat membantu anak yang kesulitan berfungsi di tempat ramai. Headphone ini mengurangi suara latar dan membantu anak fokus mendengar materi audio. Untuk pembelajaran online, suara guru bisa terdengar jelas dan suara mengganggu dapat terfilter.
Strategi kompensasi
Beberapa strategi kompensasi tambahan bagi penderita CAPD antara lain:
- Membaca gerak bibir saat mendengarkan di sekolah/rumah
- Memperhatikan tampilan visual di kelas
- Meminta guru mengulang/mengeraskan suara
- Menuliskan kata yang dirasa sulit
Speechify
Speechify adalah aplikasi dan ekstensi browser yang menggunakan teknologi text to speech canggih. Software ini membantu APD dan gangguan belajar lain agar lebih berprestasi di sekolah, lebih produktif, dan tidak terlalu stres menghadapi tugas harian. Pengguna bisa daftar versi gratis atau berlangganan premium, sesuai kebutuhan fleksibilitas. Suara yang alami, kecepatan yang dapat diatur, serta kemampuan membaca berbagai tulisan dengan lantang membuat Speechify layak dicoba. Kunjungi situs resmi untuk info lebih lanjut dan daftar kapan saja.
FAQ
Bagaimana cara menemukan terapis APD yang berkualifikasi?
Jika info dari kenalan atau rujukan langsung tidak membantu, gunakan sumber tepercaya seperti American Speech-Language-Hearing Association (ASHA) untuk rekomendasi.
Apa itu Program Lidcombe?
Program Lidcombe adalah terapi perilaku untuk anak yang gagap, paling cocok untuk usia di bawah enam tahun, dan kadang juga bisa diterapkan ke anak yang lebih besar.
Apa manfaat terapi pemrosesan pendengaran?
Terapi pemrosesan pendengaran terbukti membantu anak dengan masalah pendengaran, autisme, dan gangguan bahasa lain. Terapi juga dapat mendorong perubahan pada sistem saraf untuk kondisi seperti depresi.
Apakah gangguan pemrosesan auditorik bisa disembuhkan?
Ahli audiologi, spesialis saraf, dan terapis wicara-bahasa dapat membantu penderita APD. Seperti pada disleksia, gaya hidup dapat diubah dan kemampuan pendengaran lain bisa dilatih untuk meminimalkan dampak APD dalam kehidupan sehari-hari.
Apa tiga kategori utama remediasi pemrosesan auditorik?
Tiga jenis remediasi yang paling disarankan yaitu terapi wicara, pemberian akomodasi, dan memperkuat keterampilan lain pada individu.
Bagaimana cara meningkatkan keterampilan pemrosesan auditorik?
Jika Anda kesulitan pemrosesan auditorik, Anda bisa berlatih sendiri agar lebih mudah memahami suara. Latih kesadaran fonem dan bunyi huruf, membedakan suara, mengenali pola suara, dan membedakan kata serupa, dan sebagainya.

