ChatGPT vs. Claude 2: Analisis Perbandingan
Claude 2 dan ChatGPT adalah dua chatbot AI percakapan terdepan yang sedang banyak dibicarakan. Keduanya menawarkan kemampuan AI natural language dan generatif, serta bisa mengobrol layaknya manusia. Tapi, bagaimana sebenarnya perbandingannya? Artikel ini membahas perbedaan utama antara Claude 2 dan ChatGPT.
Apa itu Claude 2?
Claude 2 adalah model terbaru dari chatbot AI Claude 1.3 buatan Anthropic, startup AI yang berfokus pada keamanan. Model ini meningkatkan kemampuan versi sebelumnya, membuat percakapan lebih natural dan bermanfaat. Claude 2 dari Anthropic punya penalaran lebih baik dan kepribadian yang lebih hati-hati serta aman.
Apa itu ChatGPT?
ChatGPT dari OpenAI adalah chatbot AI yang dirilis November 2022. Menggunakan model bahasa besar (LLM) yang dilatih dengan data teks masif untuk menghasilkan percakapan seperti manusia. ChatGPT bisa menjawab pertanyaan, menjelaskan konsep, merangkum teks, menulis esai, membuat kode, dan lain sebagainya.
Bagaimana Cara Kerja Claude 2 dan ChatGPT
Walau dari sisi pengguna keduanya mirip—kamu cukup mengetik pertanyaan atau instruksi ke AI dalam format pesan—cara kerja internal kedua alat ini agak berbeda. Berikut ringkasannya:
- Latar belakang Claude 2: Memakai teknik Constitutional AI untuk memastikan dialog aman dan membantu. Dilatih agar menghindari bahaya lewat percakapan berisiko atau tak etis. Claude 2 juga sering memperjelas hal yang ambigu dan mengakui jika tidak tahu/tidak aman menjawab suatu hal.
- Latar belakang ChatGPT: Ditenagai keluarga GPT-3 & GPT-4 OpenAI yang dilatih dengan dataset sangat besar lewat machine learning. Menggunakan pengenalan pola untuk menebak kata berikut dari sebuah urutan. ChatGPT bertujuan memberi berbagai kemampuan sambil mengurangi potensi bahaya.
Popularitas & Ketersediaan
- Popularitas dan ketersediaan Claude 2: Hanya tersedia untuk beta tester di AS dan Inggris. Anthropic berencana merilisnya lebih luas tahun ini agar bisa menyaingi ChatGPT. Saat ini, Claude 2 belum sepopuler ChatGPT.
- Popularitas dan ketersediaan ChatGPT: Dibuat oleh OpenAI, diluncurkan November 2022 dan langsung meraih lebih dari 1 juta pengguna. ChatGPT gratis dan mudah diakses publik, sehingga penyebarannya viral di media sosial.
Basis Pengetahuan
- Basis pengetahuan Claude 2: Disebutkan punya basis pengetahuan lebih besar dari ChatGPT dan data pelatihannya lebih mutakhir. Anthropic juga menyatakan bahwa modelnya terus belajar dari dialog dengan pengguna nyata.
- Basis pengetahuan ChatGPT: Dilatih pada basis data teks dan dialog online luas hingga tahun 2021, sehingga mengetahui rangkaian peristiwa terkini saat itu tapi dengan beberapa celah untuk berita yang sangat baru. Jawaban ChatGPT juga berdasarkan pola dan informasi dari pelatihan.
Bahasa yang Didukung
- Bahasa yang didukung Claude 2: Saat ini hanya tersedia dalam Bahasa Inggris. Anthropic berencana menambah lebih banyak bahasa segera.
- Bahasa yang didukung ChatGPT: Awalnya hanya mendukung Inggris, kini sudah diperluas ke beberapa bahasa seperti Spanyol, Prancis, Jerman, Italia, Portugis, Belanda, Rusia, Mandarin, Jepang, Korea, dan lainnya.
Batas Teks/Konteks
- Batas konteks Claude 2: Batas tokennya 100K (batas jumlah percakapan sebelumnya yang bisa diperhitungkan saat memberi jawaban). Ini memungkinkan Claude 2 menerima prompt panjang dan punya jendela konteks serta memori lebih besar.
- Batas konteks ChatGPT: ChatGPT-3 batas tokennya 4096, GPT4 (8K) 8000 token, GPT4 (32K) 32000 token karena batas teknis. Ini membuat “memori” ChatGPT tidak sejauh Claude 2. Pengguna harus menyederhanakan pertanyaan atau mengingatkan ulang jika ada info penting.
Waktu Proses
- Waktu proses Claude 2: Dirancang Anthropic dengan performa lebih cepat, waktu respons rata-rata sekitar 5 detik.
- Waktu proses ChatGPT: Biasanya butuh beberapa detik sampai 30 detik untuk menghasilkan jawaban. Bisa melambat saat permintaan tinggi.
Skor Tes - USMLE, BAR & GRE
- Skor tes Claude 2: Claude 2 hasilnya lebih baik dari ChatGPT di GRE writing dan ujian Bar.
- Skor tes ChatGPT: ChatGPT lebih unggul dari Claude di bagian verbal & kuantitatif GRE, juga exam USMLE.
Catatan: Penting untuk diingat walaupun pengguna menguji pengetahuan AI chatbot dalam ujian penting, kedua program tidak didesain untuk mengikuti ujian, dan sama-sama tidak menyarankan mengandalkan platform ini untuk ujian atau penilaian serupa.
Kelebihan & Kekurangan: Claude 2 vs. ChatGPT
Seperti teknologi lain yang terus berkembang, Claude 2 dan ChatGPT punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut keunggulan dan kelemahan kedua model bahasa canggih ini, agar kamu lebih mudah menentukan mana yang paling pas dengan kebutuhan.
Kelebihan Claude 2
- Jawaban lebih aman dan hati-hati
- Memperjelas ambiguitas & mengakui keterbatasan pengetahuan
- Percakapan mengalir natural dengan memori lebih besar
- Penalaran & common sense lebih terasa
- Lebih konservatif, cenderung lebih sedikit salah
- Fokus pada dialog yang natural & aman
Kekurangan Claude 2
- Kemampuan masih di bawah ChatGPT di banyak area
- Kurang kreatif dalam menulis
- Lebih sering enggan memberi info tertentu
- Sudut pandang sangat patuh aturan
- Percakapan kadang terasa kaku
Kelebihan ChatGPT
- Kemampuan luas: percakapan, Q&A, menulis, coding
- Basis pengetahuan masif di berbagai topik
- Bisa diarahkan dengan instruksi dan umpan balik yang natural
- Lebih kreatif & imajinatif
- Hasil tulisan bagus untuk berbagai gaya & format
- Membantu menjelaskan konsep rumit
Kekurangan ChatGPT
- Masih bisa menghasilkan konten berbahaya, bias, atau keliru
- Kadang terlalu bertele-tele dan tidak to the point
- Bisa menghasilkan info salah dengan sangat yakin
- Mengulangi kesalahan walau sudah dikoreksi
- Kadang kurang nyambung dengan konteks dunia nyata dan logika umum
Penggunaan: Claude 2 vs. ChatGPT
Claude 2 dan ChatGPT sama-sama andal dalam memahami dan menghasilkan teks mirip manusia, tetapi masing-masing unggul di bidang berbeda. Berikut penggunaan utama tiap chatbot:
Penggunaan Claude 2
Claude 2 dioptimalkan untuk dialog alami dan menjawab pertanyaan sederhana. Beberapa contoh penggunaan:
- Obrolan santai soal topik sehari-hari
- Menjawab rasa ingin tahu & menjelaskan hal yang membingungkan
- Tugas menulis dengan penalaran jelas, seperti esai
- Saran yang perlu pertimbangan matang & kesadaran keamanan
Penggunaan ChatGPT
Karena latihannya sangat luas, ChatGPT dapat melakukan banyak hal, di antaranya:
- Menjawab pertanyaan detail tentang topik kompleks
- Menulis cerita fiksi, artikel, esai, dan lain-lain
- Membuat copy marketing, tweet, email, skrip, dll.
- Membantu pemrograman: menjelaskan kode & menulis algoritme dasar
Kesimpulan
ChatGPT membuka jalan untuk AI percakapan. Tapi Claude 2 adalah pesaing baru dengan misi mengembangkan teknologi bahasa yang lebih aman & canggih. Siapa yang akan unggul di dunia chatbot AI masih akan terjawab ke depan. Satu hal yang jelas – minat publik pada teknologi ini terus meningkat.
Gunakan Speechify untuk mendengarkan respons chatbot
Baik Anda memakai Claude.AI, ChatGPT, atau Bard Google, Anda bisa mendengarkan jawaban chatbot dengan Speechify. Speechify adalah alat text to speech terdepan yang bisa mengubah teks digital/fisik jadi suara, mulai dari respons chatbot, halaman web, berita, posting media sosial, catatan tulisan tangan, dan lain-lain. Dengan fitur TTS canggih Speechify, Anda bisa lebih produktif serta membaca dan memahami info lebih cepat. Coba Speechify gratis hari ini dan tingkatkan pengalaman membaca Anda.
FAQ
Apa itu xAi?
xAI adalah perusahaan kecerdasan buatan yang didirikan Elon Musk, dan ditujukan menjadi pesaing ChatGPT.
Bagaimana hasil Claude 2 pada tes coding Python?
Claude 2 memperoleh skor 71,2% pada tes Codex HumanEval Python coding.
Bagaimana hasil Claude 2 di dataset GSM8k?
Claude 2 memperoleh skor 88,0% pada GSM8k soal matematika SD, yang menunjukkan kemampuannya di komputasi.

