1. Beranda
  2. TTS
  3. Menggunakan text-to-speech di Google Docs
Dipublikasikan pada TTS

Menggunakan text-to-speech di Google Docs

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Google Docs adalah salah satu aplikasi pengolah kata paling populer di dunia. Dipakai profesional, pelajar, hingga pengguna rumahan.

Apa itu Google Docs?

Google Docs adalah aplikasi berbasis web yang memungkinkan Anda membuat dan mengedit dokumen, spreadsheet, serta presentasi secara real-time bersama orang lain. Anda dapat menggunakannya layaknya aplikasi offline di komputer, hanya saja dengan lebih banyak keunggulan. Google Docs bukan cuma perangkat lunak pengolah kata, tapi juga punya fitur spreadsheet dan presentasi. Tampilan aplikasinya bersih dan mudah dipahami sehingga navigasi dan pemakaiannya terasa praktis.

Keunggulan menggunakan Google Docs

Google Docs menawarkan banyak manfaat untuk penggunanya, seperti:

  • Aksesibilitas: Dengan Google Docs, dokumen Anda tersimpan online, artinya bisa diakses dari perangkat apa saja yang terhubung internet. Sangat membantu bagi pekerja jarak jauh atau yang sering bepergian.
  • Kolaborasi: Banyak orang bisa mengedit dokumen yang sama secara bersamaan, sehingga kerja tim jadi lebih cepat dan simpel. Fitur ini sangat berguna untuk tugas kelompok atau tim jarak jauh. Google Docs juga menyediakan fitur kolaborasi seperti track changes agar perubahan tiap kontributor mudah dipantau.
  • Hemat biaya: Google Docs gratis dipakai tanpa perlu instal software, bayar lisensi, atau urus update. Integrasinya mulus dengan layanan Google lain, seperti Drive dan Gmail, sehingga Anda mendapat paket produktivitas lengkap tanpa biaya tambahan.
  • Integrasi: Google Docs terhubung dengan Google Drive dan Gmail. Dokumen bisa dibagikan lewat email atau disimpan di Google Drive. Fitur riwayat versi juga memudahkan Anda kembali ke versi dokumen sebelumnya jika perlu revisi.
  • Auto-save: Salah satu keunggulan utama Google Docs adalah menyimpan pekerjaan secara otomatis. Anda tidak perlu khawatir kehilangan data kalau komputer tiba-tiba mati. Fitur ini dikombinasikan dengan riwayat versi, sehingga dokumen lebih aman dari kehilangan data tak disengaja.

Membuat akun Google

Sebelum mulai memakai Google Docs, Anda perlu akun Google. Proses pembuatannya hanya butuh beberapa menit. Jika Anda baru mengenal Google, mungkin bertanya-tanya kenapa harus punya akun. Akun Google bukan cuma untuk Google Docs, tapi juga membuka akses ke layanan lain seperti Gmail, Google Drive, dan Google Calendar.

Membuat akun Google baru

Untuk membuat akun Google baru, ikuti langkah mudah berikut:

  1. Buka halaman pendaftaran Google.
  2. Masukkan nama depan dan belakang. Gunakan nama asli agar mudah ditemukan saat berbagi dokumen.
  3. Pilih username dan kata sandi. Username akan menjadi alamat email Anda, jadi pilih yang mudah diingat dan terlihat profesional. Buat kata sandi yang kuat dan unik agar akun tetap aman.
  4. Masukkan tanggal lahir & jenis kelamin, untuk mempersonalisasi pengalaman Anda dengan Google.
  5. Tambahkan nomor telepon untuk pemulihan akun (opsional). Ini memberikan lapisan keamanan ekstra jika suatu saat Anda lupa kata sandi.
  6. Setujui syarat dan ketentuan. Bacalah dengan saksama karena berisi hak dan tanggung jawab Anda sebagai pengguna.
  7. Klik ‘Buat Akun’. Selesai, kini Anda sudah punya akun Google!

Masuk ke Google Docs

Setelah memiliki akun Google, Anda bisa masuk ke Google Docs lewat beranda lalu klik ‘Masuk’. Masukkan email dan kata sandi, lalu Anda akan diarahkan ke dashboard Docs. Jika memakai komputer bersama atau jaringan publik, pastikan logout setelah selesai demi keamanan data Anda.

Menjelajahi beranda Google Docs

Beranda Google Docs menawarkan antarmuka yang simpel dan intuitif untuk membuat dan mengelola dokumen. Tersedia pintasan ke dokumen terbaru, dan Anda dapat mencari file lewat kotak pencarian. Untuk membuat dokumen baru, klik ‘Dokumen baru’ di kiri atas layar. Google Docs menyediakan berbagai jenis file: dokumen, spreadsheet, presentasi, dan formulir. Tiap jenis punya fitur dan kegunaan unik, jadi luangkan waktu untuk mengeksplorasi sesuai kebutuhan Anda.

Membuat & mengelola dokumen

Setelah akun Google siap, saatnya mulai membuat dokumen di Google Docs. Berikut langkah-langkahnya.

Membuat dokumen baru

Untuk membuat dokumen baru, klik ‘Dokumen baru’ di kiri atas layar. Pilih dokumen kosong, template, atau dokumen dari Google Drive. Setelah memilih, Anda bisa langsung mulai mengetik. Google Docs punya banyak fitur, seperti shortcut keyboard untuk navigasi cepat, serta beragam opsi format agar dokumen tampak rapi dan menarik.

Mengimpor dokumen yang sudah ada

Jika Anda sudah punya dokumen di komputer, Anda bisa dengan mudah mengimpornya ke Google Docs. Klik ‘File’ di kiri atas, lalu pilih ‘Impor’. Pilih file dari komputer atau layanan cloud lain seperti Dropbox atau OneDrive. Fitur ini memudahkan perpindahan dari Word ke Google Docs tanpa kehilangan konten penting Anda.

Mengatur dokumen di Google Drive

Semua dokumen Google Docs otomatis tersimpan di Google Drive. Anda bisa mengaksesnya dari mana saja, kapan saja selama tersambung internet. Pada bagian ‘My Drive’ di beranda Google Docs, Anda bisa membuat folder untuk menata dokumen. Google Drive juga memungkinkan Anda mengatur izin setiap file (viewer/editor/komentator) agar dokumen bisa dibagikan dengan aman ke orang yang tepat.

Berbagi & kolaborasi dokumen

Salah satu fitur terkuat Google Docs adalah kolaborasi real-time. Klik tombol ‘Bagikan’ di kanan atas, masukkan email orang yang ingin diajak bekerja sama, lalu tentukan hak akses (lihat/edit, dan seterusnya). Semua kolaborator bisa mengedit dokumen secara bersamaan dan melihat perubahan seketika. Alur kerja seperti ini sangat membantu meningkatkan produktivitas dan kerja tim.

Memformat & mengedit dokumen

Fitur penting program pengolah kata adalah kemampuan memformat dan mengedit teks. Untungnya, Google Docs menyediakan banyak alat untuk mengatur tampilan dan isi teks Anda.

Format teks dasar

Google Docs menyediakan alat standar seperti tebal, miring, garis bawah, coret, serta pengaturan jenis dan ukuran font. Untuk mengaksesnya, klik menu ‘Format’ lalu ‘Teks’. Google Docs juga mendukung voice typing, memungkinkan Anda mendikte teks tanpa harus mengetik, ideal bagi yang ingin mengetik hands-free atau mengalami kesulitan mengetik.

Membuat daftar & tabel

Google Docs punya alat simpel untuk membuat dan mengedit daftar maupun tabel. Klik ikon ‘Daftar’ di toolbar format untuk membuat daftar berpoin atau bernomor. Untuk tabel, klik ‘Tabel’ di menu atas dan pilih jumlah baris serta kolom sesuai kebutuhan. Tabel bermanfaat untuk menyusun data, jadwal, dan sebagainya, dan bisa dikustomisasi dengan mengubah ukuran sel, menambah border, atau memberi warna latar.

Menyisipkan gambar & video

Google Docs memudahkan Anda memasukkan gambar dan video ke dalam dokumen. Klik ‘Sisipkan’ di menu atas, lalu pilih ‘Gambar’. Anda bisa mengunggah dari komputer atau memakai URL. Fitur ini membantu menambahkan elemen visual seperti grafik, diagram, atau ilustrasi. Untuk video, cukup tempelkan URL-nya di dokumen. Video sangat cocok untuk memperkaya presentasi atau materi tutorial.

Header, footer, dan nomor halaman penting untuk dokumen akademis maupun profesional. Google Docs memudahkan Anda menambahkan elemen-elemen ini. Untuk menambah header/footer, klik ‘Sisipkan’ lalu pilih ‘Header & nomor halaman’ atau ‘Footer & nomor halaman’. Anda bisa mengatur isi dan format header/footer, misalnya judul, nama penulis, tanggal, dan nomor halaman untuk membantu dokumentasi dan pengorganisasian.

Workflow & add-ons

Google Docs menyediakan workflow dan add-ons untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menambah fitur. Workflow adalah serangkaian aksi otomatis untuk tugas yang berulang. Anda bisa membuat workflow sendiri lewat Google Apps Script, misalnya membuat daftar isi otomatis dari heading atau menyusun template khusus. Kunjungi Google Workspace Marketplace untuk menemukan berbagai add-ons buatan developer pihak ketiga, supaya Docs makin canggih dan terintegrasi dengan layanan favorit Anda.

Harga & dukungan

Google Docs tersedia gratis sebagai bagian dari Google Workspace bersama produk lain seperti Sheets dan Slides. Fitur dasarnya gratis, namun tersedia paket berbayar untuk bisnis dan organisasi yang membutuhkan fitur lebih canggih, kapasitas penyimpanan lebih besar, atau dukungan khusus. Google juga menyediakan dokumentasi dan tutorial lengkap. Baik untuk pemula maupun pengguna lanjutan, sumber daya ini bisa membantu Anda memaksimalkan pemakaian Docs.

Google Docs adalah alat yang kuat dan fleksibel dalam ekosistem Google Workspace. Berbasis web, kolaboratif, dan fiturnya lengkap, sehingga diminati individu, bisnis, maupun institusi pendidikan. Integrasinya yang mulus dengan layanan Google, beragam fitur edit dan format, serta kemampuan otomatisasi melalui workflow dan add-ons menjadikan Google Docs solusi pengolah kata yang andal. Cocok untuk dokumen profesional, proyek kelompok, atau sekadar pengolah kata yang praktis dan efisien. Coba sekarang dan rasakan sendiri manfaatnya!

Cara menggunakan text-to-speech di Google Docs

Di artikel ini, kami berbagi cara memakai text-to-speech langsung di Google Docs, plus berbagai tips dan trik. Anda juga bisa membagikan versi audio dokumen ke siapa saja – supaya dokumen lebih mudah didengarkan.

Dulu, baik Anda menggunakan Mac maupun komputer Windows, pilihan realistis utama hanyalah paket Microsoft Office. Sekarang, banyak pesaing bermunculan, dan Google Docs bisa dipakai gratis dengan akun Google biasa.

Hampir semua yang Anda buat tersimpan di cloud – jadi bisa diakses dari komputer, laptop, smartphone, tablet, atau perangkat apa pun yang Anda pakai.

Tentu saja, hal ini memunculkan pertanyaan – bisa tidak fitur text-to-speech dipakai di dokumen yang dibuat lewat Google Docs? Jawabannya: bisa, dengan catatan Anda memperhatikan beberapa hal berikut.

Cara mengaktifkan pembacaan di Google Docs: langkah-langkah

Cara paling simpel adalah memasang ekstensi text-to-speech Google Docs. Ini aplikasi kecil yang ditambahkan ke browser, khususnya Google Chrome.

Ekstensi text-to-speech untuk Google Docs

Speechify mendukung text-to-speech Google Docs di semua perangkat. Dari Android, Chrome, Safari, hingga iOS. Setelah ekstensi Speechify TTS terpasang, cukup tekan tombol "play" di toolbar. Speechify akan membacakan semuanya untuk Anda, memberikan pengalaman audio yang nyaman agar Anda lebih menyerap informasi dan memahami isi dokumen.

Seperti terlihat pada ilustrasi, tombol “Play” siap dipakai kapan saja. Anda bisa memutar seluruh dokumen atau paragraf tertentu saja. Setelah selesai, Anda bisa langsung membagikan versi audio dokumen hanya dengan satu klik.

Tidak ada solusi lain yang sepraktis dan sekuat ini namun tetap mudah dipakai di Google Docs. Ini akan membuat Anda jadi power user produktivitas di Google Docs. Yang terbaik, Anda bisa mencobanya gratis mulai hari ini!

Singkatnya, memakai text to speech di Google Docs adalah cara ampuh memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan teman maupun kolega. Karena Docs berbasis cloud, perubahan orang lain di dokumen akan langsung muncul secara real-time di perangkat Anda.

Jadi, jika Anda bekerja dalam tim dan rekan menambahkan paragraf baru, ekstensi Speechify bisa langsung membacakan bagian tersebut atau seluruh dokumen begitu ada perubahan.

Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir progress proyek tersendat. Baik Anda memiliki hambatan penglihatan atau memang lebih mudah menyerap informasi lewat audio ketimbang teks (yang cukup umum), ini solusi efisien untuk mendukung tujuan Anda.

Tergantung tipe komputer Anda, tersedia juga opsi text to speech tanpa perlu download tambahan. “VoiceOver” misalnya, sudah langsung tersedia di Mac. Cukup aktifkan di “System Preferences” dan fitur ini dapat dipakai dengan efek serupa.

Text-to-speech Google Docs di HP

Ya, Anda juga bisa memakai text-to-speech Google Docs di HP Anda. Speechify TTS tersedia di semua platform dan tersinkron lewat cloud. Anda tetap bisa mengerjakan dokumen di mana saja, sementara Speechify selalu muncul di sidebar Google Doc Anda.

FAQ

Bagaimana cara text-to-speech di Google Docs?

Proses memakai text-to-speech di Google Docs sangat sederhana. Cukup buka dokumen, lalu blok teks yang ingin dibaca — mirip seperti ketika Anda menyorot paragraf untuk copy-paste.

Kemudian, tekan tombol “CTRL” dan “A” bersamaan di keyboard. Ini akan memilih seluruh teks. Selanjutnya pilih opsi “Aksesibilitas” di menu atas. Setelah itu, pilih “Speak Selection” dari menu drop-down “Speak.” Screen reader akan membacakan teksnya.

Ingin pengalaman suara yang lebih alami? Coba Speechify gratis!

Bisakah Google Docs membacakan dokumen?

Setelah membuka Google Doc, pilih menu “Aksesibilitas” di toolbar atas. Pilih opsi “Speak”. Selanjutnya, klik tombol “Speak Selection” di menu drop-down.

Setelah aktif, Anda bisa meminta Google Docs membacakan dokumen mulai dari posisi kursor. Jika fitur “ChromeVox” aktif, suara akan keluar untuk seluruh tab browser yang terbuka.

Namun, Speechify adalah alternatif yang lebih unggul. Coba gratis! Di mana pun Anda memakai Google Docs — di laptop atau HP, lewat Safari atau Chrome — Speechify adalah aplikasi terbaik untuk text to speech.

Bagaimana cara memakai Google text-to-speech di Chrome?

Jika Anda memakai alat text-to-speech seperti Speechify, mengaktifkannya di browser Google Chrome sangat mudah. Selama ekstensi Speechify untuk Chrome sudah terpasang, Anda bisa meminta aplikasi membacakan konten apa pun di desktop atau laptop. Cukup tekan tombol “Play” di jendela bawah layar. Anda juga bisa memakai tombol “Forward” dan “Back” untuk lompat ke bagian teks tertentu, atau mengatur kecepatan baca sesuai kebutuhan.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.