1. Beranda
  2. Bibliofil
  3. Ulasan manga My Hero Academia
Dipublikasikan pada Bibliofil

Ulasan manga My Hero Academia

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

My Hero Academia manga diulas

My Hero Academia (Boku No Hero Academia di Jepang), adalah seri manga Jepang populer karya Kohei Horikoshi. Lebih dari 30 volume mengisahkan sekelompok pahlawan muda di dunia di mana hampir semua orang punya kekuatan super — kecuali tokoh utama kita, Izuku Midoriya.

Pertama kali terbit pada 2014 di majalah Weekly Shonen Jump dan sejak itu menjadi salah satu manga (komik/novel grafis Jepang) terpopuler. Viz Media menangani lokalisasi bahasa Inggrisnya. Seri ini sukses besar, baik di Jepang maupun internasional. Ada juga serial anime sejak 2016, game My Hero One’s Justice, dan film World Heroes Mission. My Hero Academia juga punya banyak spin-off manga dan light novel.

Kalau kamu ingin masuk fandom MHA, baca dulu ulasan manga kami berikut. Catatan: akan ada spoiler cerita dan karakter.

Sinopsis My Hero Academia

Penulis My Hero Academia mengaku beberapa manga favoritnya seperti Naruto, Bleach, dan One Piece jelas jadi inspirasi dunia MHA yang megah. Namun, meski mirip dengan manga shonen lain (seperti Naruto, Bleach, Dragon Ball), My Hero Academia karya Kohei Horikoshi tetap punya keunikan sendiri.

Kisahnya mengikuti Izuku Midoriya, siswa SMA tanpa kekuatan super di dunia di mana hampir semua orang lahir dengan kemampuan unik bernama Quirk. Quirk ini tak selalu keren, banyak yang justru kocak. Karena “keanehannya” ini, ia sering dibully waktu kecil. Meski begitu, cita-cita Izuku adalah menjadi pahlawan sejati.

Mimpinya mempertemukannya dengan All Might, salah satu pahlawan terkuat di dunia. All Might adalah selebriti di semesta MHA dan panutan Izuku Midoriya. Berkat All Might dan memperoleh quirk All for One secara diam-diam, Izuku masuk U.A. High (sekolah calon pahlawan terbaik) untuk jadi pahlawan nomor satu. Izuku pun berusaha jadi pahlawan utama, menaklukkan segala tantangan yang datang. Teman-temannya seperti Shoto Todoroki, Ochaco Uraraka, Katsuki Bakugo, dan Tenya Iida ikut berjuang bersamanya di Kelas 1-A U.A. High.

Izuku Midoriya dan teman-temannya segera terseret dalam pertarungan melawan League of Villains (seperti Tomura Shigaraki, Dabi, dan Himiko Toga), dan aksinya nyaris tak pernah berhenti.

Penghargaan untuk My Hero Academia

Seri ini memenangkan banyak penghargaan seperti Harvey Award 2019 untuk Manga Terbaik, penghargaan Nico Nico dan Da Vinci’s Tsugi ni Kuru Manga serta Sugoi Japan Award. Serial animenya juga beberapa kali masuk nominasi Crunchyroll’s Anime of the Year.

Manga MHA merupakan salah satu seri terlaris sepanjang masa. Mendapat pujian kritikus dan penggemar berkat gaya seni, desain karakter, humor, dan ceritanya.

My Hero Academia—Ulasan kami

My Hero Academia Volume 1 adalah titik awal yang pas bagi pembaca yang ingin terjun ke seri ini. Volume ini jadi cerita asal mula yang membangun fondasi untuk kisah-kisah selanjutnya. Mudah diakses pembaca baru maupun yang sudah menonton anime dan ingin mencoba manganya.

Volume pertama mengikuti Izuku Midoriya yang tanpa quirk ketika mulai mengenal dunia pahlawan profesional dan perjuangannya untuk bergabung dengan para pahlawan. Izuku bocah kutu buku yang ceria dan tidak terlihat seperti petarung, tapi dia senang mencatat pahlawan-pahlawan terbaik dan bermimpi bisa mengikuti jejak idolanya, All Might.

Segalanya berubah saat ia mendapat quirk One for All yang dapat diwariskan—dulu milik Yoichi Shigaraki. One For All memungkinkan pengguna menyimpan tenaga luar biasa besar, sehingga mereka jadi kuat, cepat, lincah, dan tahan banting. Ini juga satu-satunya quirk yang bisa melawan All for One. Sepanjang seri, pembaca diajak menyusuri petualangan penuh aksi dan pertarungan seru.

Horikoshi piawai memperlihatkan konsekuensi pilihan Izuku dan perjuangannya. Salah satu kekuatan MHA adalah perkembangan karakter, baik pahlawan maupun villain. Cerita terasa dalam dan tidak sekadar hitam-putih. Perjuangan tokoh utama juga memberi pelajaran berharga soal menghadapi rintangan, percaya diri, dan pantang menyerah.

Secara keseluruhan, My Hero Academia adalah seri manga seru yang hampir pasti memikat pembaca. Sarat aksi, karakter menarik, dan cerita yang bikin penasaran sampai akhir. Dengan karakter kian banyak dan plot makin intens, seri ini cocok untuk pembaca berbagai usia. Referensi pop culture ke pahlawan Barat jadi pelengkap hiburan yang makin asyik.

Dengarkan kisah seru di Speechify Audiobooks

Lagi cari kisah petualangan seru lainnya?

Speechify Audiobooks adalah sumber hiburan dan edukasi. Beragam audiobook tersedia, tinggal pilih sesuai selera. Speechify Audiobooks mudah digunakan, antarmuka ramah, bisa cari per genre atau judul. Dengan langganan atau pembelian satuan, kamu bebas pilih sesuai anggaran. Yuk coba Speechify Audiobooks! Dijamin tidak mengecewakan.

FAQ

Apakah manga My Hero Academia cocok untuk anak-anak?

My Hero Academia lebih cocok untuk remaja dibanding anak-anak karena beberapa kontennya cukup brutal.

Apakah manga MHA jadi gelap?

Ceritanya makin kelam seiring terkuaknya latar belakang para villain.

Apakah manga My Hero Academia sudah selesai?

Manga My Hero Academia saat ini berada di arc cerita terakhir.

Apakah Deku menjadi villain di manga My Hero Academia?

Sejauh ini, Deku belum jadi villain. Meski begitu, ada juga fans yang melihat arah cerita ini sebagai potensi pengembangan karakternya.

Siapa tokoh utama di manga MHA?

Izuku Midoriya adalah tokoh utamanya.

Apa genre manga MHA?

Manga MHA bergenre aksi superhero/sci-fi shonen.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.