Sedang mencari alat dan sumber terbaik untuk disleksia? Berikut semua yang perlu Anda ketahui. Banyak ilmuwan terkemuka, seperti Sally Shaywitz, telah mengembangkan cara mengatasi masalah membaca dan ada beberapa metode luar biasa yang sangat membantu.
Yang perlu orang tua ketahui tentang disleksia
Disleksia adalah gangguan membaca yang dapat dialami siapa saja tanpa memandang usia. Meski tidak ada satu tes khusus untuk diagnosis, dokter tetap dapat menentukan apakah anak Anda mengalami disleksia.
Ini penting karena disleksia dan gangguan belajar lain (ADHD, disgrafia, dan lainnya) dapat memengaruhi perkembangan anak di sekolah. Anak jadi kurang optimal di kelas dan bisa mengalami berbagai kesulitan.
Jadi, langkah terbaik adalah segera bertindak begitu melihat tanda-tanda disleksia.
Apa yang bisa orang tua lakukan untuk membantu anaknya yang disleksia?
Orang tua perlu mendukung dan membantu anak semaksimal mungkin. Dalam banyak kasus, proses mengatasi disleksia butuh waktu dan usaha, tapi hasilnya sangat mungkin dicapai.
Anda juga bisa mencoba beragam metode belajar, alat, dan strategi untuk mempermudah keadaan. Ada banyak terapi dan perangkat yang dapat meningkatkan kemampuan membaca, namun yang paling penting adalah dukungan Anda.
Disleksia dapat memengaruhi rasa percaya diri dan kesehatan mental anak, jadi penting untuk selalu ada di sisi mereka dan bersabar. Baik anak sekolah formal maupun homeschooling, Anda tetap perlu konsisten mendukungnya.
Kurikulum terbaik untuk disleksia
Memilih kurikulum terbaik untuk disleksia tidaklah mudah. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, terutama di sekolah umum. Guru juga butuh waktu menyiapkan program baru. Perubahan tidak bisa terjadi sekaligus.
Namun jika tersedia cukup waktu untuk penyesuaian, pilihlah program yang dirancang untuk memotivasi anak belajar. Walau mereka kesulitan membaca, kurikulum membaca bisa disesuaikan agar lebih efektif.
Orton-Gillingham
Metode Orton-Gillingham adalah salah satu metode edukasi multisensori paling populer. Dikembangkan sejak awal abad ke-20, pendekatan ini mengutamakan pembelajaran multisensori.
Metode ini memecah kata menjadi suara dan huruf sehingga anak memahami cara membentuk kata. Cocok untuk kelompok kecil atau bimbingan satu-satu, dan sangat efektif untuk mengatasi kesulitan membaca.
IEP atau Individualized Education Programs juga dapat membantu anak dengan gangguan belajar dan sangat bermanfaat sejak kelas satu dan seterusnya.
Pendekatan Fonik
Kesadaran fonemik diajarkan sejak awal—ini kelebihan utama metode ini. Anak dengan disleksia akan sangat terbantu, meski anak lain mungkin bisa melompati beberapa tahap awalnya.
Alih-alih mulai dari kata dan huruf, anak fokus dulu ke fonem atau bunyi di balik tiap huruf. Selanjutnya, mereka mulai memahami hubungan antara suara, huruf, dan cara menyusun kata.
Pendekatan literasi terstruktur
Pendekatan literasi terstruktur serupa dengan dua metode berbasis riset sebelumnya dan mengajarkan anak hubungan antara bunyi, kata, dan huruf. Teknik seperti bertepuk tangan saat membaca suku kata, memecah kata, dan lain-lain juga digunakan.
Metode ini mencakup bantuan visual, membaca, teknik auditori, dan mengeja. Ada tahapan pembelajaran yang jelas dan terstruktur. Anak yang memahami dasar dengan baik akan belajar lebih optimal dan terhindar dari masalah yang sering muncul di metode tradisional.
3 Sumber terbaik untuk disleksia
Selain metode, webinar, dan kurikulum berbasis bukti, ada banyak alat dan sumber untuk membantu disleksia. Sumber-sumber ini dapat digunakan berdampingan dengan metode apa pun oleh anak, guru, maupun spesialis membaca.
Teknologi sudah akrab bagi anak, dan ini menunjukkan adanya beragam solusi untuk tantangan mereka. Audiobook kadang bisa membantu, meski tidak selalu tersedia.
Teks ke suara
Aplikasi teks ke suara adalah alat aksesibilitas atau teknologi bantu yang dapat mengubah teks menjadi suara AI. TTS paling populer saat ini adalah Speechify. Aplikasinya bisa digunakan di semua platform dan mendukung banyak bahasa serta aksen.
Kelebihan utamanya, anak disleksia tidak perlu membaca sendiri. Cukup aktifkan aplikasi dan Speechify akan membacakan teks. Aplikasi ini fleksibel, mudah dipakai, dan menghemat waktu—terutama untuk pelajar dengan gaya belajar auditori.
Pemindai teks
Ide serupa ada pada pemindai teks. Banyak aplikasi dengan OCR (optical character recognition) yang dapat memindai dan mengubah hampir semua jenis teks ke format digital.
Pilihan lainnya adalah pulpen pembaca atau pena pemindai yang dapat mengubah teks menjadi suara AI. Kombinasi alat teks ke suara dan OCR ini bisa dipakai bersama Speechify atau alat TTS lain.
Highlighter
Highlighter mungkin yang paling sederhana karena hanya berupa lembar plastik berwarna. Ada berbagai ukuran, bahkan ada yang bisa menutupi satu halaman penuh.
Keunggulannya adalah membantu memfokuskan perhatian dan memudahkan anak membaca. Warna highlighter mengubah panjang gelombang cahaya yang diterima mata dan otak.
FAQ
Cara terbaik mengajar anak disleksia?
Metode terbaik adalah memakai pendekatan fonetik, permainan rima, atau metode teruji lainnya.
Jika anak kesulitan di kelas, artinya pendekatan perlu diubah. Ada banyak cara berbeda untuk mengatasi hambatan belajar.
Aplikasi terbaik untuk anak disleksia?
Aplikasi terbaik untuk anak disleksia adalah Speechify. Aplikasi ini mudah mengubah teks jadi suara buatan sehingga anak lebih nyaman menyimak teks. Speechify juga bisa digunakan untuk halaman fisik dan sangat fleksibel.
Cara terbaik membantu anak?
Jika ingin membantu keterampilan literasi anak, kuncinya adalah sabar. Anak butuh dukungan dan Anda perlu mendampinginya untuk mengatasi disleksia. Tidak mudah, tapi sangat mungkin dicapai dengan dedikasi.
Penting juga meningkatkan kesadaran soal disleksia—banyak lembaga seperti Yale Center for Dyslexia and Creativity, International Dyslexia Association, Dyslexiahelp, dan kelompok advokasi pendidikan khusus lainnya yang turut berperan.

