Audiobook seperti Greenlights
Banyak orang menganggap selebriti Hollywood hanya sebagai performer, tapi sebagian menyalurkan bakat seni mereka ke berbagai bidang dan menciptakan kisah luar biasa. Contohnya adalah Greenlights, memoar populer Matthew McConaughey.
Apa itu Greenlights?
Greenlights adalah autobiografi aktor peraih Oscar, Matthew McConaughey. Judul buku ini diambil dari istilah di dunia perfilman. Greenlighting berarti studio memberi lampu hijau pada sebuah proyek.
McConaughey menunjukkan bahwa setiap orang bisa menciptakan greenlights sendiri dalam hidup. Audiobook ini mengajak pendengar masuk ke dalam pikirannya saat ia mengenang masa kecil, didikan keras, perjalanan menuju ketenaran, perubahan karier, dan pelajaran hidupnya.
Ini adalah kisah memikat yang penuh nasihat unik dan kebijaksanaan untuk meraih hidup yang lebih bermakna. Meski utamanya berupa memoar, buku ini juga menjadi panduan pengembangan diri untuk menikmati lebih banyak greenlights. Ceritanya membawa kita dalam perjalanan seru dan pengalaman hidup pribadi sang aktor.
Versi audiobook dari Random House Audio berdurasi 6 jam 42 menit, dan jika Anda anggota Amazon Audible, Anda bisa mendapatkannya dengan mudah. Buku ini juga tersedia di Goodreads, Amazon Kindle, dan lainnya.
McConaughey hanyalah salah satu selebritas Hollywood yang menulis buku inspiratif penuh pelajaran hidup. Apa saja buku lainnya yang mungkin Anda sukai?
Audiobook untuk penggemar Greenlights
Jika Anda menyukai Greenlights, Anda mungkin juga akan jatuh hati pada beberapa audiobook berikut ini.
What If Your Blessings Come Through Raindrops?
Buku karya musisi peraih Grammy, Laura Story, ini sama inspiratifnya dengan lagu hitnya “Blessings.” Versi audiobook yang dinarasikan Ann Richardson berisi 30 renungan yang ditulis Story.
Pas didengar di rumah maupun saat bepergian. Sering muncul di kategori agama dan spiritual, What If Your Blessings Come Through Raindrops? mengulas duka, anugerah, dan pemulihan.
Becoming
Dengan durasi lebih dari 19 jam, Becoming adalah salah satu audiobook terpopuler di dunia. Ditulis dan dinarasikan Michelle Obama, buku dan audiobook ini menyabet banyak penghargaan, termasuk Grammy untuk Album Kata Terkait Terbaik 2020.
Memoar intim Michelle Obama ini menceritakan hidupnya dari masa kecil, pernikahan dengan Barack Obama, hingga menjadi Ibu Negara AS. Ia membahas tentang ibu, politik, ras, kemenangan, dan kekecewaan. Bukan hanya kisah menarik, tapi juga berisi nasihat bagi yang mencari inspirasi.
The Subtle Art of Not Giving a F***
Mark Manson, yang dikenal lewat buku-buku pengembangan diri, menulis The Subtle Art of Not Giving a F***. Penulis dan blogger terkenal ini berbicara blak-blakan dan membantu pembaca berani jujur pada diri sendiri lewat audiobook versi lengkap ini.
Buku ini menentang pola pikir positif berlebihan dan menyoroti kekuatan kejujuran. Buku self-help generasi kini ini sangat to the point, dan penulis tak sungkan memberi nasihat tegas. Misalnya, ia menyarankan agar keterbatasan diterima dan dijadikan kekuatan untuk maju. Bagi sebagian orang pesannya terasa keras, tapi justru itu yang dibutuhkan mereka yang ingin hidup lebih realistis.
Where the Crawdads Sing
Where the Crawdads Sing karya Delia Owens memang bukan non-fiksi, tapi sarat pelajaran hidup. Cerita mengikuti Kya Clark, Marsh Girl dari Barkley Cove, North Carolina.
Pembaca diajak mengikuti seluruh hidup Kya dan misteri di sekelilingnya. Penulis piawai merangkai puisi tentang alam sambil menyajikan kisah coming-of-age dengan bumbu misteri pembunuhan yang seru.
Will
Aktor, penyanyi, produser, dan entertainer Will Smith bekerja sama dengan Mark Manson menulis autobiografinya yang berjudul Will. Dinarrasi langsung oleh Will Smith, Will menjadi bestseller New York Times dan audiobook-nya juga laris di Audible.
Buku ini mengikuti perjalanan Will Smith dari awal yang sederhana, menghadapi banyak tantangan, hingga tumbuh dewasa, menjadi ayah, dan bintang. Namun, Will juga membahas pergulatan yang dialami selebritas kenamaan sekalipun. Kisah hidup yang kuat tentang transformasi batin, kemenangan, dan proses tiada henti untuk mengenal diri.
Born a Crime
Banyak selebriti menulis buku dan audiobook tentang hidup serta tantangan mereka. Banyak memoar menjadi bestseller, tapi hanya sedikit yang sekuat Born a Crime karya Trevor Noah. Komedian dan pembawa acara TV asal Afrika Selatan ini menceritakan perjalanannya dari bocah di masa Apartheid hingga sukses di TV.
Ini kisah coming-of-age yang benar-benar membekas. Dari penculikan gagal, suka duka masa SMA, hingga momen keberuntungan, Noah menceritakan semuanya. Meski dikenal dengan humor satirnya, narasinya di audiobook ini mengajak pendengar naik turun antara kisah lucu dan menyentuh. Bukan sekadar bahan tawa, tapi wajib dengar bagi siapa pun yang sedang mencari jati diri.
Speechify—Ubah teks digital jadi suara
Jika Anda suka audiobook, Anda mungkin juga akan suka mengubah teks apa pun menjadi suara.
Speechify text to speech (TTS) dapat menjadikan semua teks enak didengar. Dengan TTS dan OCR, Speechify menghasilkan suara alami dari teks digital maupun fisik. Aplikasi ini membantu pengguna yang kesulitan membaca dengan membuat narasi, sorotan teks, dan kontrol pemutaran yang bisa disesuaikan.
Coba Speechify dan nikmati semua konten tulisan favorit Anda di ujung jari, siap didengarkan kapan saja.

