Georg Wilhelm Friedrich Hegel adalah filsuf Jerman terkenal atas kontribusi dan pengaruhnya terhadap filsafat Barat. Pemikiran Hegel sangat berpengaruh dalam sejarah filsafat, terutama yang membahas sejarah dunia dan filsafat politik.
Dianggap sebagai puncak idealisme Jerman, Hegel meninggalkan jejak mendalam di dunia filsafat. Meski pernah dilarang pemerintah Prusia, karya-karyanya tetap abadi dan menginspirasi banyak filsuf setelahnya, termasuk tokoh eksistensialisme, Soren Kierkegaard.
G. W. F. Hegel menjabarkan pemikirannya melalui buku-bukunya, yang semuanya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Jika Anda ingin lebih jauh mendalami pemikiran Hegel, artikel ini akan memberikan gambaran buku-buku esensial karya sang filsuf.
Tentang Georg Wilhelm Friedrich Hegel dan filsafatnya
G. W. F. Hegel lahir di Stuttgart, Jerman, dan bersekolah di sekolah tata bahasa setempat. Pada usia 18 tahun, Hegel pergi ke Tübingen untuk belajar filsafat dan teologi.
Selama masa studinya, Hegel bersahabat dengan beberapa orang yang kemudian menjadi tokoh penting abad ke-19, termasuk penyair Friedrich Hölderlin dan filsuf Friedrich von Schelling.
Kedua tokoh itu mengarahkan perhatian Hegel pada Immanuel Kant dan dualisme filsafat Kantian. Berkat pengaruh itu dan mengikuti Schelling, Hegel melanjutkan ke Universitas Jena, pusat pemikiran kritis pada masanya berkat tokoh seperti K.L. Reinhold dan J.G. Fichte.
Sepanjang hidup dan kariernya, Hegel tinggal dan mengajar di pusat akademis utama Jerman, termasuk Berlin, Heidelberg, Berne, dan Frankfurt.
Pengaruh besar dari tokoh-tokoh Pencerahan, Revolusi Prancis, dan penaklukan Napoleon sangat membentuk sistem filsafat Hegel. Hegel juga banyak terinspirasi dari pemikir sebelumnya, mulai dari filsuf Yunani Kuno seperti Aristoteles hingga Spinoza dan Rousseau.
Sistem pemikiran utama Hegel adalah dialektika. Dasarnya adalah ide totalitas, yaitu kondisi yang utuh dan benar. Konsep sublimasi sangat penting untuk mencapai totalitas ini — logika mengatasi sesuatu dengan mempertahankan dan meningkatkannya, bukan menghancurkannya.
Sublimasi dicapai lewat sistem berpikir dinamis yang disebut negasi. Prinsip ini menantang keadaan statis dan mendorongnya bergerak. Negasi adalah kekuatan pendorong utama sistem dialektika Hegel: tesis, antitesis, dan sintesis.
Jika semua ini terasa rumit, wajar saja — filsafat Hegel hampir mustahil diringkas dalam beberapa kalimat. Itu sebabnya, bagian berikut ini akan merekomendasikan buku-buku Hegel terbaik untuk studi mendalam.
Buku terbaik karya Georg Wilhelm Friedrich Hegel
The Encyclopedia of the Philosophical Sciences
Ensiklopedia ini mewakili pemaparan lengkap dan sistematis atas sistem filsafat Hegel. Karya ini terbagi menjadi tiga bagian: Science of Logic, Science of Nature, dan Science of Geist.
Elements of the Philosophy of Right
Dalam buku ini, Hegel mengembangkan konsep dari The Encyclopedia of the Philosophical Sciences yang sebelumnya belum dibahas secara mendalam. Di sini, Hegel menguraikan filsafat politiknya serta pandangan sistematis mengenai sosial, moral, dan hukum. Filsafat hukum dianggap sebagai bagian penting dari sistem Hegel. Buku ini diterjemahkan oleh H. B. Nisbet dan T. M. Knox.
The Phenomenology of Spirit
The Phenomenology of Spirit dianggap sebagai karya paling berpengaruh dari Hegel. Karya ini memengaruhi banyak aliran pemikiran, membahas pertanyaan-pertanyaan filsafat penting hingga pandangan mengenai Kekristenan dan Tuhan. Buku ini mencakup bagian-bagian berikut:
- Kesadaran
- Kesadaran-diri
- Akal
- Roh
- Agama
- Pengetahuan Mutlak
- Ilmu Logika
Tak heran, karya utama ini menguraikan sistem logika Hegel secara menyeluruh. Di sini sang filsuf menjelaskan metode dialektikanya, juga membahas tema yang kadang terdengar pelik, seperti gagasan bahwa realitas ditentukan oleh pikiran, dan keduanya pada dasarnya sama.
Selain karya utama ini, Hegel juga menulis banyak buku lain yang patut disebut:
- Lectures on the Philosophy of Religion
- Philosophy of Mind
- Philosophy of Nature
- System of Ethical Life
Dengarkan buku audio filsafat di Speechify
Jika Anda tertarik dengan topik filsafat, Anda pasti tahu betapa mudahnya mata lelah membaca halaman penuh pemikiran rumit. Karena itu, Anda bisa mencoba mendengarkan karya filsafat sebagai alternatif.
Speechify menyediakan cara terbaik untuk itu. Layanan buku audio ini punya pustaka besar dari berbagai genre, termasuk buku audio filsafat terbaik. Cukup kunjungi website Speechify, daftar, dan mulai jelajahi katalognya.
Speechify punya aplikasi praktis untuk iOS dan Android, memudahkan Anda mendengarkan buku favorit di mana saja. Menariknya, Anda bisa mendapatkan buku audio pertama secara gratis. Coba Speechify hari ini dan nikmati buku dengan cara yang jauh lebih praktis!
FAQ
Apa yang paling dikenal dari Hegel?
Salah satu gagasan terpenting Hegel adalah pendekatan teleologis terhadap sejarah, yaitu memandang sejarah sebagai rangkaian peristiwa yang punya tujuan tertentu. Ia juga membangun pendekatan sistematis yang menjadikan filsafatnya diikuti banyak orang sejak dulu hingga kini.
Mengapa Marx menolak Hegel?
Karl Marx banyak mengkritisi Hegel, tapi tidak menolak total secara langsung. Namun, filsafat Marx sangat berbeda dari Hegel, terutama soal filsafat sejarah. Hegel melihat sejarah sebagai hasil dari roh/filsafat; Marx menganggapnya sebagai hasil kerja manusia.
Apakah Hegel seorang realis atau idealis?
Banyak perdebatan soal idealisme Hegel, namun ia sendiri menganggap dirinya seorang idealis. Ia pendukung setia "idealisme absolut". Perdebatan muncul karena idealisme Hegel berbeda dari aliran lain yang serupa.
Bagaimana pandangan Hegel tentang sejarah?
Hegel melihat sejarah sebagai perkembangan akal dan roh manusia menuju kebebasan yang lebih besar. Bagi Hegel, sejarah punya tujuan utama: roh meraih kebebasan penuh dan akal tampil sebagai pemenang.
Apa teori roh menurut Hegel?
Pandangan Hegel tentang roh atau "geist" adalah kesadaran kolektif masyarakat. Menurut Hegel, roh ini berusaha mencapai kesadaran-diri penuh melalui proses evolusi tanpa henti. Sebaliknya, "roh objektif" lebih mirip kesadaran individu manusia.

