Salah satu contoh paling jelas dari teknologi konversi suara ke teks adalah kemampuan memberi perintah ke komputer cukup dengan berbicara lewat mikrofon. Sekarang, informasi bisa dimasukkan lewat pengenalan suara, selain metode tradisional seperti keyboard dan mouse. Mari kita lihat bagaimana teknologi baru yang berkualitas tinggi ini dapat meningkatkan produktivitas di kantor dan membantu otomatisasi harian kita dengan cara terbaik.
Apa itu teknologi audio ke teks?
Pengenalan suara, juga dikenal sebagai speech to text, adalah teknologi yang memungkinkan komputer mengenali ucapan manusia dan mengubahnya menjadi teks. Bahkan jika diucapkan dengan jelas, kosakata perangkat lunak pengenalan suara dasar biasanya masih terbatas. Komputer modern dapat memproses ucapan manusia dalam berbagai bahasa dan aksen. Alat audio ke teks (alias transkripsi) dibangun dari pembelajaran mesin dan perangkat lunak pengenalan suara, yang dapat meningkatkan produktivitas di tempat kerja dan konteks lain di mana transkripsi dibutuhkan. Bidang pengenalan suara melibatkan linguistik, ilmu komputer, dan rekayasa komputer. Ponsel cerdas dan aplikasi berbasis teks saat ini sering punya fitur pengenalan suara bawaan yang memudahkan pengoperasian perangkat, bahkan tanpa tangan. Tingkat akurasi tinggi kini tersedia berkat pemrosesan bahasa alami dan perangkat serta aplikasi bertenaga AI seperti Amazon Alexa, Google Home Assistant, atau Siri.
Apakah pengenalan suara dan pengenalan suara biometrik sama?
Pengenalan suara dan pengenalan suara biometrik itu berbeda dan tidak boleh disamakan:
- Pengenalan suara digunakan untuk mengenali kata dalam bahasa lisan.
- Pengenalan suara biometrik adalah teknologi untuk mengidentifikasi suara seseorang.
Algoritma perangkat lunak yang mengubah suara menjadi teks dirancang untuk mengenali berbagai dialek, aksen, bahasa, dan gaya berbicara. Perangkat lunak ini juga memisahkan suara orang yang berbicara dari kebisingan latar. Sistem pengenalan suara memakai dua jenis model:
- Model akustik. Mewakili hubungan antara elemen verbal dan impuls akustik.
- Model bahasa. Untuk membedakan kata yang ejaannya mirip tapi bunyinya beda, metode ini memakai pola suara untuk mencocokkan kata.
Apa manfaat menggunakan alat audio ke teks?
Menurut studi Stanford ini, metode speech-to-text tiga kali lebih cepat dibandingkan mengetik, sehingga sangat populer di era AI modern. Berikut manfaat serta area di mana rekaman audio sangat membantu:
- Pendidikan. Belajar bahasa dibantu perangkat lunak pengenalan suara. Program menganalisis suara dan perintah pengguna, lalu memberi umpan balik untuk memperbaiki pengucapan.
- Hemat waktu. Dengan audio ke teks, waktu mencatat jadi jauh lebih singkat, bahkan bisa tanpa menulis sama sekali. Teknologi ini cocok di semua industri: pebisnis saat rapat panjang, guru, blogger, jurnalis, terapis, dan lainnya. Notulen akurat di akhir rapat sangat menunjang alur kerja semua orang.
- Layanan pelanggan. Asisten suara otomatis bisa memberi info tambahan pada pertanyaan pelanggan.
- Kesehatan. Dokter dapat langsung mencatat observasi ke berkas pasien memakai perangkat lunak pengenalan suara.
- Bantuan disabilitas. Penderita gangguan dengar dapat mengikuti percakapan dengan subtitle otomatis. Mereka yang tak bisa mengetik tetap bisa pakai komputer lewat mikrofon.
- Pelaporan sidang. Tidak perlu lagi juru ketik manusia untuk merekam persidangan karena ada perangkat lunak transkripsi.
- Pengenalan emosi. Perangkat lunak audio ke teks bisa mendeteksi emosi pembicara dari suaranya. Dengan analisis sentimen, bisa diketahui perasaan pelanggan tentang layanan atau produk tertentu.
- Komunikasi hands-free. Kontrol suara hands-free makin populer di kalangan pengemudi, dan kini nyaris jadi kebutuhan. Ini mencakup perangkat seperti ponsel, radio, dan GPS.
5 alat transkripsi terbaik yang layak dicoba
Di era digital, transkripsi menjadi keterampilan penting. Bisa dipakai untuk mendokumentasikan hampir apa saja, membuat konten jadi mudah diakses daring, hingga meningkatkan SEO. Jika punya waktu melakukannya sendiri, banyak opsi bagus yang hasilnya memuaskan. Kami telah menguji lima program transkripsi gratis berikut ini.
1. Alice Transcription
Alice memasarkan jasanya untuk jurnalis dengan menawarkan layanan transkripsi. Sementara layanan lain menyimpan transkrip Anda (dengan atau tanpa batas waktu) dan memungkinkan edit real-time, Alice mengirim file audio dan transkrip ke email lalu mengunggahnya ke Google Drive. Alice menggunakan sistem bayar sesuai pemakaian, harga mulai $9.99 untuk 1-2 jam audio, $4.99/jam untuk 20 jam, dan $2.99/jam untuk 100 jam. 60 menit pertama gratis bagi pengguna Apple iOS; sayangnya, versi Android belum tersedia.
2. Otter
Otter digunakan banyak perusahaan besar seperti Zoom, Dropbox, dan IBM. Anda bisa merekam audio dari perangkat seluler atau browser (disarankan Chrome) dan langsung ditranskripsi. Tak hanya transkrip, bisa juga menambah ID pembicara, catatan, foto, dan kata kunci. Tidak perlu alat tambahan untuk edit. Agar bisa kolaborasi, buat grup dan undang orang lain. Setelah daftar, Otter memberi 600 menit transkripsi gratis.
3. Voice Typing Google Doc
Ubah suara jadi teks secara akurat pakai API berbasis riset AI Google. Pengguna baru dapat memulai Speech-to-Text dengan kredit gratis $300. Tiap bulan, semua akun mendapat 60 menit transkrip dan analisis audio gratis. Voice Typing Google Doc dikenal dengan:
- Model khusus domain
- Bandingkan kualitas dengan mudah
- Speech-to-text on-prem
- Penggunaan suara di perangkat
Pakai iPhone atau Android pun bisa, asalkan ada koneksi internet stabil.
4. Nuance Dragon
Nuance adalah perangkat lunak serbaguna yang bisa jadi konverter speech-to-text atau transkrip, tergantung versi. Ada opsi untuk pemula, profesional, penegak hukum, dan lain-lain. Semua bisa dikendalikan pakai suara, sangat menghemat waktu. Anda cukup berbicara lewat mikrofon, dan langsung dijalankan. Membuat dokumen profesional jadi mudah dan cepat.
5. Wordcab
Wordcab adalah penulis ringkasan rapat dengan antarmuka mudah digunakan dan API fleksibel yang otomatis merangkum panggilan dan rapat. Semua mudah dicari lewat transkrip dan ringkasan interaktif. Fokus tetap pada tim, bukan dokumen manual, karena seluruh percakapan terekam dan dirangkum otomatis. Wordcab dapat mengimpor podcast, rekaman suara, video YouTube, dan lainnya. Mudah membuat ringkasan rapat dan mengirimkannya ke peserta jarak jauh. Bisa unggah audio, transkripsi ke teks, lalu buat ringkasan otomatis.
Bagaimana alat-alat ini dipakai?
Teknologi ini bisa menyalin audio jauh lebih cepat daripada manusia, jadi tidak ada lagi informasi rapat yang hilang. Bahkan, idealnya rekaman audio jadi standar dokumentasi rapat kantor. Daripada mengandalkan ingatan satu orang atau catatan lama, Anda dapat mengakses data terkini secara lengkap. Audio ke teks cocok untuk transkripsi kuliah, catatan, pesan, wawancara, hingga merekam rapat atau panggilan telepon.
Audio ke teks & teknologi berbasis suara lain
Selain AI audio ke teks, ada alat lain berbasis suara untuk pekerjaan, interaksi sehari-hari, atau membantu Anda/keluarga yang kesulitan membaca, berbicara, atau mendengar. Speechify adalah alat suara top yang didukung banyak sistem dan perangkat, seperti Windows, Android, Mac, iOS, Linux, Microsoft, dan lainnya. Dibandingkan alternatif, Speechify unggul untuk cek postingan media sosial, mendengar buku audio, dan membaca jurnal. Selain suara lebih dari 15 bahasa, koleksi suara AI Speechify punya 30+ suara menyerupai manusia. Suara naratornya bisa dilisensikan untuk iklan, podcast, dll. Program ini juga bisa memindai buku/teks dan mengubahnya ke audio lewat teknologi OCR. Pakai kamera aplikasi, pengguna bisa mendengar teks yang difoto dan mendengarkan bacaan secara instan. Coba Speechify untuk pengalaman teks ke suara yang istimewa.

