GhostReader vs. Speechify
Aplikasi text to speech punya banyak fungsi. Bisa bantu akses situs seperti Amazon untuk tunanetra, membacakan email, atau tutorial online agar pengguna lebih mudah memakai perangkatnya. Software text to speech (TTS) bisa mengubah teks ke audio dalam berbagai format file. Aplikasi TTS populer termasuk Natural Reader, Voice Dream Reader, GhostReader, dan Speechify. Hari ini, kami membandingkan GhostReader dan Speechify supaya kamu tahu mana yang paling cocok buat kebutuhanmu.
Apa itu GhostReader?
GhostReader adalah aplikasi text to speech populer yang membantu pengguna mendengarkan teks. Software ini memakai suara buatan komputer untuk mengubah teks tertulis atau yang diimpor menjadi audio dalam berbagai format. Aplikasi ini berguna untuk multitasking, hiburan, dan edukasi. Selain itu, juga bisa bantu cek ulang tulisan dan membuat berbagai konten voiceover. Karena aplikasi ini khusus perangkat iOS/Apple, pengguna MacBook bisa pakai berbagai shortcut agar aplikasi berjalan mulus.
Apa itu Speechify?
Speechify awalnya dibuat untuk membantu orang dengan disleksia, tapi sekarang teknologinya juga menarik banyak pengguna yang mencari alat hiburan dan produktivitas. Pembaca TTS bertenaga AI dengan API canggih ini membantu pelajar, penderita gangguan membaca, atau siapapun dengan keterbatasan penglihatan untuk menikmati hampir semua teks digital dengan cara mendengarkan, bukan membacanya di layar. Speechify menghadirkan sintesis suara yang lebih maju.
Perbandingan GhostReader dan Speechify
Meski serupa, GhostReader dan Speechify punya fitur serta fungsi yang berbeda.
Harga
GhostReader punya versi dasar dan versi Plus. Versi standar seharga $24.99, sedangkan versi premium $39.99. Speechify gratis di semua platform, tapi versi gratis punya batasan seperti satu kecepatan membaca dan 10 suara. Premium $139/tahun membuka semua fitur, termasuk suara, bahasa, kontrol playback, dan OCR.
Ketersediaan platform
GhostReader eksklusif Apple. Kamu bisa pakai di iOS dan macOS seperti iPhone, iPad, dan MacBook. Dari sisi ketersediaan, Speechify lebih fleksibel. Speechify bisa di Android, iOS, macOS, dan Windows. Bisa dipakai di hampir semua perangkat, aplikasi desktop, ekstensi Chrome, atau plug-in. Selain itu, Speechify kompatibel dengan Google Chrome dan Safari — fungsi tetap berjalan di berbagai OS dan perangkat. Bahkan di Firefox kamu bisa mengakses versi webnya.
Pilihan bahasa
GhostReader mendukung bahasa Inggris, Prancis, Italia, dan Jerman untuk membaca dan mengubah ke audio. Sedangkan Speechify bisa membacakan lebih dari 50 bahasa termasuk Inggris, Prancis, Arab, Ibrani, Hindi, Indonesia, dan lainnya.
Format file yang didukung
GhostReader mendukung format TXT, Microsoft Word doc, PDF, HTML, ODT, dan RTF. Kamu bisa membaca keras konten web langsung di browser atau mengubah teks jadi audio. Cocok untuk didengarkan online maupun offline. Speechify juga mendukung banyak format file. Bisa membaca teks copy-paste, halaman web, email, dan juga impor teks, Docx, PDF, ePub, dll. Bisa juga membacakan chat, postingan media sosial, dan artikel berita. Kamu juga bisa mengikuti narasi di layar jika mau.
Jumlah & kualitas suara AI
GhostReader fungsional, tetapi pilihan suaranya terbatas. Speechify menawarkan 150 suara alami & aksen di berbagai bahasa, termasuk suara selebriti seperti Gwyneth Paltrow dan mantan Presiden Barack Obama.
Konversi ke file audio
Sebagai aplikasi iOS & Mac, GhostReader bisa ekspor audio ke iTunes, dengan banyak pilihan encoding seperti MP3, WAV, AIFF, ACC, dan Apple Lossless. Speechify juga bisa download file MP3 & WAV, dan platform yang luas membuatnya lebih fleksibel untuk konversi.
Alat bantu membaca
GhostReader punya fitur zoom & highlight kata untuk memudahkan membaca dan mendengarkan bersamaan dengan kecepatan yang diinginkan. Tersedia juga koreksi pelafalan agar narasi lebih akurat. GhostReader Plus menambahkan kontrol kecepatan, multi-track, dan tag untuk banyak suara di teks yang sama. Speechify punya fitur serupa: kecepatan bisa diatur, bookmark, catatan—banyak yang muncul di toolbar browser saat pakai Safari/Chrome. Versi aplikasi desktop & mobile terasa lebih intuitif.
Teknologi OCR (Optical Character Recognition)
Teknologi OCR membantu beberapa TTS mengubah teks di gambar dan foto menjadi audio. Speechify pakai OCR untuk mengubah foto dokumen jadi teks yang bisa dibacakan. Kamu bisa bikin audiobook dari cerita, MP3 buku cetak, dan banyak lagi. OCR membuat aplikasi makin ramah, terutama untuk pelajar dan penyandang disleksia.
Speechify—Coba TTS ini di hampir semua sistem
Di antara GhostReader dan Speechify, yang kedua lebih fleksibel dan fungsional. Speechify menghasilkan suara AI text to speech yang sangat alami. Kamu bisa mengimpor banyak file digital, scan gambar jadi audiobook/podcast voiceover, dan latihan membaca bersama suara jernih dengan kecepatan paling nyaman. Download Speechify di App Store, Play Store, situs resmi, atau ekstensi browser. Coba Speechify premium gratis hari ini dan tingkatkan pengalaman TTS-mu.
FAQ
Adakah yang lebih baik dari Speechify?
Belum ada pembaca text to speech lain untuk disleksia atau multitasking dengan akurasi pelafalan dan suara selogis-manusia seperti Speechify.
Apakah NaturalReader lebih bagus dari Speechify?
NaturalReader mirip Speechify, tetapi kurang fleksibel dan fungsional. Speechify tetap jadi pilihan terbaik.
Apa beda Speechify gratis dan premium?
Speechify gratis hanya punya satu kecepatan dan suara terbatas, tapi kualitasnya tetap tinggi. Premium: semua bahasa, alat bantu lengkap, lebih banyak suara & synthesizer canggih. Kamu juga bisa download audio berbagai format & mengubah teks dari foto hasil scan.

