Apakah Audible adalah alternatif yang baik untuk membaca?
Banyak orang sudah paham manfaat besar dari membaca buku. Dengan naiknya popularitas audiobook, muncul pesaing kuat buku fisik. Maka muncullah debat audiobook vs. membaca yang seakan tak ada habisnya untuk menentukan mana yang lebih baik: membaca tulisan langsung atau mendengarkan audionya.
Sebagai pemain utama di pasar audiobook, Audible sering dianggap sebagai pengganti utama kegiatan membaca. Tapi benarkah langganan bulanan audiobook ini bisa menggantikan buku fisik? Mari kita cari tahu.
Apa itu Audible dan bagaimana cara kerjanya?
Audible adalah salah satu layanan audiobook paling populer. Platform milik Amazon ini memproduksi dan menjual audiobook. Karena Audible juga memproduksi audiobook, kamu bisa menemukan banyak judul eksklusif yang hanya ada di platform ini. Selain audiobook, ada juga konten lain seperti podcast.
Di Audible, kamu bisa membeli audiobook satuan tanpa harus langganan. Atau, berlangganan untuk meminjam sejumlah audiobook untuk streaming tiap bulan.
Jika memilih langganan, ada dua pilihan: Audible Plus dan Premium Plus.
Paket Audible Plus memberi akses tanpa batas ke 10.000+ judul di katalog Plus. Namun, katalog ini jarang berisi buku baru atau bestseller. Untuk akses ke buku-buku baru, kamu harus pilih paket Premium Plus yang lebih mahal. Di paket ini, kamu bisa membeli satu judul premium per bulan dan menyimpannya di perpustakaanmu.
Pilihan paket langganan tergantung pada hal berikut:
- Seberapa sering kamu mendengarkan audiobook
- Jenis judul yang kamu cari
- Apakah kamu ingin menyimpan bukunya di perpustakaanmu
Apakah mendengarkan audiobook sama bagusnya dengan membaca?
Pada 2016, Beth Rogowsky, profesor di Bloomsburg University of Pennsylvania, melakukan studi tentang efek membaca dan mendengarkan pada pemahaman.
Dalam studi itu, tiga grup peserta diberikan buku non-fiksi yang sama, Unbroken karya Laura Hillenbrand. Grup pertama mendengarkan bagian buku, grup kedua membaca teks di e-reader, dan grup ketiga membaca sambil mendengarkan sekaligus.
Hasil studi menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam cara tiap grup menyerap materi. Ini menunjukkan bahwa mendengarkan audiobook sama efektifnya dengan membaca.
Namun, ada satu perbedaan menonjol antara pemahaman lewat mendengarkan dan membaca. Perbedaan ini berasal dari cara otak memproses informasi.
Memproses bahasa lisan dan tulisan terjadi di bagian otak yang berbeda dan melalui proses yang berbeda juga.
Walau cara memprosesnya berbeda tergantung medianya, hasil akhirnya sama: membaca dan mendengarkan sama-sama memberi manfaat dan tingkat pemahaman otak yang mirip.
Temuan ini berlaku untuk hiburan. Untuk pembelajaran atau studi, hasilnya tak sejelas itu dan sangat bergantung pada materi serta gaya belajar yang kamu suka.
Keuntungan audiobook bagi pendengar
Walau membaca dan mendengarkan sama-sama baik bagi otak, audiobook punya keuntungan unik yang bisa membuatnya jadi cara yang lebih asyik untuk menikmati buku, seperti berikut.
Audiobook membangkitkan emosi lebih dalam
Kamu biasanya mendengar suara dan intonasi yang beragam saat mendengarkan audiobook. Mendengar suara manusia langsung cenderung lebih menyentuh emosi dibanding membaca tulisan. Audiobook membuat kamu lebih larut dan merasa lebih dekat dengan karakter.
Audiobook memungkinkan multitasking
Sebagus apa pun membaca, tak semua orang punya waktu untuk duduk tenang dengan buku. Audiobook menjawab kebutuhan ini dengan membiarkan kamu multitasking. Putar audiobook sambil beraktivitas. Sambil mendengarkan, kamu bisa melakukan hal lain seperti beres-beres, olahraga, memasak, atau jalan-jalan dengan anjing.
Audiobook lebih fleksibel
Dengan audiobook, kamu tak perlu membawa banyak buku saat bepergian. Semua buku yang kamu mau hanya berjarak beberapa klik saja. Audiobook juga bisa diatur kecepatannya, jadi kamu bisa lebih cepat menamatkan buku. Selain itu, berbagi audiobook ke teman atau keluarga juga lebih mudah dibanding buku fisik.
Coba Speechify sebagai layanan audiobook lain
Kalau kamu kurang cocok dengan Audible, coba saja Speechify. Pendatang baru ini langsung jadi salah satu favorit di pasar audiobook.
Layanan audiobook ini punya koleksi judul yang mengesankan, termasuk ratusan audiobook gratis. Judul-judul dipisahkan berdasarkan kategori supaya kamu gampang menemukan audiobook berikutnya. Tiap halaman audiobook berisi detail serta ulasan lengkap, sehingga kamu lebih mudah menentukan pilihan.
Jika menemukan judul yang kamu suka, bisa langsung dibeli. Atau, berlangganan Speechify untuk mendapat token bulanan yang bisa ditukar dengan audiobook terbaik di pasaran.
Speechify juga punya aplikasi audiobook yang andal di semua platform utama, termasuk Android dan iOS, jadi kamu bisa mendengarkan favoritmu di mana saja.
Coba Speechify Audiobooks gratis hari ini dan nikmati kebebasan tanpa batasan buku fisik.
FAQ
Bisakah audiobook menggantikan membaca?
Audiobook bisa jadi pengganti membaca. Semua kembali ke buku yang kamu pilih dan preferensi pribadi.
Apakah audiobook membantu mencapai target membaca?
Audiobook bisa membantu kamu mencapai target membaca karena lebih praktis. Kamu bisa mendengarkannya sambil beraktivitas, jadi kemungkinan menamatkan lebih banyak buku lebih besar dibanding kalau hanya membaca.
Apakah Audible layak harganya?
Audible layak jika kamu sering mendengarkan audiobook. Premium Plus cocok jika kamu ingin menyimpan audiobook dan butuh pilihan judul yang lebih beragam.
Apakah audiobook bisa membantu belajar?
Audiobook bisa membantu proses belajar, terutama kalau kamu lebih cocok dengan gaya belajar audio.
Bisakah membaca dan mendengarkan sekaligus?
Kamu bisa membaca dan mendengarkan bersamaan. Dengarkan audiobook dan baca salinan fisiknya agar retensi dan pemahamanmu jadi lebih baik.
Apa saja alternatif Audible?
Alternatif Audible yang populer antara lain Speechify, audiobooks.com, Chirp, dan Scribd. Kamu juga bisa membeli audiobook di Kindle Store atau Google Play Store.

