1. Beranda
  2. TTS
  3. Speechify vs Google Speech Services: perbandingan utama
Dipublikasikan pada TTS

Speechify vs Google Speech Services: perbandingan utama

Tyler Weitzman

Tyler Weitzman

MS Ilmu Komputer Stanford, Advokat Disleksia & Aksesibilitas, CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Menggunakan aplikasi text-to-speech (TTS) bisa menjadi cara cerdas untuk mendapatkan informasi yang Anda butuhkan dalam waktu lebih singkat, atau untuk membantu meningkatkan pembelajaran dan pemahaman Anda. Banyak orang dengan gaya belajar auditori merasa aplikasi TTS membantu mereka meningkatkan produktivitas dan rasa percaya diri dalam menyerap pengetahuan baru.

Jika Anda baru di dunia aplikasi TTS, Anda mungkin kaget mengetahui ada banyak format aplikasi dan opsi program (Speechify, Speech Services by Google, Amazon Polly, Voice Dream Reader, dan lainnya) yang dapat membantu Anda mengubah informasi teks dan halaman web menjadi file audio yang nyaman didengarkan. Di sini, kami membahas perbedaan antara aplikasi TTS Speechify dan Speech Services by Google, membantu Anda memilih aplikasi text-to-speech terbaik sesuai kebutuhan Anda.

Apa perbedaan antara Speechify dan Speech Services by Google?

Speechify adalah aplikasi yang bisa mengubah banyak jenis file menjadi audio, termasuk file HTML, halaman web, dokumen Microsoft Word, PDF, dan lainnya. Speech Services by Google tidak membaca dokumen yang diunggah, melainkan membaca informasi di layar ponsel dalam bahasa yang dipilih pengguna.

Meski Speech Services by Google cocok untuk sesekali membaca website atau audiobook, banyak pengguna aplikasi text-to-speech merasa Speechify lebih pas dengan kebutuhan mereka karena bisa membaca lebih banyak jenis dokumen untuk membacakan teks dan dapat menyinkronkan file di banyak perangkat.

Perbandingan fitur dan fungsi Speechify dan Google speech services

Baik Speechify dan Google Speech Services punya banyak fitur serupa. Namun ada beberapa perbedaan utama. Speechify memberi pengalaman lebih personal dan bisa dikustomisasi, seperti membuat perintah dan workflow sendiri. Google Speech Services menawarkan dukungan bahasa lebih banyak dan terintegrasi dengan produk Google seperti Google Docs dan Google Translate.

Perbedaan lain antara Speechify dan Google Speech Services adalah tingkat akurasi pengenalan suara. Speechify menggunakan algoritma canggih untuk mentranskripsi ucapan dengan akurat bahkan di lingkungan bising. Google Speech Services bisa kurang akurat di kondisi bising atau pada aksen yang jarang ditemui.

Selain itu, Speechify punya fitur unik "Read it Later," sehingga pengguna dapat menyimpan artikel dan dokumen untuk dibacakan nanti. Ini sangat bermanfaat untuk yang kesulitan membaca atau lebih suka mendengarkan konten saat bepergian. Google Speech Services belum memiliki fitur serupa saat ini.

Perbandingan biaya dan aksesibilitas Speechify dan Google speech services

Speechify menawarkan beragam paket harga, mulai yang gratis dengan fungsi terbatas, hingga paket enterprise. Namun, paket level atas cukup mahal, bisa sampai $100 per bulan. Sementara Google Speech Services sebagian besar gratis, dengan pemakaian tak terbatas untuk pengguna pribadi—hanya perlu akun Google. Jadi, soal biaya dan kemudahan akses, Google Speech Services adalah opsi pengenalan suara yang lebih ramah kantong.

Namun, meski Google Speech Services lebih hemat, Speechify memberikan fitur tambahan yang mungkin layak dipertimbangkan. Misalnya, Speechify mendukung lebih banyak bahasa dan aksen, serta fitur simpan dan ekspor transkripsi. Paket premium juga menawarkan fitur seperti ringkasan otomatis dan integrasi aplikasi lain. Jadi, pertimbangkan kebutuhan Anda saat memilih di antara dua layanan ini.

Tinjauan performa Speechify dan Google speech services

Soal performa, Speechify dan Google Speech Services sama-sama menawarkan pengenalan suara yang sangat cepat dan akurat. Namun, akurasi Speechify sedikit lebih baik karena pengguna dapat melatih algoritmanya agar lebih mengenali suara mereka. Sedangkan Google Speech Services mengandalkan kemampuan Natural Language Processing (NLP) dari Google. Meski begitu, Google tetap mendekati akurasi Speechify dan memberikan pengalaman pengolahan bahasa alami yang baik.

Membahas fleksibilitas Speechify dan Google speech services

Fleksibilitas Speechify dan Google Speech Services terlihat dari berbagai perangkat dan platform yang didukung. Speechify berjalan baik di iOS dan macOS, sedangkan Google Speech Services kompatibel dengan perangkat Android dan Windows. Selain itu, Speechify terintegrasi dengan smart home seperti Amazon Alexa dan Google Home, sementara Google Speech Services mudah terhubung ke ekosistem aplikasi dan layanan Google.

Keunggulan lain Speechify yaitu dukungan multi-bahasa—dapat mengenali dan mentranskripsi lebih dari 30 bahasa, cocok bagi yang bekerja di lingkungan multibahasa. Sebaliknya, Google Speech Services menawarkan transkripsi dan terjemahan real-time, cocok untuk rapat bisnis maupun konferensi internasional.

Keduanya juga memiliki fitur aksesibilitas: Speechify menyediakan font dan skema warna khusus disleksia, sedangkan Google Speech Services memiliki fitur caption langsung untuk membantu tunarungu mengikuti konten.

Ringkasan Speechify

Speechify adalah aplikasi text to speech yang mudah digunakan, menyediakan suara AI natural sehingga pengguna bisa memperoleh informasi lebih praktis dan cepat tanpa harus lama membaca atau menunduk di depan komputer.

Speechify menyuguhkan suara yang natural dengan teknologi database voice unit yang mendekati suara manusia. Natural reader seperti ini membantu pengguna fokus ke informasi yang dipelajari, tidak terganggu suara robotik atau perubahan intonasi yang menyulitkan konsentrasi.

Ringkasan Speech Services by Google

Speech Services by Google dapat membacakan seluruh halaman web untuk pengguna. Ponsel Android biasanya sudah memiliki opsi menyalakan Speech Services secara default.

Speech Services mendukung banyak bahasa, dari Arab sampai Vietnam. Banyak pengguna suka mendengarkan situs dibacakan karena suara yang diberikan natural.

Detail Speechify

Speechify menawarkan layanan text to speech untuk perangkat iOS (termasuk Mac), Android, dan bisa dipasang di PC serta Chromebook memakai Chrome Extension. Perpustakaan Speechify otomatis tersinkron di semua perangkat, memudahkan akses file audio di rumah, kantor, atau saat bepergian.

Speechify populer karena banyak alasan. Profesional sibuk suka karena dapat menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam waktu lebih singkat lewat mendengarkan laporan, email, dan dokumen sambil multitasking atau di perjalanan. Mahasiswa suka bisa scan buku teks lalu dibacakan, atau dengar studi maupun web secara online agar mendapat info lebih cepat. Banyak orang dengan disabilitas belajar (seperti disleksia dan ADHD) sangat terbantu, karena mempercepat memahami informasi yang biasanya hanya tersedia dalam file teks.

Orang yang mempelajari bahasa baru juga merasa Speechify membantu, karena aplikasi ini dapat membuat file audio dalam banyak bahasa. Anda dapat mengunggah teks berbahasa Inggris, Portugis, Jerman, Prancis, Spanyol, atau lainnya, Speechify siap membantu. Unggah dokumen/file teks dalam bahasa yang dipelajari—Speechify akan membuat file audio dalam bahasa itu. Banyak pelajar bahasa merasa mendengar audio membuat pengalaman belajar lebih imersif, sehingga retensi lebih tinggi dan proses belajar lebih cepat.

Detail Speech Services by Google

Speech Services by Google merupakan bagian simpel dari perangkat Android, yang menurut banyak pengguna membuat hidup lebih mudah. Alih-alih menghabiskan waktu membaca aplikasi atau artikel web, pengguna cukup mengaktifkan Speech Services dan informasi akan dibacakan.

Speech Services by Google menggunakan WaveNet untuk menghasilkan suara. Perangkat lunak ini dibuat DeepMind, perusahaan asal Inggris yang diakuisisi Google tahun 2014. WaveNet memakai teknologi text to speech berbeda dari Siri Apple dan Amazon Alexa. Kebanyakan orang lebih suka audio dari WaveNet dibandingkan teknologi lain.

Video Speechify

Baru pertama kali menggunakan Speechify? Cek channel YouTube mereka untuk semua tutorial agar Anda bisa memaksimalkan aplikasi. Entah untuk membantu disabilitas belajar atau meningkatkan produktivitas, menonton beberapa tutorial akan memudahkan pemakaian aplikasi TTS ini.

Siap mulai dengan aplikasi Speechify pertama kali? Baik uji coba gratis maupun berlangganan penuh, langkah pertama Anda adalah mengunduh aplikasi dari Google Play untuk Android atau App Store di iOS. Pelajari cara mendapatkan Speechify di perangkat Anda di sini.

Ingin mengonversi PDF dari iCloud drive menggunakan Speechify? Upload sangat mudah. Tonton video panduan singkat ini.

Jika Anda pakai Dropbox alih-alih iCloud, tetap mudah menambah file PDF ke perpustakaan Speechify, agar aplikasi bisa mengonversinya ke audio. Tonton video cara lengkapnya.

Mendapat pesan error saat pakai aplikasi TTS Speechify? Jangan panik—ada solusi mudah agar Anda kembali dapat menggunakan pembaca text to speech favorit Anda. Pelajari lebih lanjut soal pesan error Speechify di sini.

FAQ

Apakah ada aplikasi yang lebih baik dari Speechify?

Jika Anda mencari aplikasi text to speech yang pas untuk kebutuhan aksesibilitas, mempercepat membaca, dan mendengarkan file audio dalam berbagai bahasa, belum ada yang mengalahkan Speechify. Perpustakaan bisa disinkronisasi di banyak perangkat, suara natural membantu fokus, serta opsi kustomisasi membuat pengalaman software text-to-speech lebih personal. Speechify adalah pilihan utama untuk voiceover, epub, dan transkripsi Anda.

Berapa biaya langganan Speechify per bulan?

Speechify menyediakan uji coba audio gratis. Setelahnya, biaya langganan $7,99 per bulan untuk akses penuh. Banyak pengguna merasa lonjakan produktivitas yang didapat sepadan dengan biaya $7,99 per bulan.

Apakah saya perlu memakai Speechify?

Jika belum menggunakan Speechify, Anda rugi. Speechify memungkinkan mengonversi file teks jadi audio. Baik dokumen Word, PDF, Google Drive, situs, email, artikel, atau gambar hasil scan, semuanya bisa didengar di mana pun dan platform apa pun (mac, iOS, Android, Microsoft, Chrome). Library otomatis tersinkron di banyak perangkat, sehingga Anda bisa mulai mendengarkan di kantor dan melanjutkan di rumah tanpa repot.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Tyler Weitzman

Tyler Weitzman

MS Ilmu Komputer Stanford, Advokat Disleksia & Aksesibilitas, CEO/Pendiri Speechify

Tyler Weitzman adalah Co-Founder, Kepala AI, dan Presiden Speechify, aplikasi text-to-speech #1 di dunia dengan 100.000+ ulasan bintang 5. Ia lulus dari Stanford dengan gelar BS Matematika dan MS Ilmu Komputer jalur AI. Ia terpilih sebagai salah satu Top 50 Entrepreneur versi Inc. Magazine, dan pernah diliput di Business Insider, TechCrunch, LifeHacker, CBS, dan lainnya. Riset S2-nya berfokus pada AI & text-to-speech, dengan makalah akhir berjudul: “CloneBot: Personalized Dialogue-Response Predictions.”

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.