Seri Throne of Glass adalah buku fantasi remaja laris New York Times yang ditulis oleh Sarah J. Maas. Maas adalah penulis asal Amerika, juga terkenal lewat “A Court of Thorns and Roses” dan seri Crescent City.
Seri Throne of Glass mengisahkan perjalanan Celaena Sardothien dengan berbagai tantangannya demi bebas dari penjara. Banyak yang ingin baca, tapi bingung mulai dari mana karena urutannya tidak diterbitkan secara kronologis. Beberapa buku terbit tidak berurutan dan ada juga prekuel.
Di sini akan dibahas seri lengkap dan penjelasan urutan membacanya.
Masuki Dunia Epik Throne of Glass
Dunia Throne of Glass luas dan rumit, penuh kerajaan dan makhluk magis. Ceritanya berpusat di kerajaan Adarlan yang menaklukkan dan memperbudak kerajaan lain. Sepanjang seri, pembaca diajak menjelajahi kerajaan lain serta makhluk magis seperti fae, penyihir, dan iblis. Dunia ciptaan Maas terasa begitu nyata dan membuat pembaca hanyut dalam suasana magis ini.
Salah satu hal menarik di dunia Throne of Glass adalah politiknya yang sangat kompleks. Setiap kerajaan punya aliansi dan permusuhan sendiri, dan para tokoh harus menyiasati relasi ini untuk mencapai tujuan mereka. Intrik politiknya memberi kedalaman ekstra, sehingga pembaca terus menebak-nebak siapa yang benar-benar bisa dipercaya.
Penghargaan & Nominasi Seri Throne of Glass
Seri Throne of Glass karya Sarah J. Maas meraih banyak penghargaan dan nominasi, di antaranya:
- Goodreads Choice Award kategori Fantasi & Fiksi Ilmiah Remaja Terbaik tahun 2015 dan 2016.
- Pemenang David Gemmell Legend Award untuk Novel Fantasi Terbaik tahun 2015.
- Pemenang RT Reviewers' Choice Award untuk Fantasi Remaja Terbaik 2017.
- Bestseller New York Times.
Selain penghargaan di atas, seri Throne of Glass juga masuk berbagai nominasi lain, di antaranya:
- Georgia Peach Book Award for Teen Readers tahun 2014 & 2016.
- Inky Awards tahun 2013 & 2015.
- YALSA Teens' Top Ten tahun 2013.
- Romantic Times Reviewers' Choice Award untuk Fantasi Remaja Terbaik 2013 & 2014.
- Goodreads Choice Award for Best Fantasy 2013, 2014, 2017, & 2018.
Banyaknya nominasi ini membuktikan betapa populernya seri ini di kalangan pembaca dan kritikus. Selanjutnya, berikut urutan baca seri Throne of Glass.
Urutan Membaca Buku Throne of Glass
Berikut daftar buku Throne of Glass urut secara kronologis beserta ringkasan singkatnya.
The Assassin’s Blade
“The Assassin’s Blade” adalah prekuel dan pintu masuk ke dunia Throne of Glass. Yang sering bikin bingung, buku ini terbit tahun 2014 setelah “Throne of Glass” dan “Crown of Midnight.” “The Assassin’s Blade” berisi kumpulan lima novella: “The Assassin and the Pirate Lord,” “The Assassin and the Healer,” “The Assassin and the Desert,” “The Assassin and the Underworld,” dan “The Assassin and the Empire.”
Prekuel ini mengenalkan karakter utama, Celaena Sardothien, pembunuh paling ditakuti di Adarlan. Meski setia pada tuannya, Arobynn Hamel, Celaena hanya benar-benar percaya dan mau mendengar Sam, sesama pembunuh bayaran. Setiap novella menceritakan petualangan Celaena yang sering membangkang dan mulai mempertanyakan kesetiaannya. Ia juga sadar Sam lebih dari sekadar teman.
Keduanya harus mempertaruhkan segalanya untuk bertahan hidup dan kabur dari perintah Arobynn.
Throne of Glass
Di buku pertama, kita diperkenalkan pada Celaena, tahanan seumur hidup di tambang garam Endovier. Setelah setahun kerja paksa, ia dipertemukan dengan Pangeran Dorian yang menawarkan kebebasan dengan satu syarat: Celaena harus jadi wakilnya di turnamen hidup-mati melawan 23 penjahat dan prajurit. Kalau menang, ia akan menjadi Champion Raja selama 4 tahun lalu bebas.
Saat lawan-lawannya hilang satu per satu, perjuangan Celaena demi kebebasan berubah jadi pertaruhan nyawa. Ia menemukan rahasia tak terduga dalam usahanya mengungkap sosok pembunuh sebenarnya.
Crown of Midnight
Celaena menjadi Champion Raja setelah menang turnamen. Kini ia harus menjalankan perintah membunuh “musuh” kerajaan. Namun, Celaena tak tega melakukannya — ia justru memalsukan kematian mereka dan membantu mereka kabur dari Adarlan. Saat ia diperintah membunuh Archer Finn, pemimpin pemberontak yang mencari putri hilang Aelin Galathynius, Celaena dihadapkan pada pilihan besar. Putri ini diyakini dapat memulihkan kejayaan kerajaan.
Heir of Fire
Sebagai pembunuh Raja Adarlan, Celaena dipaksa melayani sang raja. Namun ia hanya ingin membalas kematian sahabatnya. Jawaban yang ia cari tersembunyi di Wendlyn, kerajaan jauh di seberang. Chaol, kapten penjaga, rela mempertaruhkan segalanya demi membantu Celaena.
Saat Celaena mengenal takdir aslinya, kekuatan baru bangkit dan mengancam segalanya.
Queen of Shadows
Celaena kembali ke Rifthold untuk menghadapi masa lalu dan membalas dendam pada dua orang yang menghancurkan hidupnya. Ia menerima takdirnya sebagai ratu Terrasen, tapi belum bisa merebut tahta. Ia harus tetap menyamar demi mencapai tujuan dan membangun dunia yang lebih baik bagi dirinya dan rakyatnya.
Empire of Storms
Buku ini mengikuti perjalanan Aelin Galathynius, sang ratu yang hilang. Demi melindungi orang-orang yang ia kasihi, ia harus berkompromi dan menjalani misi-misi berbahaya, sementara perang sudah di depan mata.
Tower of Dawn
Bagian ini berfokus pada Chaol Westfall. Sejak Aelin menghancurkan istana kaca, Chaol berjuang pulih secara fisik dan mental. Setelah selamat dari serangan maut, Chaol berlayar ke Antica bersama Nesryn untuk mencari tabib Torre Cesme. Apa yang mereka temukan di sana ternyata jauh lebih menakjubkan dari dugaan.
Kingdom of Ash
Di penutup seri epik ini, Aelin disekap dalam peti besi oleh Ratu Fae. Lysandra dan Aedion menjadi harapan terakhir Terrasen. Manon, Chaol, dan Dorian berpencar mencari jalan masing-masing menuju takdir mereka.
Ikatan makin menguat sementara hubungan lain terputus di akhir yang menegangkan ini.
Mengenal Karakter di Seri Throne of Glass
Karakter-karakter di Throne of Glass kompleks dan punya latar serta motivasi unik. Celaena Sardothien adalah tokoh utama, dan kisahnya menjadi fokus utama seri ini. Ia ditemani karakter lain yang juga berkembang, seperti Chaol Westfall, Dorian Havilliard, Nehemia Ytger, dan lainnya. Setiap karakter punya kekuatan dan kelemahan masing-masing sehingga terasa dekat bagi pembaca. Maas sangat piawai menciptakan karakter yang hidup dan membuat pembaca ikut mendukung mereka sepanjang cerita.
Salah satu hal menarik dari karakter di seri Throne of Glass adalah perkembangan mereka di tiap buku. Sepanjang cerita, mereka menghadapi tantangan serta rintangan yang memaksa mereka berubah dan tumbuh. Misalnya, Chaol Westfall yang awalnya kapten setia, lama-lama jadi lebih bimbang dan mulai mempertanyakan loyalitasnya. Hal ini membuat para tokoh terasa lebih nyata dan menambah kedalaman cerita.
Speechify Audiobooks
Banyak orang tidak punya waktu baca buku fisik. Untungnya ada solusinya: Speechify Audiobooks, platform untuk menikmati buku-buku terbaik dalam format audio. Platform ini menyediakan banyak judul dan fitur praktis yang membuat pengalaman mendengarkan makin seru. Coba Speechify sekarang dan jelajahi semua pilihannya.
FAQ
Mana duluan, Throne of Glass atau Assassin’s Blade?
“Assassin’s Blade” adalah prekuel seri ini, sedangkan “Throne of Glass” buku pertama. Kamu bisa mulai dengan “Throne of Glass” lalu lanjut ke “Assassin’s Blade” kalau ingin tahu lebih banyak tentang karakter dan masa lalunya.
Apakah akan ada film Throne of Glass?
Untuk saat ini belum ada kabar bahwa “Throne of Glass” akan diadaptasi jadi film.
Akankah ada buku ke-9 Throne of Glass?
Tidak. Sang penulis sudah menyatakan bahwa ia tidak berencana menulis lanjutan Throne of Glass.
Apa buku pertama yang terbit dalam seri Throne of Glass?
Sarah J. Maas pertama kali menerbitkan “Throne of Glass.” Buku ini dipublikasikan oleh Bloomsbury Publishing pada 2012. Seluruh seri termasuk box set hardcover dan buku mewarnai juga diterbitkan Bloomsbury.
Queen of Shadows terbit sebelum atau sesudah Throne of Glass?
“Throne of Glass” adalah buku pertama, sedangkan “Queen of Shadows” buku keempat.
Bisa baca seri Throne of Glass tidak urut?
Tidak disarankan baca seri Throne of Glass secara acak karena bisa bikin kamu kewalahan mengikuti cerita. Kamu boleh melewati prekuel (“Assassin’s Blade”) dan mulai dari “Throne of Glass.”

