20 buku fiksi sejarah terbaik
Banyak orang gemar membaca cerita fiksi dengan unsur sejarah nyata, jadi tidak heran jika genre fiksi sejarah sangat populer. Beberapa buku diadaptasi dari kisah nyata, lainnya dari peristiwa bersejarah, dan ada juga yang berlatar masa-masa penting sepanjang sejarah.
Di sini, kami bahas 20 buku fiksi sejarah terbaik.
20 buku fiksi sejarah yang wajib dibaca
Kalau suka cerita seru berdasar kehidupan nyata, cek daftar 20 buku fiksi sejarah keren berikut:
The Underground Railroad
Novel Colson Whitehead ini memenangkan Pulitzer, National Book Award, dan banyak penghargaan lain. Mengisahkan Cora, budak muda yang mencari jalan menuju kebebasan lewat Underground Railroad—jaringan rahasia persembunyian para budak.
Wolf Hall
Wolf Hall karya Hilary Mantel ini mengikuti kisah Thomas Cromwell, negarawan Inggris sekaligus tangan kanan Raja Henry VIII. Dari sudut pandangnya, kita melihat peristiwa penting keluarga Tudor dan Inggris.
All the Light We Cannot See
Karya Anthony Doerr ini berlatar Perang Dunia II. Bercerita tentang dua anak: yatim piatu asal Jerman dan gadis Perancis tunanetra. Kisah menyentuh tentang perang, harapan, keberanian, dan kepolosan di masa sulit.
The Book Thief
Markus Zusak menulis cerita berlatar Jerman Nazi saat awal Perang Dunia II. Mengisahkan Liesel Meminger, gadis asuh yang menemukan buku—belajar membaca bersama ayah asuhnya dan berbagi buku dengan tetangga serta seorang Yahudi yang ia sembunyikan di basement.
The Nightingale
Kisah dari Kristin Hannah ini menyoroti ketangguhan dua saudari, Isabelle dan Vianne Mauriac, yang terpisah akibat situasi berbeda tapi sama-sama berjuang bertahan hidup di Perancis saat pendudukan Jerman.
A Gentleman in Moscow
Novel Amor Towles ini berlatar Rusia tahun 1920-an. Alexander Rostov dihukum tahanan rumah di hotel Metropol. Ruang terbatas justru membuka jalan bagi penemuan emosi selama masa penuh gejolak ini.
Gone with the Wind
Margaret Mitchell menulis klasik Amerika tentang cinta di tengah Perang Saudara. Judulnya melambangkan runtuhnya kejayaan Selatan sebelum perang.
Homegoing
Yaa Gyasi menceritakan kisah para keturunan dua saudari tiri Ghana, Esi dan Effia. Satu menikah dengan gubernur Inggris di Cape Coast Castle, yang lain ditawan di bawah kastil.
Seri Kingsbridge
Seri Kingsbridge terdiri dari empat buku: The Evening and the Morning, The Pillars of Earth, World Without End, dan A Column of Fire. Seri ini menyinggung banyak peristiwa sejarah, kehidupan raja, dan masyarakat Inggris.
Memoirs of a Geisha
Kisah perjalanan Chiyo Sakamoto/Sayuri Nitta menjadi dan bekerja sebagai geisha di Jepang, mulai jelang Perang Dunia II hingga tahun-tahun sesudahnya.
Seri Outlander
Seri fantasi sejarah karya Diana Gabaldon ini fokus pada perawat Inggris abad ke-20 Claire yang terlempar ke Skotlandia abad ke-18 dan jatuh cinta pada pejuang Highland, Jamie Fraser.
The Pillars of the Earth
Berlatar Inggris abad pertengahan saat perang sipil, menampilkan Philip (biksu) dan Tom (pembangun) yang bekerja sama dalam proyek besar. Buku ini bagian dari seri Kingsbridge karya Ken Follett.
The Red Tent
Kitab Kejadian menyebut Dinah dalam kisah Yakub dan 12 anaknya. The Red Tent karya Anita Diamant mengisahkan Dinah dari sudut pandangnya dan menyoroti kehidupan perempuan kala itu.
A Rising Man
Novel ini membawa pembaca ke Kalkuta tahun 1919. Kapten Sam Wyndham mencari awal baru selepas Perang Besar, namun terperangkap kasus pembunuhan sebelum sempat beradaptasi.
Stone Blind
Novel yang memadukan unsur dewa dan sejarah ini adalah retelling mitologi Yunani. Mengisahkan Medusa, satu-satunya manusia di keluarga dewa, yang tumbuh sebagai satu-satunya yang menua, menumbuhkan rasa urgensi.
The Book of Longings
Buku New York Times bestseller ini mengikuti Ana, gadis muda yang dijodohkan dengan duda tua. Setelah bertemu Yesus, mereka kabur ke Nazareth ke rumah Maria dan menikah.
War and Peace
Sering dinilai sebagai salah satu novel terbaik abad 19 bahkan sepanjang masa, buku ini membahas dampak perang Napoleon pada lima keluarga Rusia. Alur mulus dan detail yang impresif membuat novel ini begitu memikat.
The Leopard
Novel fiksi sejarah berlatar masa unifikasi Italia (Risorgimento). Menggambarkan perubahan antara Kongres Wina 1815 hingga Roma jadi ibu kota Italia tahun 1871 lewat dinamika keluarga Salina.
Alias Grace
Novel Margaret Atwood ini mengikuti kisah Grace Marks, terpidana kasus pembunuhan tiga orang. Meski banyak yang yakin ia bersalah, Grace mengaku tidak ingat apa pun soal kejadian itu.
The Land Beyond the Sea
Novel ini berlatar Yerusalem dan Eropa abad ke-12, fokus pada Baldwin IV, pemimpin kerajaan Yerusalem. Hanya segelintir orang yang ia percaya untuk melindungi kerajaan dari serangan Muslim.
Judul hebat lainnya
Buku fiksi sejarah populer lain termasuk Beloved karya Toni Morrison, Pachinko karya Min Jin Lee, dan A Jewish Girl in Paris karya Melanie Levensohn. Temukan rekomendasi buku baru di Goodreads atau klub buku daring lainnya.
Temukan fiksi sejarah di Speechify Audiobooks
Kalau mau dengerin audiobook fiksi sejarah, Speechify Audiobooks pilihan yang pas. Platformnya gampang dipakai dan punya fitur mulai dari narasi berkualitas sampai kontrol kecepatan putar. Cari buku seperti Gone With the Wind, The Name of the Rose, The Four Winds, dan banyak lagi di sini.
Coba Speechify Audiobooks hari ini.

